Thursday, 17 August 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

BNP Paribas rilis perkiraan yang lebih optimis untuk emas, melihat emas di $1.255/ons pada Q4
Wednesday, 9 August 2017 05:36 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

BNP Paribas telah merevisi naik prospeknya untuk emas menyusul berkurangnya ekspektasi pengetatan kebijakan suku bunga AS, meskipun analis juga tidak memperkirakan reli yang kuat dari level saat ini untuk emas sampai setidaknya tahun depan.

Dalam laporan risetnya hari Kamis, analis menaikkan perkiraan emasnya sebesar $90 untuk kuartal empat “ dibandingkan dengan akhir perkiraan akhir Maret “ menjadi $1.255 per ons. Mereka melihat penurunan ke level $1,215 pada kuartal pertama 2018, kemudian di level 1,300 pada kuartal kedua di tahun depan, diikuti dengan $1,290 dan $1,325 pada dua kuartal selanjutnya. Perkiraan-perkiraan tersebut berada di atas prospek harga sebelumnya.

Spot gold diperdagangkan di sekitar level $1,262 pada pukul 09:00 pagi waktu timur AS.

Ekonom dari BNP Panibas telah mengubah prospek mereka untuk masa depan dari kebijakan Fed, tidak lagi mengatakan ada kenaikan suku bunga lain tahun ini. Lebih lanjut, mereka sekarang melihat hanya tiga kenaikan suku bunga lagi di tahun depan, dibandingkan empat kenaikan yang mereka perkirakan sebelumnya. Yang melemahkan ekspektasi, para ekonom BNP Paribas mengutip pembacaan inflasi dan pidato baru-baru ini dari Presiden Fed Janet Yellen.

˜Pembacaan inflasi yang jauh lebih kuat diharapkan pada tahun 2018, mendapat dukungan dari efek positif pembacaan yang lemah di tahun 2017™, laporan dari BNP Paribas yang ditulis oleh strategist komoditas Harry Tchilinguirian, menunjukkan. ˜ Suku bunga riil secara substansi turun pada 2018 sehingga meningkatkan prospek kenaikan harga sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya™.

œPenurunan risiko makro untuk emas telah menghilang untuk jangka pendek™, BNP Paribas mengatakan. ˜Namun, baik permintaan dari investor maupun fisik pada logam ini tidak terlihat cukup kuat untuk mendorong harga bergerak lebih tinggi secara signifikan. Dan dengan potensi kenaikan suku bunga Fed pada Maret tahun depan, penurunan harga untuk emas mungkin akan membesar pada akhir tahun mendatang. Namun, pada musim semi 2018, inflasi yang lebih tinggi akan membuat angka inflasi riil AS menjadi lebih rendah sehingga memberikan kesempatan logam kuning ini untuk reli.

Sementara itu, analis mengatakan permintaan investor telah ˜melesu™ belakangan ini meskipun melemahnya dolar AS, menyusul menurunnya kepemilikan dalam dana yang diperdagangkan di bursa. Untuk emas berjangka, eksposur net-long oleh money managers telah pulih, namun masih berada di bawah level September lalu, saat emas diperdagangkan mendekati level $ 1.350.

˜Minat investor yang kurang belakangan ini mungkin akan termotivasi oleh narasi makro ekonomi yang menguntungkan pasar negara maju dan ekuitas Eropa™, laporan menunjukkan. ˜Juga, pengurangan progresif neraca keuangan Fed, yang mungkin dimulai pada bulan September mungkin tidak akan terlalu berpengaruh pada pasar keuangan. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS...
Tuesday, 15 August 2017 11:57 WIB

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih rendah dari kisaran perdagangan $ 1.200 sampai $ 1.300 dalam beberapa minggu mendatang menyusul data AS yang lebih kuat baru-baru ini mendukung dolar A...

Analis Bank Rusia: Emas Terlihat Melonjak ke $ 1.400 pada Ketegangan Global...
Monday, 14 August 2017 12:08 WIB

Harga emas bersiap untuk menyentuh level tertinggi empat tahun di posisi $ 1.400 per ounce pada akhir tahun seiring meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan AS, dan melonjaknya permintaan  dari...

Emas melonjak seiring tensi dengan Korut meningkat, namun jika perang terjadi beberapa hal dapat berubah...
Saturday, 12 August 2017 04:44 WIB

Emas sudah reli 2,3% minggu ini menyusul meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara. Logam ini diperdagangkan di level terbaiknya dalam 2 bulan, dan mungkin bisa melewati level $1,300 untuk pertam...

MKS: Data Perkerjaan AS Mungkin Memberikan Tekanan Jangka Pendek Lebih untuk Emas...
Tuesday, 8 August 2017 03:59 WIB

Emas bergerak lebih rendah dan terlihat mendapatkan tekanan jangka pendek lebih setelah lebih kuatnya dari perkiraan dari kenaikan data pekerjaan AS yang dirilis Jumat lalu, kata MKS (Swiss) S.A. ...

Jim Rogers: Harga Emas Akan 'Eksplosif'...
Tuesday, 1 August 2017 05:00 WIB

Seruan bullish lainnya untuk emas datang lagi dengan sekarang yang menjadi penggerak lain yakni krisis keuangan yang kali ini diucapkan oleh investor terkenal Jim Rogers. Penulis tentang investasi te...

POPULAR NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih...

China Hentikan Impor dari Korea Utara

China mengumumkan hari Senin negara itu akan...

LATEST NEWS
Jepang Bukukan Surplus Perdagangan Bulanan Kedua Didorong Sektor Ekspor

Jepang membukukan surplus perdagangan untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Juli karena sektor ekspor terus tumbuh. Impor juga meningkat, menambah tanda-tanda bahwa permintaan domestik meningkat. Ekspor naik 13,4 persen dari tahun sebelumnya...

Saham Tokyo Dibuka Turun pada hari Kamis

Saham Tokyo dibuka turun pada hari Kamis dengan bank-bank mengalami kemerosotan setelah para pembuat kebijakan Federal Reserve AS mengisyaratkan tingkat kenaikan suku bunga yang lebih lambat pada pertemuan di bulan Juli. Indeks acuan Nikkei 225...

Minyak Turun Hampir ke 3 Minggu Terendahnya Karena Output AS Naik ke 2 Tahun Tertinggi

Minyak menahan kerugian di dekat penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga minggu terakhir seiring para investor mempertimbangkan untuk memperluas produksi minyak mentah A.S. melawan penurunan stok yang terus berlanjut selama periode permintaan...