Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WN Turki Setujui Referendum, Perkuat Kewenangan Presiden
Tuesday, 18 April 2017 04:28 WIB | GLOBAL |Global

Partai yang berkuasa di Turki mengklaim kemenangan dalam referendum yang memberi kewenangan baru yang luas kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, demikian diumumkan pihak berwenang Minggu malam.

Setelah 99 persen surat suara dihitung, media resmi pemerintah Turki melaporkan jumlah suara "ya" lebih dari 51 persen, dan suara "tidak" kurang dari 49 persen. Kepala dewan pemilu Turki kemudian mengukuhkan hasil itu dan mengatakan penghitungan resmi akan dirilis dalam 12 hari ke depan.

Kepada pendukungnya yang bersorak di luar kediaman resminya di Istanbul, Erdogan mengatakan, kamp "ya" mendapat 25 juta suara - 1,3 juta lebih dari yang diberikan penentang perubahan besar itu. Ia juga mengatakan referendum itu mengakhiri sejarah intervensi militer Turki dalam pemerintahan selama puluhan tahun. "Untuk pertama kali dalam sejarah republik ini, kita mengubah sistem pemerintahan melalui politik sipil," ujarnya dalam pidato singkat.

Suara œYa berarti parlemen Turki umumnya akan disisihkan. Perdana menteri dan kabinet akan dihapus, dan menteri-menteri akan ditunjuk langsung oleh presiden dan bertanggungjawab kepadanya. Presiden juga akan menetapkan anggaran.

Amandemen konstitusi itu juga mengakhiri netralitas resmi presiden, yang memungkinkannya memimpin partai politik. Presiden akan berwenang membubarkan parlemen, menyatakan keadaan darurat, dan kewenangannya bertambah untuk menunjuk hakim mahkamah agung dan mahkamah konstitusi.

Referendum itu memecah-belah Turki. Pendukung dan penentang sama-sama mengatakan masa depan negara itu dipertaruhkan.

Erdogan menegaskan reformasi itu akan menciptakan sistem pemerintahan yang cepat dan efisien yang akan memungkinkan Turki menghadapi tantangan memerangi teror dan perlambatan ekonomi.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak...
Tuesday, 17 October 2017 03:38 WIB

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai kuasa hukum Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-hye, mengundurkan diri serentak hari Senin (16/10) sebagai protes atas apa yang mereka katakan perad...

Tesla Pecat Ratusan Karyawan Setelah Review Tahunan ...
Monday, 16 October 2017 20:21 WIB

Tesla Motors memecat ratusan karyawannya setelah menyelesaikan review kinerja tahunannya, walaupun produsen mobil listrik ini berusaha memenuhi permintaan sedan Model 3 barunya.   Perusahaan yang b...

Korut siap meluncurkan rudalnya jelang latihan AS-Korsel...
Monday, 16 October 2017 08:30 WIB

Menurut laporan media Korea Selatan, Korea Utara diyakini tengah bersiap meluncurkan rudal balistik menjelang latihan angkatan laut gabungan oleh AS dan Korea Selatan. Latihan gabungan militer antara...

ASEAN Perpanjang Perjanjian Pertukaran Mata Uang...
Saturday, 14 October 2017 04:31 WIB

ASEAN telah setuju untuk memperpanjang kesepakatan pertukaran mata uang untuk dua tahun lagi yang akan memberikan dukungan keuangan senilai 2 miliar dolar, kantor berita Reuters melaporkan, mengutip p...

AS, Israel Mundur dari UNESCO...
Friday, 13 October 2017 22:37 WIB

Menyusul keputusan Amerika, Kamis (13/10) untuk mundur dari UNESCO, Israel juga mengumumkan akan mundur dari organisasi PBB untuk urusan pendidikan, sains, dan budaya itu. Amerika sudah berhenti menda...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

LATEST NEWS
Saham AS Bersiap Merosot dari Rekornya Seiring Pedagang Fokus pada Laba Goldman, Morgan Stanley

Saham di Wall Street tampak bersiap untuk merosot dari tingkat rekornya pada sesi pembukaan hari Selasa, karena para pedagang fokus pada gelombang berikutnya dari laporan pendapatan. Laporan dari sektor perbankan Morgan Stanley dan Goldman...

Euro Turun Terkait Reaksi Spanyol; Saham jatuh

Euro memperpanjang penurunan dan saham melayang lebih rendah karena respons Spanyol terhadap ancaman pemisahan diri Catalonian memicu kekhawatiran bahwa krisis tersebut dapat meningkat. Dolar menguat di tengah spekulasi bahwa ketua Federal Reserve...

Pasar Eropa Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Ditengah Laporan Laba dan Data Inflasi Inggris

Pasar Eropa dibuka sedikit lebih tinggi pada Selasa pagi, karena investor memantau perkembangan politik terakhir yang keluar dari zona euro. Indeks Pan-European Stoxx 600 naik tipis sekitar 0,11 persen sesaat setelah sesi pembukaan dengan...