Monday, 18 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas.

Sejak 2013, emas telah mengukir pola akhir tahun yang cukup dikenal dengan harga jatuh ke atau mendekati posisi terendah tahunan di bulan Desember. Dan selama bulan terakhir tahun 2015, emas menyentuh posisi terendah multi tahun, yang kini telah menjadi dasar di pasar bull baru bagi banyak analis.

Andrew Hecht, pencipta Laporan Komoditas Hecht, mengatakan bahwa sentimen negatif tumbuh di pasar emas seiring turunnya harga di dekat kisaran yang sempit dari garis bawah. Namun, dia menambahkan bahwa pasar berada dalam bentuk yang sangat berbeda dibandingkan dengan dua tahun terakhir.

"Ada kemungkinan bahwa dikarenakan dolar AS berada lebih dekat dengan posisi terendah daripada dengan posisi tertinggi tahun ini, logam mulia tidak akan mengulangi pergerakan harga mereka dua tahun sebelumnya," kata Hecht dalam sebuah komentar baru-baru ini. "Emas akan memasuki bulan terakhir 2017 dengan nada kuat dan bullish dibandingkan dengan pergerakan harga pada akhir 2015 dan 2016. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam kuning sementara gabungan dari pergerakan harga dalam dolar dan lanskap geopolitik memberikan dukungan untuk harga logam mulia yang menindkat dengan baik pada masa ketakutan dan ketidakpastian. "

Meskipun mengalami kesulitan dalam rentang perdagangan tersempit dalam lebih dari satu dekade, emas telah menunjukkan beberapa ketahanan, dengan harga tetap naik 10% sejak awal tahun. Emas berjangka Februari diperdagangkan terakhir di $ 1,248.30 per ounce, turun 0,31% hari Senin.

Meskipun emas mengakhiri tahun ini dengan potensi bullish, Hecht juga memperingatkan bahwa emas  menghadapi tekanan seiring pasar perak bergerak lebih rendah.

Di 2017, perak bergerak dengan penuh perjuangan dan saat ini bergerak datar untuk tahun ini. Perak berjangka terakhir diperdagangkan di level $ 16,37 per ounce, turun 0,14% hari Senin.

"Banyak pelaku pasar yang telah ˜melempar handuk™ untuk perak dan logam ini tidak menarik permintaan spekulatif untuk lingkungan saat ini. Penurunan dalam perak bisa terus membebani harga emas, "katanya. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300...
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve ...

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS ...
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1...

Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300 ...
Friday, 24 November 2017 02:42 WIB

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap terjebak dalam kisaran perdagangan yang sempit, menurut seorang analis komoditas yang melihat potensi pertumbuhan harga lebih tinggi menjelang akhir ta...

Harga Emas Masih Bisa Mengejutkan Dengan 'Akhir yang Kuat' di 2017...
Friday, 17 November 2017 03:30 WIB

Para bears emas berwaspada, harga bisa mengakhiri tahun dengan "akhir yang kuat" tahun ini, kata seorang analis. "Saya tetap konstruktif di GLD dalam waktu dekat, mengharapkan akhir yang kuat untuk t...

Apa yang Emas Lakukan di saat Trump Bercuit di Twitter?...
Thursday, 9 November 2017 22:04 WIB

Ketika Presiden Donald Trump bercuit di Twitter, pasar mendengarkan. Kami melihat ini di saat dia berkicau di Twitter untuk menyerang Nordstrom yang menghilangkan spot untuk lini busana putrinya. Sah...

POPULAR NEWS
Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya...

Emas Berakhir Naik Tipis, Tandai Kenaikan Mingguan Pertama dalam 1-Bulan

Emas berakhir dengan kenaikan moderat pada hari...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI (Review)

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...

Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya pada hari Jumat ini dengan S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenakikan mingguan mereka menjadi empat minggu karena Partai Republik bersiap untuk menguraikan versi akhir dari...

Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di belakang pasar minyak tetap [Organisasi Negara...