Monday, 18 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak di dekat level $ 56 pasca jatuh terkait kenaikan stok bensin AS
Thursday, 7 December 2017 13:58 WIB | ENERGY |MinyakBrentMinyak WTIMinyak WTI BerjangkaOil,

Minyak mempertahankan penurunannya, diperdagangkan mendekati level $ 56 per barel setelah merasakan penuruan tertajam dalam dua bulan seiring kenaikan stok bensin AS melebihi perkiraan yang mengimbangi penurunan mingguan ketiga beruntun stok minyak mentah.

Futures sedikit berubah di New York setelah jatuh 2,9 persen pada hari Rabu. Itu merupakan penurunan harian terbesar sejak 6 Oktober. Stok bahan bakar motor naik 6,78 juta barel pekan lalu untuk kenaikan mingguan keempat, menurut data Administrasi Informasi Energi. Kenaikan itu lebih dari dua kali perkiraan ter-bearish dalam survei Bloomberg. Output minyak meningkat ke tingkat rekor.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari berada di level $ 55,99 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 3 sen, pukul 14.30 di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 6,7 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga turun $ 1,66 ke level $ 55,96 pada hari Rabu.

Brent untuk pengiriman Februari menambahkan 9 sen ke level $ 61,31 pada bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London setelah jatuh 2,6 persen pada hari Rabu. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 5,26 untuk WTI Februari. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun...
Saturday, 16 December 2017 03:19 WIB

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di b...

Minyak Sedikit Berubah seiring Pemangkasan OPEC Terlihat Tertekan oleh Kenaikan Stok...
Friday, 15 December 2017 14:05 WIB

Minyak sedikit berubah selama seminggu ini seiring Badan Energi Internasional dan OPEC memperkirakan peningkatan stok dari luar kelompok produsen tahun depan akan menekan upaya untuk menghapus kelebih...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Ke-3...
Friday, 15 December 2017 08:59 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan ketiga seiring Badan Energi Internasional dan OPEC memperkirakan peningkatan stok dari luar kelompok produsen tahun depan akan menekan upaya untuk menghapus kelebihan ...

Harga Minyak Berjuang Mencari Arah Terkait Data Produksi Minyak Mentah...
Friday, 15 December 2017 04:03 WIB

Minyak berjuang mencari arah pada hari Kamis karena data minyak mentah dan data produksi minyak mentah baru-baru ini memicu volatilitas perdagangan di pasar energi, dengan harga minyak acuan AS berada...

Minyak Diperdagangkan di bawah Level $ 57 menyusul Komentar IEA terkait OPEC ...
Thursday, 14 December 2017 20:15 WIB

Minyak diperdagangkan di bawah level $ 57 per barel seiring Badan Energi Internasional mengatakan pengurangan produksi OPEC yang bertujuan untuk mengatasi kelebihan stok global mungkin akan goyah tahu...

POPULAR NEWS
Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya...

Emas Berakhir Naik Tipis, Tandai Kenaikan Mingguan Pertama dalam 1-Bulan

Emas berakhir dengan kenaikan moderat pada hari...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI (Review)

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...

Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya pada hari Jumat ini dengan S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenakikan mingguan mereka menjadi empat minggu karena Partai Republik bersiap untuk menguraikan versi akhir dari...

Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di belakang pasar minyak tetap [Organisasi Negara...