Wednesday, 23 May 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Inggris Berencana Gelar Pemilihan Umum Dini Pada 8 Juni
Tuesday, 18 April 2017 20:34 WIB | FISCAL & MONETARY |Moneter

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengumumkan akan meminta parlemen melakukan pemungutan suara untuk pemilihan umum dini pada 8 Juni.

Sebelumnya, PM May pernah mengatakan tidak akan menggelar pemilihan umum hingga berakhirnya masa kerja parlemen saat ini pada tahun 2020 mendatang.

Namun dia mengatakan sudah mengubah keputusan tersebut untuk menjamin stabilitas pada masa proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dan setelahnya.

"Saya menyimpulkan bahwa satu-satunya cara untuk menjamin kepastian dan keamanan bagi tahun-tahun mendatang adalah dengan menggelar pemilihan umum ini," tuturnya di depan kediaman resminya, 10 Downing Street, pada Selasa (18/04).

Rencana pemilu dini ini disambut baik oleh pemimpin kubu oposisi Partai Buruh, Jeremy Corbyn.

"Saya menyambut baik keputusan perdana menteri untuk memberi rakyat Inggris kesempatan memilih pemerintah yang akan menempatkan kepentingan mayoritas sebagai yang pertama."

Sementara Ketua Partai Liberal Demokrat, Tim Farron, menyatakan dukungan lewat Twiiter, "Ini kesempatan kita untuk mengubah arah negara kita. Jika Anda ingin mencegah bencana Brexit yang keras."

Dukungan 2/3 anggota parlemen

May menjadi perdana menteri setelah mundurnya PM David Cameron karena referendum tentang masa depan keanggotaan Inggris di Uni Eropa -pertengahan tahun 2016 lalu- dimenangkan oleh kubu yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Pemungutan suara di parlemen -yang dibutuhkan untuk mewujudkan rencana PM May- akan digelar Rabu (19/04).

Menurut May, partai-partai politik lain 'melakukan permainan' yang menambah risiko pada kemampuan untuk membuat Brexil berhasil serta mengganggu kepastian dan stabilitas negara.

"Jadi kita butuh pemilihan umum dan kita butuh saat ini. Pada saat ini kita memiliki satu-satunya kesempatan untuk menyelesaikannya," tegasnya.

Rencana pemilu dini ini membutuhkan dukungan dua pertiga dari total anggota Majelis Rendah Parlemen Inggris, jadi bukan dua pertiga dari yang memberikan suara.

Dengan 650 kursi, maka PM May harus mendapat dukungan dari 434 anggota parlemen untuk bisa mewujudkan rencananya.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Powell kecilkan risiko ekonomi pasar berkembang dari kebijakan Fed...
Tuesday, 8 May 2018 14:34 WIB

Ekonomi pasar negara berkembang harus dapat mengatur dirinya seiring ekonomi pasar negara maju bergerak menuju kebijakan moneter yang lebih ketat, kata pimpinan Federal Reserve Jerome Powell, pada har...

The Fed Mempertahankan Suku Bunga Tidak Berubah, Mengatakan Inflasi Mendekati Target...
Thursday, 3 May 2018 01:13 WIB

Pejabat Federal Reserve meninggalkan suku bunga tidak berubah, mengakui inflasi mendekati target tanpa menunjukkan niat untuk membelok dari jalur bertahap kenaikan suku bunga mereka. "Inflasi pada ba...

Australia Mempertahankan Suku Bunga Saat Tenaga Kerja Menurun...
Tuesday, 1 May 2018 12:43 WIB

Australia mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada rekor terendah Selasa - seperti yang diharapkan - di tengah perlambatan jumlah perekrutan. Gubernur Reserve Bank Philip Lowe mempertaha...

Presiden SNB Jordan : 'Terlalu Dini' untuk Memperketat Kondisi Moneter...
Friday, 27 April 2018 15:28 WIB

Depresiasi Swiss franc adalah "melegakan" bagi ekonomi, tetapi masih terlalu dini untuk menyesuaikan kebijakan, Presiden Swiss National Bank (SNB) Thomas Jordan mengatakan. Setelah bertahun-tahun men...

BOJ Pertahankan Kebijakan Suku Bunga, Menjaga Target Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun...
Friday, 27 April 2018 10:17 WIB

Bank of Japan mempertahankan target imbal hasil obligasi 10-tahun JGB sekitar nol persen setelah pertemuan Jumat. BOJ menjaga tingkat keseimbangan kebijakan di -0.100%. Semua ekonom yang disurvei me...

POPULAR NEWS
Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah...

Emas pangkas penurunan setelah sentuh level terendah tahun ini

Emas berjangka ditutup turun tipis pada hari...

Dolar AS tergelincir seiring fokus berubah ke laporan pertemuan Fed

Dolar tergelincir pada hari Selasa setelah enam...

LATEST NEWS
AUD/JPY Berjuang Untuk Pertahankan 84,00, Tergelincir Menjelang Pidato Lowe RBA

AUD/JPY bergerak lebih rendah di sesi awal hari Rabu, menguji tepat di bawah level utama 84,00. Aussie rebound kuat untuk memulai minggu ini, tetapi momentum bullish sedang memburuk dengan cepat, dan AUD/JPY kembali turun setelah mencatatkan level...

Bursa Saham HK Bergerak Menurun Dalam Beberapa Menit Pertama

Bursa saham Hong Kong turun di sesi pembukaan pada hari Rabu seiring para investor kembali dari jeda satu hari ke kekhawatiran tentang pertemuan bersejarah AS-Korea Utara. Indeks Hang Seng merosot 0,14 persen, atau 42,48 poin, ke level...

Emas Naik Seiring Keraguan Atas KTT AS-Korea Utara

Emas naik seiring dengan ketegangan geopolitik muncul kembali setelah Presiden Donald Trump meragukan kemungkinan KTT dengan Korea Utara selama pertemuan di Oval Office dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. Bullion untuk pengiriman segera...