Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Yellen Mengatakan Tidak Bijaksana Untuk Menahan Kebijakan Moneter Saat ini
Tuesday, 26 September 2017 23:52 WIB | FISCAL & MONETARY |Federal ReserveThe FedJannet Yellen

Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga secara bertahap merupakan kebijakan yang paling tepat saat ini pada saat ketidakpastian inflasi yang lebih tinggi.

"Ini akan menjadi tidak bijaksana untuk menjaga kebijakan moneter tertahan sampai inflasi kembali ke 2 persen," katanya pada hari Selasa dalam teks ucapan yang disiapkan untuk dibacakan di Cleveland. Selain itu dia mengatakan The Fed "juga harus waspada untuk bergerak terlalu lambat."

Para Bankir AS tengah memantau kemajuan pada sasaran inflasi 2 persen mereka, yang sebagian besar telah mereka lewatkan selama lima tahun terakhir. Meskipun demikian, perkiraan kuartalan Fed yang dirilis minggu lalu terus menunjukkan sebagian besar anggota yang menginginkan kenaikan satu tingkat tambahan tahun ini dan tiga lagi di tahun 2018.

Yellen, dalam pidatonya yang paling rinci mengenai risiko inflasi tahun ini, menggambarkan tiga area ketidakpastian dalam prospek inflasi. "Rekan-rekan saya dan saya mungkin salah menilai kekuatan pasar tenaga kerja, sejauh mana ekspektasi inflasi jangka panjang konsisten dengan sasaran inflasi kita, atau bahkan kekuatan fundamental yang mendorong inflasi," katanya.(mrv)

 

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Draghi: ECB Masih Belum Bisa Capai Target Inflasi pada tahun 2020...
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus monet...

ECB tahan suku bunga pada rekor rendah, ulangi pedoman dovishnya...
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomann...

Bank of England pertahankan suku bunga sebesar 0,5% ...
Thursday, 14 December 2017 19:22 WIB

Bank of England pada hari Kamis mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah sebesar 0,5%, sesuai perkiraan pasar sebelumnua setelah bank sentral ini pada bulan November menaikkan suku bunga untuk...

SNB dalam Mode Wait and See seiring Franc yang Lebih Lemah Bantu Prospek Inflasi...
Thursday, 14 December 2017 15:59 WIB

Swiss National Bank mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, berada dalam mode wait and see sambil memantau dampak dari franc yang lemah terhadap inflasi. Meski penurunan 8 persen franc terhada...

The Fed Naikkan Suku Bunga AS, Masih Mengharapkan 3 Kenaikan di 2018...
Thursday, 14 December 2017 02:28 WIB

Federal Reserve pada hari Rabu ini menaikkan suku bunga utama jangka pendek AS dari 1,25% ke 1,5%, namun sebagai tanda kewaspadaan bank sentral berpegang pada perkiraan sebelumnya untuk hanya tiga ken...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...