Sunday, 30 April 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Inggris Berencana Gelar Pemilihan Umum Dini Pada 8 Juni
Tuesday, 18 April 2017 20:34 WIB | FISCAL & MONETARY |Moneter

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengumumkan akan meminta parlemen melakukan pemungutan suara untuk pemilihan umum dini pada 8 Juni.

Sebelumnya, PM May pernah mengatakan tidak akan menggelar pemilihan umum hingga berakhirnya masa kerja parlemen saat ini pada tahun 2020 mendatang.

Namun dia mengatakan sudah mengubah keputusan tersebut untuk menjamin stabilitas pada masa proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dan setelahnya.

"Saya menyimpulkan bahwa satu-satunya cara untuk menjamin kepastian dan keamanan bagi tahun-tahun mendatang adalah dengan menggelar pemilihan umum ini," tuturnya di depan kediaman resminya, 10 Downing Street, pada Selasa (18/04).

Rencana pemilu dini ini disambut baik oleh pemimpin kubu oposisi Partai Buruh, Jeremy Corbyn.

"Saya menyambut baik keputusan perdana menteri untuk memberi rakyat Inggris kesempatan memilih pemerintah yang akan menempatkan kepentingan mayoritas sebagai yang pertama."

Sementara Ketua Partai Liberal Demokrat, Tim Farron, menyatakan dukungan lewat Twiiter, "Ini kesempatan kita untuk mengubah arah negara kita. Jika Anda ingin mencegah bencana Brexit yang keras."

Dukungan 2/3 anggota parlemen

May menjadi perdana menteri setelah mundurnya PM David Cameron karena referendum tentang masa depan keanggotaan Inggris di Uni Eropa -pertengahan tahun 2016 lalu- dimenangkan oleh kubu yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Pemungutan suara di parlemen -yang dibutuhkan untuk mewujudkan rencana PM May- akan digelar Rabu (19/04).

Menurut May, partai-partai politik lain 'melakukan permainan' yang menambah risiko pada kemampuan untuk membuat Brexil berhasil serta mengganggu kepastian dan stabilitas negara.

"Jadi kita butuh pemilihan umum dan kita butuh saat ini. Pada saat ini kita memiliki satu-satunya kesempatan untuk menyelesaikannya," tegasnya.

Rencana pemilu dini ini membutuhkan dukungan dua pertiga dari total anggota Majelis Rendah Parlemen Inggris, jadi bukan dua pertiga dari yang memberikan suara.

Dengan 650 kursi, maka PM May harus mendapat dukungan dari 434 anggota parlemen untuk bisa mewujudkan rencananya.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Draghi : Berkurangnya Resiko Terhadap Ekonomi Berlanjut...
Thursday, 27 April 2017 20:06 WIB

Data sejak pertemuan pada awal Maret lalu memastikan bahwa pemulihan siklis kawasan euro menjadi "semakin solid," kata Presiden ECB Mario Draghi. Pertumbuhan terus dilemahkan oleh lambannya pelak...

Tingkat Suku Bunga ECB Tidak Berubah, Mengulangi Rencana Pembelian Aset...
Thursday, 27 April 2017 19:20 WIB

Bank Sentral Eropa, seperti yang diharapkan, tidak membuat perubahan pada suku bunga Kamis ini dan mengulangi bahwa hal itu dapat meningkatkan ukuran atau memperpanjang durasi program pembelian as...

BoJ Tidak Ubah Kebijakan, Mengupgrade Prospek Ekonomi...
Thursday, 27 April 2017 10:37 WIB

Bank of Japan (BoJ) mengakhiri rapat tinjauan kebijakan 2 harinya, tidak menyesuaikan pengaturan kebijakan moneter, mempertahankan suku bunga di -10bps, sambil mempertahankan target yield 10thn ...

Draghi Tidak Lihat Adanya Alasan untuk Melenceng dari Pedoman Kebijakan ECB Sekarang ...
Thursday, 6 April 2017 15:30 WIB

Mario Draghi mengatakan inflasi di kawasan euro belum cukup kuat untuk membenarkan perubahan prospek kebijakan moneter. œSaya tidak melihat alasan untuk melenceng dari indikasi yang kami telah ...

The Fed Berencana Menurunkan Neraca Selanjutnya pada 2017...
Thursday, 6 April 2017 02:40 WIB

Mayoritas pejabat Federal Reserve mengatakan mereka mendukung perubahan kebijakan yang mulai menurunkan neraca bank sentral sebanyak $ 4,5 triliun pada akhir tahun ini, karena mereka menegaskan ke...

POPULAR NEWS
Emas hentikan penurunan 3 hari beruntun

Emas menguat tipis pada hari Kamis,...

Emas Ditetapkan untuk Penurunan Mingguan Kedua

Emas memimpin penurunan mingguan kedua...

Emas menuju penurunan mingguan kedua jelang Rilis GDP AS

Emas memimpin penurunan mingguan kedua...

LATEST NEWS
Polisi Gagalkan Rencana Aksi Teror Di London

Polisi mengatakan telah menggagalkan rencana teror setelah menembak seorang perempuan dalam penggerebekan di sebuah rumah di Willesden, London barat laut. Perempuan berusia 20-an itu, yang merupakan salah-seorang yang tengah diselidiki,...

Indeks Saham Hong Kong Merosot dari 20-Bulan Tertinggi (Review)

Indeks saham Hong Kong pada hari Jumat merosot dari level 20 bulan tertinggi yang sebelumnya didorong oleh arus kas masuk dari China daratan yang bergerak terus menerus. Indeks Hang Seng turun 0,3 persen ke level 24.615,13, sedangkan Indeks...

Dolar menguat vs yen, turun vs euro untuk 2 pekan beruntun

Dolar menguat terhadap yen pada hari Jumat, ditutup dengan kenaikan mingguan, setelah data resmi menunjukkan biaya tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi AS membaik secara moderat selama kuartal pertama. Namun, penurunan greenback terhadap euro...