Tuesday, 22 May 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Wall St. dan Main St. Bullish untuk Harga Emas
Monday, 14 May 2018 16:17 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Wall Street dan Main Street keduanya sangat bullish pada arah jangka pendek harga emas, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News.

Para pedagang dan analis yang ambil bagian dalam jajak pendapat Wall Street sebagian besar mengutip faktor grafik teknis - khususnya, kemampuan emas untuk mempertahankan rata-rata pergerakan 200 hari dan level psikologis penting $ 1.300 per ounce selama penurunan harga baru-baru ini. Mereka juga menyebutkan kekuatan dolar AS baru-baru ini mungkin mereda.

Sembilan belas profesional pasar ambil bagian dalam survei ini. Lima belas responden, atau 79%, menyerukan harga emas naik selama minggu ini. Ada dua suara masing-masing, atau 11%, yang menyerukan emas jatuh atau bergerak ke samping (sideways).

Sementara itu, survey dari rata-rata 2.491 pemilih menjawab dalam survei Main Street online. Sebanyak 2.207 responden, atau 89%, memperkirakan bahwa harga emas akan lebih tinggi dalam seminggu. 185 pemilih lainnya, atau 7%, mengatakan emas akan jatuh, sementara 99, atau 4%, melihat pergerakan pasar menyamping (sideways).

"Emas telah mengatasi badai dari dolar AS yang kuat dan bertahan di atas rata-rata pergerakan 200 hari," kata Adam Button, managing director ForexLive. "Itu merupakan tanda positif untuk minggu ini."

Mark Leibovit, editor dari VR Gold Letter, melihat lebih banyak rally emas seiring kemungkinan pelemahan dalam dolar AS. Namun, ia menambahkan, "penurunan dolar mungkin hanya bersifat sementara, dalam pandangan saya."

Phil Flynn, analis pasar senior di Price Futures Group, juga bullish terhadap emas, berkomentar bahwa logam tampaknya telah membentuk dasar teknis setelah "minggu yang berat", dengan tekanan baru-baru ini yang didorong oleh penguatan dolar AS.

"Sepertinya kita telah berubah arah, mungkin karena risiko geopolitik dan data inflasi yang tidak sepanas yang orang pikirkan," kata Flynn. "Ini memungkinkan emas naik karena mereka [pedagang] tidak takut pada Fed menaikkan suku bunga."

Sean Lusk, direktur lindung nilai komersial Walsh Trading, juga menyebutkan kemampuan emas untuk menghindari penjualan lanjutan seiring emas yang baru-baru ini mendekati level $ 1.300.

Sementara itu, Ralph Preston, prinsipal Heritage West Financial, adalah di antara mereka yang melihat emas untuk kembali turun. "Kita mendapat sedikit dorongan lebih tinggi," katanya, tetapi setelah memantul dari posisi terendah baru-baru ini, dia sekarang melihat logam untuk lari ke resistan grafik di sekitar area $ 1.344.

Robin Bhar, analis logam di Societe Generale, melihat perdagangan emas sebagian besar menyamping. "Untuk saat ini, ketegangan geopolitik sedang diimbangi oleh dolar," Bhar berkomentar. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING...
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING, mencatatkan tiga penggerak utama yang akan memberikan duk...

Wall St. dan Main St. Melihat Pemulihan Harga Emas untuk Pekan Ini...
Monday, 7 May 2018 07:57 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk melanjutkan pemulihan pekan ini, berdasarkan survei mingguan untuk emas Kitco News. Comex Juni emas pekan lalu turun hingga level $ 1,302.30 pe...

WGC: Permintaan Emas Mencatat Awal Tahun Terlemah Sejak 2008 - Reuters...
Thursday, 3 May 2018 13:34 WIB

Dalam laporan kuartalan terbaru, World Gold Council (WGC) mengatakan bahwa permintaan emas membukukan awal terlemah untuk tahun ini dalam satu dekade, lapor Reuters. Rincian utama: œPermintaan ema...

Saxo Bank: Harga Emas Perlu Bertahan di $ 1.280 Karena Dolar AS Bergerak Lebih Tinggi ...
Wednesday, 2 May 2018 15:28 WIB

Pasar emas, yang diperdagangkan pada level terendah empat bulan sepenuhnya bergantung pada dolar AS, yang memperlihatkan lonjakan momentum, terdorong ke tertinggi empat bulan, menurut salah satu anali...

Wall St. dan Main St. Terbelah untuk Harga Emas...
Saturday, 28 April 2018 04:43 WIB

Sentimen di pasar emas bervariasi dengan Wall Street yang bearish dan Main Street yang bullish pada prospek jangka pendek untuk harga emas, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Para profesion...

POPULAR NEWS
Emas pangkas penurunan setelah sentuh level terendah tahun ini

Emas berjangka ditutup turun tipis pada hari...

Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah...

Saham Hong Kong & China Naik Setelah Perjanjian China-AS (Review)

Hong Kong dan saham-saham asia memulai pekan...

LATEST NEWS
Emas Menghapus Kerugian Seiring Kenaikan Euro Naik, Perak Menguat

Emas menghapus kerugian sebelumnya untuk diperdagangkan sedikit berubah karena reli euro terhadap dolar. Hasil Treasury naik 1 basis poin. Bullion untuk pengiriman cepat menguat 0,1% menjadi $ 1,294.02 /per ons pada 9:52 pagi di London. Indeks...

Sebagian Besar Saham Asia Turun Seiring Pelemahan Saham Dari Jepang ke Vietnam

Sebagian besar saham Asia turun karena saham Jepang jatuh sementara indeks Taiwan gagal mempertahankan keuntungan karena para investor mempertimbangkan turunnya ketegangan perdagangan antara AS dan China. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 persen...

Dolar Tergelincir seiring Rally yang Kehilangan Momentum

Dolar jatuh pada Selasa ini dari level tertinggi lima bulan, pasca kehilangan momentum setelah reli yang luas akan meningkatnya imbal hasil obligasi AS dan bantuan pada pelonggaran dalam ketegangan perdagangan AS-Cina. Indeks dolar terhadap...