Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pengebor di AS Perpanjang Rekornya Picu Harga Minyak Dibawah $ 45 per barel
Monday, 19 June 2017 12:42 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak diperdagangkan di bawah $ 45 per barel setelah mengalami penurunan mingguan keempat terkait spekulasi bahwa ekspansi rekor dari pengebor di AS akan menumpulkan upaya yang dipimpin oleh OPEC untuk menyeimbangkan pasar yang memiliki kelebihan pasokan.

Kontrak turun 0,4 persen di New York setelah membatasi penurunan mingguan terpanjang sejak Agustus 2015. Pengebor AS menargetkan kilang minyak mentah untuk minggu ke 22 berturut-turut, peregangan terpanjang dalam tiga dekade terakhir, menurut data pada hari Jumat dari Baker Hughes Inc. Permintaan akan meningkat selama kuartal ketiga, kata Mohammad Al Mazrouei, menteri energi untuk Uni Emirat Arab.

Harga minyak merosot ke penutupan terendahnya dalam tujuh bulan pada pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan pasokan AS akan mengimbangi penurunan output oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia. Libya, yang dibebaskan dari kesepakatan yang dipimpin oleh OPEC, akan meningkatkan produksi ke level tertinggi sejak 2013 silam pada akhir Juli, menurut country National Oil Co.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, yang berakhir pada hari Selasa, berada di level $ 44,57 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 17 sen, pada pukul 13:13 siang waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 31 persen di bawah rata-rata 100 hari. Kontrak tersebut naik 28 sen menjadi ditutup pada level $ 44,74 pada hari Jumat, memangkas kerugian mingguan menjadi 2,4 persen.

Brent untuk penutupan harga pada bulan Agustus merosot 15 sen ke level $ 47,22 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga turun 1,6 persen pada minggu lalu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium $ 2,42 sampai Agustus untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Minyak Diperdagangkan Dekati $ 57 Karena Output AS Melonjak ke Rekor Barunya...
Thursday, 14 December 2017 13:42 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati $ 57 per barel karena produksi minyak mentah AS naik ke rekor barunya, mengimbangi penurunan yang lebih besar dari perkiraan pada persediaan. Kontrak berjangka sedikit...

Minyak Tahan Kerugian Dibawah $ 57 Karena Output AS Meningkat Menuju Rekornya...
Thursday, 14 December 2017 07:40 WIB

Minyak menahan kerugian di bawah $ 57 per barel karena produksi minyak mentah AS naik ke rekor barunya, persediaan mengimbangi penurunan yang lebih besar dari perkiraan. Kontrak berjangka sedikit ber...

Tanda-tanda Stok AS Perpanjang Penurunan Memicu Minyak Melanjutkan Kenaikan...
Wednesday, 13 December 2017 13:15 WIB

Minyak melanjutkan kenaikannya ke level $ 58 per barel karena data industri menunjukkan stok minyak mentah AS mungkin menyusut untuk minggu keempat. Kontrak berjangka naik 0,6 persen di New York sete...

Minyak Lanjutkan Kenaikan Ditengah Tanda-tanda Stok AS yang Perpanjang Penurunan...
Wednesday, 13 December 2017 07:46 WIB

Minyak melanjutkan kenaikannya ke level $ 58 per barel karena data industri menunjukkan stok minyak mentah AS kemungkinan turun untuk minggu keempat. Kontrak berjangka naik 0,5 persen di New York set...

Minyak Brent Melonjak di Atas $ 65 untuk Pertama Kalinya Sejak 2015...
Tuesday, 12 December 2017 14:19 WIB

Minyak mentah Brent acuan global melonjak di atas $ 65 per barel untuk pertama kalinya dalam 2 1/2 tahun terakhir setelah salah satu jaringan pipa terpenting di dunia ditutup karena adanya retakan. K...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...