Sunday, 21 October 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Philip Lowe RBA Pertahankan Suku Bunga Acuan sebesar 1,5%
Tuesday, 2 October 2018 11:49 WIB | FISCAL & MONETARY |

Mengikuti versi pernyataan yang diformat ulang pada hari Selasa di situs web Reserve Bank of Australia, setelah Gubernur Philip Lowe dan dewannya mempertahankan target suku bunga semalam sebesar 1,5 persen.

Pada pertemuan hari ini, Dewan memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah pada 1,50 persen.

Ekspansi ekonomi global terus berlanjut. Sejumlah ekonomi maju tumbuh pada tingkat tren di atas rata- rata dan tingkat pengangguran rendah. Pertumbuhan di China telah sedikit melambat, dengan kebijakan pelonggaran otoritas sambil terus memperhatikan risiko di sektor keuangan. Secara global, inflasi tetap rendah, meskipun telah meningkat karena harga minyak yang lebih tinggi dan beberapa peningkatan dalam pertumbuhan upah. Pengambilan inflasi lebih lanjut diharapkan mengingat pasar tenaga kerja yang ketat, dan di Amerika Serikat, stimulus fiskal yang cukup besar. Satu ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai pandangan global berasal dari arah kebijakan perdagangan internasional di Amerika Serikat.

Kondisi keuangan di negara maju tetap ekspansif, meskipun secara bertahap menjadi kurang begitu di beberapa negara. Imbal hasil obligasi pemerintah telah bergerak sedikit lebih tinggi, tetapi spread kredit umumnya tetap rendah. Ada apresiasi dolar AS yang berbasis luas tahun ini. Di Australia, suku bunga pasar uang lebih tinggi dari pada awal tahun, meskipun mereka telah menurun sejak akhir Juni. Sebagai tanggapan, beberapa pemberi pinjaman telah meningkatkan tingkat hipotek variabel standar mereka dengan jumlah yang kecil, sementara pada saat yang sama mengurangi tingkat hipotek untuk beberapa pinjaman baru.

Akun nasional terbaru menegaskan bahwa ekonomi Australia tumbuh kuat selama setahun terakhir, dengan PDB meningkat 3,4 persen. Perkiraan Bank sentral tetap untuk pertumbuhan hingga rata-rata sedikit di atas 3 persen pada 2018 dan 2019. Kondisi bisnis adalah investasi bisnis positif dan non-pertambangan diperkirakan akan meningkat. Tingkat investasi infrastruktur publik yang lebih tinggi juga mendukung perekonomian, seperti juga pertumbuhan dalam ekspor sumber daya. Salah satu sumber ketidakpastian yang berkelanjutan merupakan prospek untuk konsumsi rumah tangga. Pertumbuhan pendapatan rumah tangga tetap rendah dan tingkat utang tinggi. Kekeringan telah menyebabkan kondisi yang sulit di bagian sektor pertanian.(arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
May Mengatakan Dapat Memperpanjang Transisi Brexit dalam Beberapa Bulan...
Thursday, 18 October 2018 16:09 WIB

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan ia mengkaji rencana yang akan memperpanjang periode transisi, yang sudah harus membuat AS terikat dengan aturan UE selama 21 bulan setelah hari Brexit, u...

Mayoritas pejabat Fed percaya kebijakan suku bunga harus menjadi restriktif...
Thursday, 18 October 2018 01:38 WIB

Mayoritas pejabat senior Federal Reserve percaya bahwa suku bunga akan terus meningkat sampai kebijakan menjadi restriktif, menurut laporan pertemuan September bank sentral yang dirilis pada hari Rabu...

Fed Menaikkan Suku Bunga, Memberi Sinyal Untuk Kenaikan Selanjutnya Pada Desember...
Thursday, 27 September 2018 01:22 WIB

The Federal Reserve pada hari Rabu menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan mengisyaratkan itu bersiap untuk meningkat lagi pada bulan Desember, karena juga mengubah bahasa yang bi...

Swiss National Bank Pertahankan Suku Bunga Stabil Di -0,75%, Sesuai Harapan Luas...
Thursday, 20 September 2018 14:54 WIB

Anggota dewan Swiss National Bank (SNB) memutuskan untuk meninggalkan suku bunga deposito acuan tidak berubah di -0,75% pada penilaian moneter kuartalan yang diadakan hari ini. Bank sentral mempertah...

Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya...
Wednesday, 19 September 2018 10:31 WIB

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. B...

POPULAR NEWS
Emas menetap lebih tinggi, meski kenaikan dolar AS

Harga emas menetap lebih tinggi hari Kamis,...

Saham AS Dibuka Lebih Rendah Terkait Hasil Pertemuan The Fed

Saham AS dibuka pada catatan lemah pada Kamis...

Dow kehilangan lebih dari 300 poin, sementara Nasdaq jatuh 2%

Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Kamis...

LATEST NEWS
Saham Shanghai Reli setelah Didorong Pernyataan yang Positif (Review)

Saham Shanghai rebound dari penurunan di awal perdagangan dengan melonjak lebih dari dua persen pada hari Jumat setelah pejabat ekonomi top membuat pernyataan terkoordinasi yang jarang ditujukan untuk menopang kepercayaan investor di pasar negara...

Saham AS berakhir variatif; Nasdaq derita penurunan mingguan 0,6%

Saham AS ditutup beragam untuk sesi yang berombak hari  Jumat, dengan Dow Jones Industrial Average mengambil kembali sebagian kecil dari penurunan lebih dari 300 poin sesi sebelumnya. Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi tertinggal di...

Euro temukan pijakan seiring Uni Eropa ringankan kritik Italia

Pasar valuta asing mencerminkan peningkatan sentimen risiko setelah data lamban pada pertumbuhan ekonomi China diimbangi oleh kata-kata dukungan pemerintah Cina pada hari Jumat. Selain itu, seorang pejabat Uni Eropa berusaha meredakan ketegangan...