Tuesday, 16 January 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
BOJ Pertahankan Stimulus Terkait Laju Inflasi Dibalik Pertumbuhan Ekonomi
Thursday, 21 December 2017 10:24 WIB | FISCAL & MONETARY |Ekonomi JepangBank of JapanBOJ

Bank of Japan membiarkan stimulus moneter tidak berubah dalam pertemuan kebijakan akhir tahun 2017, yang tersisa pada cruise control karena menunggu kenaikan inflasi yang sangat rendah.

Bank sentral akan terus menargetkan suku bunga dan membeli aset keuangan untuk mencapai tujuan inflasi 2 persen, katanya dalam pernyataannya pada hari Kamis. Hasilnya diprediksi oleh seluruh 44 ekonom yang disurvei Bloomberg.

Dengan ekonomi Jepang yang terus tumbuh dengan kecepatan yang sehat, dan inflasi setidaknya bergerak ke arah yang benar, ada sedikit tekanan pada BOJ untuk bertindak dalam waktu dekat. Ini membedakannya dari mitra globalnya, dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa bergerak mendekati normalisasi kebijakan.

"Pemulihan ekonomi yang solid memberi waktu kepada BOJ untuk duduk tegak," Norio Miyagawa, seorang ekonom senior di Mizuho Securities Co, mengatakan sebelum keputusan tersebut. "Rencana BOJ untuk saat ini adalah menunggu dan melihat dengan tetap berpegang pada stimulus saat ini. "

Namun para ekonom dan investor melihat lebih jauh ke depan, dengan beberapa yang berspekulasi bahwa BOJ akan bergabung dengan beberapa mitra internasionalnya dalam mengetatkan kebijakan tahun depan. Sambutan pers Gubernur Haruhiko Kuroda kemudian di hari Kamis akan diuraikan sebagai petunjuk apakah dan kapan hal itu bisa terjadi.

Pemungutan suara dewan BOJ pada hari Kamis adalah 8-1 pada tingkat kebijakan dan dengan suara bulat pada pembelian aset. Goushi Kataoka, yang bergabung dengan dewan direksi pada bulan Juli, tidak menyetujui kebijakan suku bunga tersebut.

BOJ belum mengubah kerangka kebijakannya sejak September 2016, ketika menerapkan program pengendalian imbal hasil, menetapkan suku bunga sebesar -0,1 persen pada beberapa bank reserves dan target sekitar 0 persen untuk imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun. Ini juga terus membeli aset dalam jumlah besar, sebagian besar merupakan obligasi pemerintah Jepang.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Peneliti PBOC Melihat Ruang untuk Kenaikan Suku Bunga...
Monday, 8 January 2018 10:32 WIB

Inflasi pabrik yang lebih cepat dan keuntungan di sektor industri pada tahun lalu telah menciptakan ruang bagi kenaikan suku bunga secara keseluruhan, kata peneliti People of Bank of China, Ji Min, me...

Sebagian Besar Pejabat The Fed Mendukung Kenaikan Suku Bunga Secara Bertahap...
Thursday, 4 January 2018 02:28 WIB

Pejabat Federal Reserve pada bulan Desember memperdebatkan risiko terhadap prospek ekonomi AS, dengan beberapa pihak yang prihatin dengan inflasi rendah dan yang lainnya menunjukkan pertumbuhan yang k...

RBA Meningkatkan Kepercayaan Bahwa Pengangguran Akan Turun Lebih Jauh, CPI Naik...
Tuesday, 19 December 2017 08:28 WIB

Bank sentral Australia menunjukkan peningkatan kepercayaan ekonomi akan menguat lagi di tahun depan, yang berpotensi meletakkan dasar untuk pengetatan kebijakan pertama sejak 2010, menurut risalah dar...

Draghi: ECB Masih Belum Bisa Capai Target Inflasi pada tahun 2020...
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus monet...

ECB tahan suku bunga pada rekor rendah, ulangi pedoman dovishnya...
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomann...

POPULAR NEWS
Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level...

Dolar Memulai Pekan ini Dengan Lanjutkan Kerugian

Tren melemahnya dollar berlanjut pada hari...

Emas Reli ke level Tertinggi 4 Bulan seiring Dolar AS Perpanjang Penurunan

Emas naik ke level tertinggi dalam empat bulan...

LATEST NEWS
GBP/USD Menyentuh Level Terendah Baru Pasca IHK Inggris

Pasangan GBP/USD melanjutkan penurunan dari level tertinggi pasca Brexit dan sesi terendah baru setelah rilis angka inflasi Inggris. Saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,3770-65, pasangan ini bertemu dengan beberapa pasokan setelah inflasi...

Emas Turun dari Level 4 Bulan Tertinggi Seiring Penguatan Dolar

Emas turun dari level empat bulan tertinggi karena dolar memperoleh kembali dorongan dan saham di Eropa mempertahankan nada bullish. Bullion untuk pengiriman segera turun 0,4 % pada level $ 1,334.60 / oz. Logam naik ke level $ 1,344.81 pada hari...

Tingkat Inflasi Inggris Mencapai 3%, Penurunan Pertama dalam 6 Bulan

Inflasi Inggris menurun untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir di bulan Desember, berkat biaya tarif tiket pesawat serta permainan dan mainan. Penurunan tersebut menjadi 3 persen dari sebelumnya 3,1 persen di bulan November, merupakan...