Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS tergelincir setelah harga konsumen AS meleset dari ekspektasi
Friday, 11 August 2017 23:18 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang pada hari Jumat, setelah data menunjukkan harga konsumen AS naik kurang dari yang diperkirakan pada bulan Juli, menunjukkan inflasi yang lemah dapat membuat Federal Reserve berhati-hati untuk menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

Indeks dolar, yang mengukur mata uangnya terhadap enam mata uang utama, turun 0,13 persen menjadi 93,28, setelah sebelumnya jatuh ke level terendah dalam sepekan 92,992.

Indeks harga konsumen AS naik tipis 0,1 persen bulan lalu setelah tidak berubah di bulan Juni. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI akan naik 0,2 persen pada Juli.

Dana federal berjangka menunjukkan para pedagang melihat peluang 40 persen bahwa Fed akan menaikkan suku bunga jangka pendek pada pertemuan kebijakan pada 12-13 Desember, dibandingkan dengan 42 persen sesaat sebelum rilis data harga konsumen Juli.

Dolar jatuh ke level terendah enam belas minggu terhadap yen Jepang, namun mengurangi kerugian setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan ada rencana dari Rusia-China untuk meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara.

Dolar sedikit berubah terhadap Franc Swiss setelah menghapus kerugian dari awal sesi.

Franc dan yen sering dicari pada saat ketegangan geopolitik dan telah mencatatkan kenaikan besar terhadap dolar minggu ini di tengah meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat.

Euro naik 0,15 persen ke level $ 1,1788 setelah Morgan Stanley menaikkan perkiraan mata uangnya, memprediksi euro akan mencapai $ 1,25 awal tahun depan.

Sterling sedikit berubah terhadap dolar dan bertahan di dekat level terendah tiga minggu karena investor tetap waspada terhadap prospek ekonomi Inggris setelah data ekonomi yang beragam minggu ini. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Dolar Menyentuh Tertinggi Sepekan Terkait Ketua The Fed Berikutnya ...
Tuesday, 17 October 2017 10:54 WIB

Dolar naik ke level terkuat dalam seminggu karena spekulasi Presiden Donald Trump yang condong memilih ekonom Universitas Stanford John Taylor sebagai ketua Federal Reserve berikutnya. Mata uang AS n...

AUD/USD turun karena RBA tidak ada alasan untuk mengikuti kenaikan suku bunga global...
Tuesday, 17 October 2017 08:40 WIB

AUD / USD jatuh ke sesi rendah di level 0,7838 pasca risalah the Reserve Bank of Australia (RBA) menunjukkan pembuat kebijakan tidak melihat alasan untuk mengikuti kenaikan suku bunga global. Risalah...

Dolar melonjak setelah data manufaktur; Ketidakpastian Catalan berlanjut di Eropa...
Tuesday, 17 October 2017 03:23 WIB

Dolar AS melonjak setelah indeks manufaktur Empire State naik ke level tertinggi tiga tahun, namun dengan cepat turun untuk menahan kenaikan moderat pada hari Senin. Pada hari Minggu, Ketua Federal R...

Sterling stabil seiring kekhawatiran Brexit imbangi ekspektasi BoE...
Monday, 16 October 2017 23:46 WIB

Pound stabil pada hari Senin, meski tergelincir dari level tertinggi empat minggu terhadap euro seiring taruhan pada positifnya data ekonomi minggu ini akan membuat Bank of England berada di jalur...

EUR/USD: Sisi Bawah Bermain Jelang Kemerdekaan Catalan ...
Monday, 16 October 2017 10:47 WIB

Pasangan EUR/USD menembus 1,1800 untuk pertama kali dalam tiga hari pada hari ini, memulai minggu ini dengan defensif, karena ketidakpastian politik di seputar pemungutan suara kemerdekaan Catalonia t...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

LATEST NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP

Saham China berakhir sedikit berubah pada hari Selasa karena investor menunggu rilisan data ekonomi utama China dan sebuah puncak kepemimpinan utama akhir pekan ini, meskipun sumber daya perusahaan membukukan penurunan karena kekhawatiran bahwa...

Saham Tokyo Ditutup Naik Hari Ke-11 Secara Beruntun

Indeks acuan Tokyo menandai level baru tertingg dalami 21 tahun pada hari Selasa, naik untuk sesi ke-11 secara beruntun, karena optimisnya laba perusahaan Jepang yang melebihi kekhawatiran mengenai overheating. Nikkei 225 naik 0,38 atau 80,56 poin...

Bentrok Anggota Kedua Terbesar OPEC Pangkas Produksi Minyak

Ketegangan Meningkat pada produsen kedua terbesar OPEC karena pemerintah Irak bentrok dengan wilayah semi-otonom Kurdi yang mempertahankan keuntungan minyak, untuk saat ini. Pertempuran di Kirkuk, yang merupakan ladang produksi tertua di Irak,...