Sunday, 19 August 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Powell kecilkan risiko ekonomi pasar berkembang dari kebijakan Fed
Tuesday, 8 May 2018 14:34 WIB | FISCAL & MONETARY |Federal Reserve

Ekonomi pasar negara berkembang harus dapat mengatur dirinya seiring ekonomi pasar negara maju bergerak menuju kebijakan moneter yang lebih ketat, kata pimpinan Federal Reserve Jerome Powell, pada hari Selasa.

Muncul di panel pada konferensi yang disponsori oleh Swiss National Bank di Zurich, Powell mengatakan peran kebijakan moneter AS dalam mendorong kondisi keuangan global dan arus modal "sering dibesar-besarkan." Peningkatan baik dalam pertumbuhan global dan harga komoditas juga merupakan faktor, katanya. Namun, Fed harus tetap waspada terhadap "sentimen risiko" ke depan, kata Powell.

Untuk bagiannya, The Fed akan mencoba untuk menghindari gangguan pasar dengan mengkomunikasikan strategi kebijakannya "sejelas dan setransparen mungkin," katanya. Dan sejauh ini, sangat bagus. "Normalisasi kebijakan Fed telah berlangsung tanpa gangguan ke pasar keuangan, dan ekspektasi pelaku pasar untuk kebijakan tampaknya cukup selaras dengan harapan pembuat kebijakan ... menunjukkan bahwa pasar tidak boleh terkejut dengan tindakan kami jika ekonomi berkembang sesuai dengan harapan," kata pimpinan the Fed. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS
Carney : Peluang Inggris Keluar dari Uni Eropa Tanpa Kesepakatan 'Sangat Tinggi'...
Friday, 3 August 2018 14:48 WIB

Mark Carney dirinya ikut kembali ke debat Brexit, mengatakan kesempatan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan adalah "sangat tinggi." Intervensi menunjukkan Gubernur Bank of England (...

Bank of England menaikkan suku bunga pinjaman menjadi 0,75%...
Thursday, 2 August 2018 18:21 WIB

Bank of England pada Kamis ini, seperti yang diharapkan, menaikkan suku bunga bank sebesar 25 basis poin, atau seperempat persentase poin, menjadi 0,75%. Sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter mem...

Fed pertahankan suku bunga stabil, menandakan kenaikan lain segera ...
Thursday, 2 August 2018 01:19 WIB

Federal Reserve mempertahankan kebijakan suku bunga stabil pada hari Rabu sementara ini  menandakan pihaknya melihat kenaikan suku bunga lainnya kemungkinan akan terjadi secepatnya pada September...

Kuroda Mendorong Melalui Perubahan untuk Tetap Mencapai Target Inflasi...
Tuesday, 31 July 2018 14:16 WIB

Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda mendorong perubahan program stimulus moneter radikalnya seiring bank sentral mempersiapkan perjuangan yang lebih lama untuk memicu inflasi. Sementara menj...

BOJ Menjaga Tingkat Suku Bunga, Memungkinkan Fleksibilitas Dalam Obligasi...
Tuesday, 31 July 2018 11:24 WIB

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan target imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun pada sekitar nol persen, sambil mengatakan akan memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam operasi obligasi, set...

POPULAR NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan

Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur...

Emas naik, tetapi ditetapkan untuk penurunan mingguan terbesar dalam 15 bulan

Harga emas naik lebih tinggi di awal perdagangan...

LATEST NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan

Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur melawan serangkaian saingan utamanya tetapi rally terhadap beberapa pasar yang muncul di tengah kekhawatiran atas sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap...

Sentimen Konsumen di AS Turun ke Terendahnya Dalam Hampir Setahun Terakhir

Sentimen konsumen AS secara tidak terduga turun ke level terendahnya dalam hampir setahun terakhir di tengah pandangan yang kurang menguntungkan pada pembelian barang-barang tiket besar dan kekhawatiran terus-menerus tentang ketegangan perdagangan,...

Saham AS Datar Cenderung Sedikit Lebih Rendah Setelah Laporan Laba yang Mengecewakan

Saham AS dibuka bergerak mendatar cenderung sedikit lebih rendah pada hari Jumat, beringsut setelah laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan dan tekanan baru pada mata uang lira Turki. Indeks S & P 500 turun 0,1% ke level 2,837.54,...