Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dollar siap catat gain mingguan terhadap peers utamanya jelang data pekerjaan AS
Friday, 10 January 2014 10:56 WIB | COMMODITY |DOLLARAmerika

Bloomberg, (10/01) - Dolar siap untuk menyelesaikan keuntungan mingguan versus sebagian besar mata uang utama pekan ini sebelum rilis data yang mungkin akan menunjukkan kenaikan tingkat pekerjaan di AS - sinyal bahwa ekonomi terbesar di dunia tersebut mungkin cukup kuat untuk pengurangan stimulus oleh Federal Reserve.

Index Dollar Spot Bloomberg menyentuh tertinggi empat bulan kemarin dan siap untuk kenaikan mingguan keempatnya, terpanjang dalam 10 bulan terakhir. Departemen Tenaga Kerja AS hari ini mungkin akan mengatakan bahwa tingkat pengangguran tetap di level terendah lima tahun terakhir. Sementara itu, Dolar Australia siap untuk penurunan mingguannya.

"Momentum bullish dolar saat ini masih ada risiko tertahan," kata Kikuko Takeda, analis senior dari Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd, unit dari bank terbesar di Jepang berdasarkan nilai pasarnya." The Fed mungkin akan mengurangi pembelian obligasi lanjutan sebesar $ 10 milyar pada bulan ini."

Dolar dibeli ¥ 104,87 pada pukul 11:04 pagi di Tokyo dari posisi ¥ 104,82 kemarin, dan sedikit berubah selama seminggu. Terhadap euro, dibeli pada level $ 1,3607 dari sebelumnya di $ 1,3608, atau turun 0,1 persen dibandingkan 3 Januari lalu. Sementara itu, mata uang Australia sedikit berubah pada level 88,94 sen AS dan menuju kerugian 0,6 persen untuk minggu ini.

Index Dollar Spot Bloomberg, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama kemungkinan akan naik 0,2 persen minggu ini dan siap untuk menyelesaikan kenaikan empat minggu sebelumnya - terpanjang sejak Maret tahun lalu.

Analis yang disurvei oleh Bloomberg News memperkirakan bahwa para pengusaha AS menambahkan pekerjaan sebanyak 197.000 pekerja bulan lalu setelah meningkatk 203.000 pada bulan November yang rencananya laporan tersebut akan dirilis hari ini. Tingkat pengangguran mungkin masih bertahan di angka 7 persen sejak November 2008.

Departemen Tenaga Kerja AS kemarin mengatakan bahwa jumlah aplikasi untuk pembayaran asuransi pengangguran turun sebesar 15.000 menjadi 330.000 di periode yang berakhir 4 Januari, paling sedikit sejak akhir November.

Pada bulan lalu, the Fed mengatakan akan memotong pembelian asset bulanan menjadi $ 75 miliar dari $ 85 miliar. Menurut survei Bloomberg pada 19 Desember lalu, Para pembuat kebijakan bank sentral AS tersebut akan memangkas stimulus sebesar $ 10 milyar secara bertahap selama tujuh pertemuan berikutnya sebelum mengakhirinya pada bulan Desember. Rapat kebijakan Federal Open Market Committee berikutnya dijadualkan pada 28-29 Januari mendatang. (brc)

RELATED NEWS
Oil Jumps to Near 3-Week High as Middle East Tensions Escalate...
Monday, 16 October 2017 18:37 WIB

Harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi hampir tiga minggu terakhir pada Senin ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Irak masuk ke kota minyak Kirkuk. Minyak ...

Oil Prices Surge on Strong Chinese Crude Imports and Iran Uncertainty...
Friday, 13 October 2017 19:20 WIB

Harga minyak melonjak pada hari Jumat karena faktor yang bervariasi, termasuk data China yang menguat dan risiko geopolitik dari daerah kaya minyak di Timur Tengah. Minyak mentah West Texas Inter...

Coffee Demand Dented by Tepid Global Growth, Illycaffe Says...
Tuesday, 10 October 2017 20:39 WIB

Pasar kopi mulai melambat karena beberapa negara besar di dunia bergulat dengan pertumbuhan yang stagnan, menurut Illycaffe, salah satu roaster terbesar di Italia.   Konsumsi kopi tidak lagi mening...

Oil aims for first 2-session gain since late September as Saudis cut crude exports...
Tuesday, 10 October 2017 19:22 WIB

Harga minyak mentah diperdagangkan lebih tinggi pada hari Selasa dan berada pada laju untuk mencapai kenaikan kedua berturut-turut karena Arab Saudi mengatakan akan mengurangi ekspor minyak mentah...

Oil Prices Edge Higher, With Supply and Demand Data in Sight...
Monday, 9 October 2017 19:22 WIB

Harga minyak bervariasi pada Senin ini menjelang rilis dua laporan yang sangat diantisipasi mengenai penawaran dan permintaan minyak mentah global. Minyak mentah brent, minyak acuan global turun ...

POPULAR NEWS
Metals Focus Sees Gold-Friendly Conditions In 2018

Metals Focus sees a favorable backdrop for...

Lawyers of Jailed South Korean President Resign

The seven defense lawyers of ousted South Korean...

LATEST NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP

China stocks ended little changed on Tuesday as investors awaited key mainland economic data and a major leadership summit later in the week, though resources firms posted losses on concerns the sector™s recent rally may be over. The blue-chip...

Tokyo Stocks Up For 11th Straight Day, Hit Fresh 21-Year High

Tokyo benchmark index marked another fresh 21-year high on Tuesday, rising for the 11th straight session, as upbeat Japanese corporate earnings outweighed concerns about overheating. The Nikkei 225 rose 0.38 percent, or 80.56 points to end at...

Oil Buoyed as Clashes Embroiling OPEC's No. 2 Member Curb Output

Rising tensions in OPEC second-biggest producer as Iraq's government violently clashes with the semi-autonomous Kurdish region are sustaining oil's gains, for now. Fighting in Kirkuk, home to Iraq's oldest-producing fields, has shut production...