Thursday, 17 August 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RBA Mempertahankan Suku Bunga, Properti Memenuhi Perlambatan Ekonomi
Tuesday, 4 April 2017 12:17 WIB | FISCAL & MONETARY |Moneter

Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah, yang tersisa dalam bentuk kelumpuhan kebijakan karena perumahan terlalu panas untuk memungkinkan pelonggaran dan ekonomi terlalu lemah untuk menyerap pengetatan.

Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe dan dewan direksi mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 1,5 persen pada hari Selasa, setelah harga property di Sydney melonjak pada bulan Maret di laju tahunan tercepat dalam hampir 15 tahun dan angka pengangguran naik ke level tertinggi sejak awal tahun lalu. Keputusan itu telah diperkirakan oleh semua 29 ekonom yang disurvei Bloomberg.

"Data terakhir konsisten dengan pertumbuhan moderat yang sedang berlangsung, kata Lowe dalam sebuah pernyataan setelah keputusan. œBeberapa indikator dari kondisi di pasar tenaga kerja telah melunak baru-baru ini. Secara khusus, tingkat pengangguran telah bergerak sedikit lebih tinggi dan pertumbuhan lapangan kerja tidak terlalu tinggi. 

Dolar Australia turun ke 75,83 sen AS pada pukul 14:34 siang di Sydney dari 76,05 sen sebelum pengumuman.

Ekonomi Australia sedann dalam pola bertahan karena pertumbuhan gagal untuk memacu perekrutan yang signifikan, sehingga mengakibatkan upah yang rendah dan inflasi melemah. Titik terang utama di lepas pantai di mana wilayah utama dari ekonomi global yang menunjukkan tanda-tanda suatu kenaikan disinkronkan. Pada saat yang sama, kekuatan properti di pesisir timur memicu regulator perbankan pada pekan lalu untuk mengencangkan pembatasan pinjaman, khususnya bagi investor perumahan.

Pembuat kebijakan AS cenderung lebih berpengaruh dibawah kenaikan suku bunga Federal Reserve dan berdampak terhadap nilai tukar lokal, menurut Peter kepala ekonom di QIC Ltd. Dolar Aussie naik lebih dari 5 persen dalam tahun ini, pemain terbaik kedua di antara 10 kelompok mata uang yang dilacak oleh Bloomberg.(frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Fed Melihat Neraca Bergerak Segera Pasca Debat Inflasi Memanas...
Thursday, 17 August 2017 01:16 WIB

Pejabat Federal Reserve melakukan debat terperinci mengenai inflasi sementara membiarkan kemungkinan untuk pengumuman pada bulan September mengenai waktu pengurangan neraca, menurut risalah dari p...

RBA lanjutkan kewaspadaannya pada hutang rumah tangga meski prospek membaik...
Tuesday, 15 August 2017 09:16 WIB

Bank sentral Australia memperbarui fokusnya pada meningkatnya hutang rumah tangga, bahkan meskipun prospek ekonomi negara membaik, menurut laporan keputusan kebijakan bulan ini dimana suku bunga tidak...

Dudley: Inflasi Akan Memerlukan Waktu Lama Untuk Mencapai Target The Fed...
Friday, 11 August 2017 00:03 WIB

Ketua Federal Reserve Bank of New York William Dudley memperingatkan bahwa "akan memakan waktu lama" agar inflasi naik ke target 2 persen bank sentral bahkan saat ia memberikan pandangan positif untuk...

Bullard: Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat...
Tuesday, 8 August 2017 04:21 WIB

Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga di mana mereka berada sekarang seiring inflasi mungkin tidak akan naik bahkan meskipun pasar kerja AS terus membaik, Presiden Fed St. Louis James Bu...

RBA Memperingatkan Mata Uang Asing Dapat Menekan Prospek Positif...
Friday, 4 August 2017 08:50 WIB

Bank sentral Australia mengulangi peringatannya bahwa mata uang tearaway dapat merusak prospek kerja dan pendapatan rumah tangga yang sebaliknya membaik dalam Pernyataan Kebijakan Moneter triwulanan p...

POPULAR NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih...

China Hentikan Impor dari Korea Utara

China mengumumkan hari Senin negara itu akan...

LATEST NEWS
Jepang Bukukan Surplus Perdagangan Bulanan Kedua Didorong Sektor Ekspor

Jepang membukukan surplus perdagangan untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Juli karena sektor ekspor terus tumbuh. Impor juga meningkat, menambah tanda-tanda bahwa permintaan domestik meningkat. Ekspor naik 13,4 persen dari tahun sebelumnya...

Saham Tokyo Dibuka Turun pada hari Kamis

Saham Tokyo dibuka turun pada hari Kamis dengan bank-bank mengalami kemerosotan setelah para pembuat kebijakan Federal Reserve AS mengisyaratkan tingkat kenaikan suku bunga yang lebih lambat pada pertemuan di bulan Juli. Indeks acuan Nikkei 225...

Minyak Turun Hampir ke 3 Minggu Terendahnya Karena Output AS Naik ke 2 Tahun Tertinggi

Minyak menahan kerugian di dekat penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga minggu terakhir seiring para investor mempertimbangkan untuk memperluas produksi minyak mentah A.S. melawan penurunan stok yang terus berlanjut selama periode permintaan...