Wednesday, 23 May 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Polisi Perancis Tangkap 2 Pria, Gagalkan Serangan Teroris
Wednesday, 19 April 2017 04:22 WIB | GLOBAL |Global

Polisi di Perancis pada Selasa (18/4) menangkap dua œorang radikal Perancis, dan menggagalkan apa yang mereka sebut sebagai serangan œdalam waktu dekat, hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden.

Menteri Dalam Negeri Perancis, Matthias Fekl, yang berbicara dalam konferensi pers singkat, mengatakan polisi menyita senjata dan bahan-bahan pembuat bom dari orang-orang itu. Dia tidak memberikan rincian lain tentang target potensial atau motif, tetapi mengatakan dia menduga serangan itu direncanakan œmenjelang pemilihan presiden Perancis.

Fekl mengatakan kedua orang itu ditangkap di kota Versailles, Perancis selatan, oleh agen keamanan dalam negeri Perancis.

Dia mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, dan, polisi telah menemukan œunsur-unsur yang mendukung rencana serangan teror itu.

Kandidat presiden berhaluan kanan Marine Le Pen mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa polisi memperingatkannya tentang kedua orang itu pekan lalu dan tim keamanannya menerima foto-foto ke-dua orang tersebut pada hari Kamis. Presiden Francois Hollande menyebut penangkapan itu œluar biasa dan memuji polisi karena mencegah rencana serangan teror.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Picu Kebakaran, Remaja AS Harus Bayar $37 Juta...
Wednesday, 23 May 2018 03:53 WIB

Seorang remaja yang memicu kebakaran hebat di negara bagian Oregon, AS telah diperintahkan untuk membayar ganti rugi $37 juta dalam sepuluh tahun ke depan. Laki-laki 15 tahun itu mengaku awal tahun i...

Trump katakan tidak senang dengan bagaimana pembicaraan perdagangan dilakukan dengan China...
Wednesday, 23 May 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump pada hari Selasa mengatakan dia tidak senang dengan pembicaraan perdagangan baru-baru ini antara Amerika Serikat dan China, tetapi tetap membuka pintu untuk negosiasi lebih lanju...

Parlemen Inggris Desak Tindakan Finansial Tegas terhadap Kremlin...
Tuesday, 22 May 2018 18:39 WIB

Klub sepakbola Liga Premier miliknya, Chelsea, memenangkan FA Cup hari Minggu (20/5), tetapi Roman Abramovich, oligarki Rusia yang terkait Kremlin, kesulitan memperbaharui visanya untuk masuk Inggris,...

Starbucks Izinkan Pengunjung Kafe Bersantai Tanpa Beli Kopi...
Tuesday, 22 May 2018 01:50 WIB

Kedai kopi waralaba raksasa Starbucks dalam kebijakan terbaru mengatakan para pengunjung boleh bersantai di kedai-kedai kopinya atau menggunakan toilet meski tidak membeli apapun. Kebijakan itu diumum...

AS dan China Hentikan Sengketa Dagang...
Monday, 21 May 2018 18:15 WIB

Amerika Serikat dan China mengatakan, Minggu (20/5), membatalkan rencana untuk mengenakan tariff bea impor tinggi atas barang masing-masing.Pembatalan itu itu muncul satu hari setelah China sepakat ak...

POPULAR NEWS
Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah...

Emas pangkas penurunan setelah sentuh level terendah tahun ini

Emas berjangka ditutup turun tipis pada hari...

Dolar AS tergelincir seiring fokus berubah ke laporan pertemuan Fed

Dolar tergelincir pada hari Selasa setelah enam...

LATEST NEWS
AUD/JPY Berjuang Untuk Pertahankan 84,00, Tergelincir Menjelang Pidato Lowe RBA

AUD/JPY bergerak lebih rendah di sesi awal hari Rabu, menguji tepat di bawah level utama 84,00. Aussie rebound kuat untuk memulai minggu ini, tetapi momentum bullish sedang memburuk dengan cepat, dan AUD/JPY kembali turun setelah mencatatkan level...

Bursa Saham HK Bergerak Menurun Dalam Beberapa Menit Pertama

Bursa saham Hong Kong turun di sesi pembukaan pada hari Rabu seiring para investor kembali dari jeda satu hari ke kekhawatiran tentang pertemuan bersejarah AS-Korea Utara. Indeks Hang Seng merosot 0,14 persen, atau 42,48 poin, ke level...

Emas Naik Seiring Keraguan Atas KTT AS-Korea Utara

Emas naik seiring dengan ketegangan geopolitik muncul kembali setelah Presiden Donald Trump meragukan kemungkinan KTT dengan Korea Utara selama pertemuan di Oval Office dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. Bullion untuk pengiriman segera...