Monday, 18 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Fed melihat kemungkinan kenaikan suku bunga jangka pendek, namun keraguan akan inflasi tumbuh
Thursday, 23 November 2017 02:15 WIB | FISCAL & MONETARY |Federal ReserveFOMCThe Fed

Federal Reserve pada awal November melihat bahwa kenaikan suku bunga " jangka pendek" mungkin untuk dilakukan, namun para pejabat Fed juga mengungkapkan lebih banyak kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus berada di tingkat rendah yang mana bisa menjadi sebuah tanda bahwa bank sentral tersebut mungkin tidak akan agresif pada 2018 seperti perkiraan sebelumnya.

Bahasa dari The Fed pada pertemuan 31 Oktober - 1 November lebih lembut daripada diskusi bulan September, yang mencerminkan kekhawatiran bahwa inflasi rendah mungkin juga merupakan hasil dari "perkembangan yang bisa membuktikan ketahanan yang lebih," menurut the Fed minutes yang dirilis pada hari Rabu.

Meski sempat ragu, Fed tetap terlihat nyaman untuk kenaikan suku bunga lainnya dengan segera. Tingkat suku bunga acuan fed, sekarang berada di antara 1% dan 1,25%, kemungkinan akan meningkat seperempat poin pada pertemuan 12-13 Desember mendatang bank tersebut, Wall Street memprediksi.

Pertanyaan besarnya adalah apakah Fed akan bertahan pada tiga kenaikan suku bunga yang direncanakan sebelumnya pada 2018 nanti jika inflasi masih rendah. Prospeknya juga dibayangi oleh kepergian yang tertunda Presiden Janet Yellen, yang akan digantikan oleh anggota dewan Jerome Powell awal tahun depan. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS
Draghi: ECB Masih Belum Bisa Capai Target Inflasi pada tahun 2020...
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus monet...

ECB tahan suku bunga pada rekor rendah, ulangi pedoman dovishnya...
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomann...

Bank of England pertahankan suku bunga sebesar 0,5% ...
Thursday, 14 December 2017 19:22 WIB

Bank of England pada hari Kamis mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah sebesar 0,5%, sesuai perkiraan pasar sebelumnua setelah bank sentral ini pada bulan November menaikkan suku bunga untuk...

SNB dalam Mode Wait and See seiring Franc yang Lebih Lemah Bantu Prospek Inflasi...
Thursday, 14 December 2017 15:59 WIB

Swiss National Bank mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, berada dalam mode wait and see sambil memantau dampak dari franc yang lemah terhadap inflasi. Meski penurunan 8 persen franc terhada...

The Fed Naikkan Suku Bunga AS, Masih Mengharapkan 3 Kenaikan di 2018...
Thursday, 14 December 2017 02:28 WIB

Federal Reserve pada hari Rabu ini menaikkan suku bunga utama jangka pendek AS dari 1,25% ke 1,5%, namun sebagai tanda kewaspadaan bank sentral berpegang pada perkiraan sebelumnya untuk hanya tiga ken...

POPULAR NEWS
Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya...

Emas Berakhir Naik Tipis, Tandai Kenaikan Mingguan Pertama dalam 1-Bulan

Emas berakhir dengan kenaikan moderat pada hari...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI (Review)

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...

Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya pada hari Jumat ini dengan S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenakikan mingguan mereka menjadi empat minggu karena Partai Republik bersiap untuk menguraikan versi akhir dari...

Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di belakang pasar minyak tetap [Organisasi Negara...