Monday, 23 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Data Manufaktur Inggris Mengecewakan, Perdagangan Melambat pada Kuarter
Thursday, 10 August 2017 16:06 WIB | ECONOMY |

Perekonomian Inggris mengakhiri kuarter kedua dengan catatan yang mengecewakan karena manufaktur mengalami stagnasi dan defisit perdagangan secara tak terduga meluas, menurut angka-angka yang dirilis pada hari Kamis.

Total produksi industri naik 0,5 persen di bulan Juni, lebih banyak dari perkiraan ekonom, namun kenaikan tersebut disebabkan oleh produksi minyak yang lebih tinggi karena penghentian pemeliharaan saat musim panas gagal terwujud.

Manufaktur tidak berubah karena produksi kendaraan merosot 6,7 persen, penurunan terbesar sejak akhir 2013, menurut data dari Kantor Statistik Nasional. Output konstruksi membukukan penurunan sebesar 0,1 persen dan defisit perdagangan meluas ke level sembilan bulan tertinggi senilai 4,6 miliar pound terkait penurunan ekspor dan impor mengalami naik.

Untuk kuartal kedua secara keseluruhan, output industri turun 0,4 persen, tidak direvisi dari perkiraan dalam rilis data PDB bulan lalu. Konstruksi melemah 1,3 persen sebagai gantinya 0,9 persen, mengurangi PDB sebesar 0,01 persen.

Survei yang mencakup awal kuartal berjalan menunjukkan bahwa produsen didukung oleh permintaan luar negeri yang kuat, membantu pertumbuhan ekonomi karena inflasi menekan konsumen dan ketidakpastian Brexit membebani prospek investasi.

Ekspor manufaktur tumbuh di bulan Juni namun kenaikan tersebut tidak cukup untuk mengatasi kelemahan produksi dalam negeri, kata ONS.

Perekonomian tumbuh hanya 0,3 persen pada kuartal kedua, setengah dari laju wilayah euro, dan ekonom memprediksi ekspansi serupa di semester kedua - cukup lemah bagi Bank of England untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah untuk saat ini.

Di sektor konstruksi, perumahan swasta dan industri yang kuat diimbangi oleh pelemahan di tempat lain termasuk infrastruktur dan perumahan rakyat.

Angka perdagangan terpisah menunjukkan nilai ekspor turun 0,7 persen pada bulan Juni, dengan pengiriman barang saja merosot 2,8 persen. Total impor melonjak 3,3 persen. Defisit pada kuartal kedua sedikit berubah sebesar 8,9 miliar pound, menunjukkan bahwa perdagangan bersih tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut.

Sebuah laporan oleh agen regional BOE minggu ini menyarankan pelemahan mata uang pound semakin memimpin perusahaan dan konsumen untuk memilih produk Inggris dengan alternatif asing yang lebih mahal.

Pertumbuhan volume impor inti melambat ke tingkat tahunan sebesar 4,5 persen di kuartal kedua dari 7,4 persen pada periode pertama. Pertumbuhan ekspor sedikit berubah sebesar 6,2 persen. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Penjualan Ritel Inggris Juni Turun 0,5% Bulanan, Meleset Dari Ekspektasi...
Thursday, 19 July 2018 16:13 WIB

Penjualan ritel Inggris turun 0,5% selama bulan Juni, di bawah ekspektasi pasar sementara penjualan ritel inti tidak termasuk penjualan bahan bakar motor mobil turun 0,6% bulanan. Pada basis tahunan,...

Perumahan Baru AS Menurun Tajam Sejak 2016 Ke Terendah Sembilan Bulan...
Wednesday, 18 July 2018 20:16 WIB

Groundbreaking rumah baru AS dan perizinan turun pada bulan Juni ke laju paling lambat dalam sembilan bulan, terkait tingkat hipotek yang lebih tinggi serta kenaikan biaya untuk tenaga kerja dan bahan...

Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Bertahan di 2.4% Ditengah Diskon Pakaian ...
Wednesday, 18 July 2018 16:03 WIB

Inflasi Inggris secara tidak terduga bertahan 2,4 persen bulan lalu karena pakaian dan permainan komputer yang lebih murah mengimbangi kenaikan biaya kendaraan. Harga konsumen tidak berubah dari Mei,...

Tenaga Kerja Inggris Menyentuh Rekor Tertingginya Seiring Berlanjutnya Penciptaan Lepangan Kerja...
Tuesday, 17 July 2018 15:54 WIB

Tenaga kerja Inggris naik ke rekor tertingginya dalam tiga bulan hingga Mei setelah ekonomi menciptakan lapangan kerja pada kecepatan yang lebih kuat dari yang diperkirakan. Jumlah orang yang bekerja...

Ritel AS Naik Lagi pada Juni Pasca Kenaikan Besar di Bulan Mei...
Monday, 16 July 2018 20:03 WIB

Penjualan di ritel seperti dealer mobil, restoran, dan situs Internet naik lagi pada bulan Juni setelah kenaikan mammoth pada Mei, menggarisbawahi kekuatan ekonomi AS saat perubahan musim semi menjadi...

POPULAR NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat,...

Harga Emas Berakhir Lebih Tinggi, Tetapi Turun Pada Pekan Kedua Beruntun

Harga emas berakhir dengan kenaikan pada hari...

LATEST NEWS
Saham China berakhir naik; skandal vaksin membatasi gains

Saham China berakhir naik pada Senin ini, dibantu oleh penguatan dalam sektor finansial dan industri, tetapi penurunan terjadi pada sektor perawatan kesehatan di tengah skandal vaksin membatasi kenaikan yang lebih luas. Indeks CSI300 blue-chip...

Saham Eropa dibuka lebih rendah terkait kekhawatiran geopolitik & ekonomi meningkat

Pasar Eropa membuka perdagangan pada Senin ini dengan catatan negatif, meniru perdagangan yang lebih lemah di pasar luar negeri. Stoxx 600 pan-Eropa turun 0,14 persen ke level 385,04 dengan hampir setiap sektor perdagangan di zona merah. Zona...

Saham Tokyo berakhir turun 3 hari berturut-turut terhadap penguatan yen

Saham Tokyo mengakhiri perdagangan untuk ketiga hari berturut-turut dengan penurunan pada Senin ini karena yen menguat terhadap dolar setelah Presiden AS Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa memanipulasi mata uang mereka. Indeks Nikkei 225...