Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

BNP Paribas rilis perkiraan yang lebih optimis untuk emas, melihat emas di $1.255/ons pada Q4
Wednesday, 9 August 2017 05:36 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

BNP Paribas telah merevisi naik prospeknya untuk emas menyusul berkurangnya ekspektasi pengetatan kebijakan suku bunga AS, meskipun analis juga tidak memperkirakan reli yang kuat dari level saat ini untuk emas sampai setidaknya tahun depan.

Dalam laporan risetnya hari Kamis, analis menaikkan perkiraan emasnya sebesar $90 untuk kuartal empat “ dibandingkan dengan akhir perkiraan akhir Maret “ menjadi $1.255 per ons. Mereka melihat penurunan ke level $1,215 pada kuartal pertama 2018, kemudian di level 1,300 pada kuartal kedua di tahun depan, diikuti dengan $1,290 dan $1,325 pada dua kuartal selanjutnya. Perkiraan-perkiraan tersebut berada di atas prospek harga sebelumnya.

Spot gold diperdagangkan di sekitar level $1,262 pada pukul 09:00 pagi waktu timur AS.

Ekonom dari BNP Panibas telah mengubah prospek mereka untuk masa depan dari kebijakan Fed, tidak lagi mengatakan ada kenaikan suku bunga lain tahun ini. Lebih lanjut, mereka sekarang melihat hanya tiga kenaikan suku bunga lagi di tahun depan, dibandingkan empat kenaikan yang mereka perkirakan sebelumnya. Yang melemahkan ekspektasi, para ekonom BNP Paribas mengutip pembacaan inflasi dan pidato baru-baru ini dari Presiden Fed Janet Yellen.

˜Pembacaan inflasi yang jauh lebih kuat diharapkan pada tahun 2018, mendapat dukungan dari efek positif pembacaan yang lemah di tahun 2017™, laporan dari BNP Paribas yang ditulis oleh strategist komoditas Harry Tchilinguirian, menunjukkan. ˜ Suku bunga riil secara substansi turun pada 2018 sehingga meningkatkan prospek kenaikan harga sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya™.

œPenurunan risiko makro untuk emas telah menghilang untuk jangka pendek™, BNP Paribas mengatakan. ˜Namun, baik permintaan dari investor maupun fisik pada logam ini tidak terlihat cukup kuat untuk mendorong harga bergerak lebih tinggi secara signifikan. Dan dengan potensi kenaikan suku bunga Fed pada Maret tahun depan, penurunan harga untuk emas mungkin akan membesar pada akhir tahun mendatang. Namun, pada musim semi 2018, inflasi yang lebih tinggi akan membuat angka inflasi riil AS menjadi lebih rendah sehingga memberikan kesempatan logam kuning ini untuk reli.

Sementara itu, analis mengatakan permintaan investor telah ˜melesu™ belakangan ini meskipun melemahnya dolar AS, menyusul menurunnya kepemilikan dalam dana yang diperdagangkan di bursa. Untuk emas berjangka, eksposur net-long oleh money managers telah pulih, namun masih berada di bawah level September lalu, saat emas diperdagangkan mendekati level $ 1.350.

˜Minat investor yang kurang belakangan ini mungkin akan termotivasi oleh narasi makro ekonomi yang menguntungkan pasar negara maju dan ekuitas Eropa™, laporan menunjukkan. ˜Juga, pengurangan progresif neraca keuangan Fed, yang mungkin dimulai pada bulan September mungkin tidak akan terlalu berpengaruh pada pasar keuangan. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300...
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve ...

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis...
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas. Sejak 2013, emas telah me...

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS ...
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1...

Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300 ...
Friday, 24 November 2017 02:42 WIB

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap terjebak dalam kisaran perdagangan yang sempit, menurut seorang analis komoditas yang melihat potensi pertumbuhan harga lebih tinggi menjelang akhir ta...

Harga Emas Masih Bisa Mengejutkan Dengan 'Akhir yang Kuat' di 2017...
Friday, 17 November 2017 03:30 WIB

Para bears emas berwaspada, harga bisa mengakhiri tahun dengan "akhir yang kuat" tahun ini, kata seorang analis. "Saya tetap konstruktif di GLD dalam waktu dekat, mengharapkan akhir yang kuat untuk t...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...