Thursday, 17 August 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WN Turki Setujui Referendum, Perkuat Kewenangan Presiden
Tuesday, 18 April 2017 04:28 WIB | GLOBAL |Global

Partai yang berkuasa di Turki mengklaim kemenangan dalam referendum yang memberi kewenangan baru yang luas kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, demikian diumumkan pihak berwenang Minggu malam.

Setelah 99 persen surat suara dihitung, media resmi pemerintah Turki melaporkan jumlah suara "ya" lebih dari 51 persen, dan suara "tidak" kurang dari 49 persen. Kepala dewan pemilu Turki kemudian mengukuhkan hasil itu dan mengatakan penghitungan resmi akan dirilis dalam 12 hari ke depan.

Kepada pendukungnya yang bersorak di luar kediaman resminya di Istanbul, Erdogan mengatakan, kamp "ya" mendapat 25 juta suara - 1,3 juta lebih dari yang diberikan penentang perubahan besar itu. Ia juga mengatakan referendum itu mengakhiri sejarah intervensi militer Turki dalam pemerintahan selama puluhan tahun. "Untuk pertama kali dalam sejarah republik ini, kita mengubah sistem pemerintahan melalui politik sipil," ujarnya dalam pidato singkat.

Suara œYa berarti parlemen Turki umumnya akan disisihkan. Perdana menteri dan kabinet akan dihapus, dan menteri-menteri akan ditunjuk langsung oleh presiden dan bertanggungjawab kepadanya. Presiden juga akan menetapkan anggaran.

Amandemen konstitusi itu juga mengakhiri netralitas resmi presiden, yang memungkinkannya memimpin partai politik. Presiden akan berwenang membubarkan parlemen, menyatakan keadaan darurat, dan kewenangannya bertambah untuk menunjuk hakim mahkamah agung dan mahkamah konstitusi.

Referendum itu memecah-belah Turki. Pendukung dan penentang sama-sama mengatakan masa depan negara itu dipertaruhkan.

Erdogan menegaskan reformasi itu akan menciptakan sistem pemerintahan yang cepat dan efisien yang akan memungkinkan Turki menghadapi tantangan memerangi teror dan perlambatan ekonomi.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Australia Temukan Bukti Baru Terkait Kemungkinan Lokasi Jatuhnya Pesawat Malaysia...
Thursday, 17 August 2017 00:56 WIB

Sejumlah ilmuwan Australia mengatakan, mereka memiliki bukti baru yang mengukuhkan konsensus sebelumnya mengenai kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat Malaysia yang hilang tanpa jejak tiga tahun lalu. ...

Perseteruan AS-Korea Utara Mengancam Perdamaian Penduduk Asli Guam...
Wednesday, 16 August 2017 18:01 WIB

Ancaman Korea Utara untuk melakukan serangan misil atas pulau Guam telah memicu seruan perdamaian dari kelompok penduduk asli Guam, yang khawatir akan pecahnya lagi perang setelah menderita ratusan ta...

Korut Tampaknya Tangguhkan Rencana Menembak Misil ke Guam...
Wednesday, 16 August 2017 11:12 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hari Selasa tampaknya menangguhkan rencana menembakkan misil ke Guam, tindakan yang dapat membantu meredakan kemungkinan perang dan memberi momentum baru bagi usaha di...

Uber Setuju Untuk Meningkatkan Privasi Data Konsumen Setelah Penyelidikan FTC...
Wednesday, 16 August 2017 01:29 WIB

Uber Technologies Inc. setuju untuk menyelesaikan penyelidikan AS yang menemukan perusahaan tersebut menipu konsumen karena tidak melindungi data sensitif mereka. Penyelesaian dengan Federal Trade Co...

Trump Kecam Kelompok-kelompok Supremasi Kulit Putih...
Wednesday, 16 August 2017 00:12 WIB

Seorang perempuan tewas Sabtu lalu, di Charlottesville, Virginia, setelah sebuah mobil berkecepatan tinggi dengan sengaja menabrak kerumunan demonstran yang menentang pawai itu. Tragedi ini membangkit...

POPULAR NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih...

China Hentikan Impor dari Korea Utara

China mengumumkan hari Senin negara itu akan...

LATEST NEWS
Jepang Bukukan Surplus Perdagangan Bulanan Kedua Didorong Sektor Ekspor

Jepang membukukan surplus perdagangan untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Juli karena sektor ekspor terus tumbuh. Impor juga meningkat, menambah tanda-tanda bahwa permintaan domestik meningkat. Ekspor naik 13,4 persen dari tahun sebelumnya...

Saham Tokyo Dibuka Turun pada hari Kamis

Saham Tokyo dibuka turun pada hari Kamis dengan bank-bank mengalami kemerosotan setelah para pembuat kebijakan Federal Reserve AS mengisyaratkan tingkat kenaikan suku bunga yang lebih lambat pada pertemuan di bulan Juli. Indeks acuan Nikkei 225...

Minyak Turun Hampir ke 3 Minggu Terendahnya Karena Output AS Naik ke 2 Tahun Tertinggi

Minyak menahan kerugian di dekat penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga minggu terakhir seiring para investor mempertimbangkan untuk memperluas produksi minyak mentah A.S. melawan penurunan stok yang terus berlanjut selama periode permintaan...