Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Donald Trump Diselidiki Untuk Dugaan Menghalangi Hukum
Thursday, 15 June 2017 13:55 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump sedang diselidiki oleh pengacara khusus Robert Mueller atas kemungkinan menghalang-halangi penegakan hukum, lapor Washington Post.

Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, surat kabar tersebut mengatakan bahwa tiga pejabat intelijen senior telah setuju untuk diwawancarai oleh Robert Mueller.

Pengacara Trump mengatakan kebocoran FBI ke surat kabar itu merupakan hal yang 'keterlaluan.'

Mueller memimpin penyelidikan yang dilakukan FBI atas tuduhan bahwa Rusia mencampuri pemilihan umum AS 2016, serta setiap keterkaitannya dengan Donald Trump.

Presiden Trump berulang kali menyangkal adanya kolusi dengan Rusia, dan menyebut penyelidikan yang sedang berlangsung ini sebagai 'perburuan tukang sihir'.

Pada hari Rabu (14/6), Washington Post menyebut bahwa keputusan jaksa Mueller untuk menyelidiki tindakan Presiden Trump merupakan titik balik utama dalam penyelidikan yang sampai saat ini masih berfokus pada sudut Rusia.

Mengutip pejabat yang berbicara dengan syarat anonim, surat kabar tersebut mengatakan bahwa Daniel Coats, direktur intelijen nasional, Mike Rogers, kepala NSA (Badan Keamanan Nasional), dan Richard Ledgett yang sampai beberapa waktu lalu menjabat sebagai wakil Rogers, setuju untuk diwawancarai oleh penyidik.

Disebutkan, wawancara itu bisa terjadi pada awal minggu ini.

Para pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Washington Post bahwa dugaan tindakan menghalang-halangi penyelidikan hukum itu dimulai beberapa hari setelah Presiden Trump memecat mantan direktur FBI James Comey pada tanggal 9 Mei.

Sebelum dipecat, Trump telah menuntut dan menerima jaminan dari Comey bahwa Trump tidak diselidiki.

Namun, Comey mengemukakan bahwa Trump berusaha membuatnya menutup penyelidikan terhadap mantan Penasihat Keamanan Nasional, Michael Flynn.

Flynn dipecat Februari lalu karena melakukan kekeliruan dengan tidak mengungkapkan sejauh mana kontaknya dengan Sergei Kislyak, duta besar Rusia untuk Washington.

Gedung Putih menyangkal bahwa mereka menekan Comey.

Presiden Trump sejauh ini tidak memberikan tanggapan atas laporan itu.

Namun juru bicara tim pengacara Trump, Marc Kasowitz menanggapi berita Washington Post dengan marah.

"Kebocoran informasi FBI mengenai presiden itu keterlaluan, tidak bisa dimaafkan dan ilegal," kata juru bicara Gedung Putih, Mark Corallo.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...