Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Korea Utara Akan Lakukan Uji Coba Rudal Setiap Minggu
Tuesday, 18 April 2017 20:20 WIB | GLOBAL |

Korea Utara akan menguji coba rudal setiap minggu, meskipun mendapat kecaman internasional dan terjadi ketegangan militer dengan Amerika Serikat.

Penegasan itu diutarakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol, dalam wawancara khusus dengan wartawan BBC John Sudworth di Pyongyang.

"Kami akan melakukan uji coba rudal lagi setiap minggu, setiap bulan dan setiap tahun," kata Han Song-ryol.

Ditambahkannya bahwa Korea Utara yakin senjata nuklir yang dimilikinya 'melindungi' negara itu dari ancaman aksi militer Amerika Serikat.

"Jika Amerika Serikat ceroboh dengan melancarkan tindakan militer, itu berarti akan ada perang habis-habisan sejak hari pertama," tegas Han Song-ryol.

Pemerintah Korea Utara menganggap Amerika sebagai agresor.

Sebelumnya wakil presiden Amerika Serikat, dalam rangkaian kunjungan ke Asia, memperingatkan Korea Utara untuk tidak menguji kesabaran Amerika.

Pence mengatakan 'era kesabaran strategis' dengan Korea Utara telah berakhir. Kunjungan wakil presiden Amerika ini mencakup Korea Selatan, Jepang, Indonesia dan Australia.

Pence tiba di ibu kota Korea Selatan, Seoul, pada Minggu (16/04), beberapa jam setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal yang berakhir gagal.

Ketegangan

Dalam kunjungannya ke Jepang pada Selasa (18/04), Mike Pence menyebut pemerintah Korea Utara sebagai 'ancaman paling besar' terhadap kawasan. Dia menegaskan kembali bahwa meskipun Amerika dan sekutu-sekutunya akan menerapkan tekanan ekonomi, 'semua opsi dipertimbangkan' dalam menghadapi Pyongyang.

Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat belakangan di tengah retorika panas yang disuarakan oleh Korea Utara dan Amerika Serikat.

"Jika Amerika Serikat merencanakan serangan militer terhadap kami, maka kami akan merespon dengan serangan nuklir penangkal, sesuai dengan gaya dan metode kami," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol, dalam wawancara dengan BBC.

Negara itu meningkatkan uji coba rudal dan nuklir selama beberapa tahun belakangan, meskipun dikritik dan dikenai sanksi oleh PBB.

Tujuan uji coba itu adalah agar negara itu mampu menempatkan hulu ledak nuklir pada rudal balistik antarbenua yang dapat mencapai sasaran-sasaran di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump sudah mengatakan hal itu tidak akan terjadi, dan meningkatkan tekanan kepada Korea Utara yang terisolasi dari dunia luar.

Amerika Serikat mengerahkan sejumlah kapal menuju Semenanjung Korea, termasuk kapal induk USS Carl Vinson.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak...
Tuesday, 17 October 2017 03:38 WIB

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai kuasa hukum Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-hye, mengundurkan diri serentak hari Senin (16/10) sebagai protes atas apa yang mereka katakan perad...

Tesla Pecat Ratusan Karyawan Setelah Review Tahunan ...
Monday, 16 October 2017 20:21 WIB

Tesla Motors memecat ratusan karyawannya setelah menyelesaikan review kinerja tahunannya, walaupun produsen mobil listrik ini berusaha memenuhi permintaan sedan Model 3 barunya.   Perusahaan yang b...

Korut siap meluncurkan rudalnya jelang latihan AS-Korsel...
Monday, 16 October 2017 08:30 WIB

Menurut laporan media Korea Selatan, Korea Utara diyakini tengah bersiap meluncurkan rudal balistik menjelang latihan angkatan laut gabungan oleh AS dan Korea Selatan. Latihan gabungan militer antara...

ASEAN Perpanjang Perjanjian Pertukaran Mata Uang...
Saturday, 14 October 2017 04:31 WIB

ASEAN telah setuju untuk memperpanjang kesepakatan pertukaran mata uang untuk dua tahun lagi yang akan memberikan dukungan keuangan senilai 2 miliar dolar, kantor berita Reuters melaporkan, mengutip p...

AS, Israel Mundur dari UNESCO...
Friday, 13 October 2017 22:37 WIB

Menyusul keputusan Amerika, Kamis (13/10) untuk mundur dari UNESCO, Israel juga mengumumkan akan mundur dari organisasi PBB untuk urusan pendidikan, sains, dan budaya itu. Amerika sudah berhenti menda...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

LATEST NEWS
Saham AS Bersiap Merosot dari Rekornya Seiring Pedagang Fokus pada Laba Goldman, Morgan Stanley

Saham di Wall Street tampak bersiap untuk merosot dari tingkat rekornya pada sesi pembukaan hari Selasa, karena para pedagang fokus pada gelombang berikutnya dari laporan pendapatan. Laporan dari sektor perbankan Morgan Stanley dan Goldman...

Euro Turun Terkait Reaksi Spanyol; Saham jatuh

Euro memperpanjang penurunan dan saham melayang lebih rendah karena respons Spanyol terhadap ancaman pemisahan diri Catalonian memicu kekhawatiran bahwa krisis tersebut dapat meningkat. Dolar menguat di tengah spekulasi bahwa ketua Federal Reserve...

Pasar Eropa Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Ditengah Laporan Laba dan Data Inflasi Inggris

Pasar Eropa dibuka sedikit lebih tinggi pada Selasa pagi, karena investor memantau perkembangan politik terakhir yang keluar dari zona euro. Indeks Pan-European Stoxx 600 naik tipis sekitar 0,11 persen sesaat setelah sesi pembukaan dengan...