Friday, 20 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nenek Berusia 91 Tahun Raih Gelar Sarjana di Thailand
Friday, 11 August 2017 03:31 WIB | GLOBAL |Global

Mimpi seorang nenek berusia 91 tahun dari Phayao, Thailand utara, menjadi kenyataan setelah ia menyelesaikan jenjang pendidikan Strata-1.

Pada Rabu (09/08), sang nenen, Kimlan Jinakul, mengikuti acara wisuda bersama ribuan mahasiswa lain, yang semuanya jauh lebih muda dibandingkan dirinya.

Kimlan Jinakul diwisuda dan mendapat gelar sarjana dari Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat setelah menghabiskan waktu lebih dari 10 tahun untuk belajar. Ia mengambil studi pembangunan manusia dan keluarga.

"Tidak pernah terlambat untuk belajar... pikiran saya selalu bangun untuk belajar," tuturnya tentang motto yang ia pegang teguh selama ini.

Pertambahan usia dan kematian putrinya tidak menghambat Kimlan Jinakul mewujudkan mimpi, tekad dan komitmennya.

Kimlan tertarik mengambil kuliah di Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat University ketika usianya sudah 72 tahun ketika salah seorang putrinya kuliah di universitas yang sama. Namun sang putri kemudian meninggal dunia dan Kimlan berhenti kuliah selama beberapa tahun.

Untuk mengatasi kepedihan hatinya, Kimlan akhirnya meneruskan kuliah pada usia 85 tahun dengan mengambil bidang yang sama, studi pembangunan manusia dan keluarga, yang diyakininya akan membantunya menjalani hidup berkualitas dan penuh kebahagiaan.

"Setelah pulih dari kesedihan dan kehilangan putri saya, saya mendorong diri sendiri untuk menyelesaikan program studi ini dengan harapan roh putri saya senang," ungkapnya kepada BBC Bahasa Thailand.

Ketika masih muda, Kimlan mengaku harus menikah sehingga tidak mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Sebagai gantinya, ia mendorong anak-anaknya untuk mengejar cita-cita mereka setinggi mungkin.

"Saya selalu menginginkan agar anak-anak saya bisa mengejar pendidikan setinggi-tingginya. Dengan keinginan kuat ini, saya mendorong dan mendukung kemauan anak-anak saya untuk menyelesaikan studi mereka sesuai dengan yang mereka inginkan," kata Kimlan.

Hasilnya, empat anaknya meraih gelar master dan seorang lagi medapat gelar PhD dari Amerika Serikat.

"Dunia ini tidak pernah berhenti. Selalu ada peristiwa dalam hidup kita yang harus kita atasi. Ada penemuan-penemuan ilmiah untuk membuat dunia lebih baik. Jika tidak ada penemuan ilmu pengetahuan, maka dunia akan berhenti."

Kunci sukses

Ketika ditanya apa yang menjadi resepnya untuk menyelesaikan program studinya setelah melewati waktu-waktu sulit, Kimlan mengatakan kuncinya adalah kemauan dan tekad untuk mewujudkan cita-cita.

"Ketika kuliah, saya targetkan untuk menyelesaikan satu bab maka saya usahakan saya selesaikan bab itu. Saya garis bawahi poin-poin penting yang perlud dihafal. Kata-kata dan paragraf yang digarisbawahi tersebut sangat membantu ketika melakukan revisi."

Ditambahkan oleh Kimlan bahwa ia senang jika lulus ujian dan merasa sedih jika gagal tetapi ia mengulang ujian sampai lulus.

Meski sekarang bergelar sarjana, ia mengaku tak mempunyai ambisi besar.

"Saya pikir tak seorang pun akan mempekerjakan saya jika saya mencari pekerjaan. Saya akan terus mengurus cucu-cucu saya."

 

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Uni Eropa Siap Balas Jika Trump Kenakan Tarif Impor Mobil...
Friday, 20 July 2018 03:36 WIB

Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom mengatakan blok Uni Eropa yang beranggotakan 28 negara itu bersiap-siap untuk melakukan pembalasan terhadap Amerika Serikat jika Presiden Amerika Don...

Facebook Luncurkan Upaya Hapus 'Berita Palsu' yang Memicu Kekerasan...
Thursday, 19 July 2018 19:46 WIB

Facebook mengatakan akan mulai menghapus informasi palsu yang dapat memicu kekerasan dari situsnya. œAda bentuk-bentuk tertentu informasi yang salah yang telah menimbulkan kekerasan fisik di neg...

Penasihat Ekonomi Trump Tuduh Presiden China Perlambat Upaya Selesaikan Perselisihan Dagang...
Thursday, 19 July 2018 11:37 WIB

Penasihat ekonomi utama Presiden AS, Donald Trump hari Rabu (18/7) menuduh Presiden China, Xi Jinping, memperlambat upaya menyelesaikan perselisihan perdagangan yang berkembang dengan AS. Direktur De...

Uni Eropa Denda Google Lebih dari 5 Miliar Dolar...
Thursday, 19 July 2018 03:29 WIB

Badan pengawas anti-monopoli Uni Eropa, Rabu (18/7), mendenda Google 5 miliar dolar karena mengeksploitasi secara ilegal posisi pangsa pasar sistem Androidnya yang berpengaruh. Badan itu menyimpulkan...

Uni Eropa, Jepang Tandatangani Kesepakatan Perdagangan Penting...
Wednesday, 18 July 2018 11:33 WIB

Uni Eropa dan Jepang, Selasa (17/7) menandatangani perjanjian penting yang akan menghapus hampir semua tarif impor pada produk yang mereka perdagangkan. Kesepakatan yang ditandatangani di Tokyo oleh ...

POPULAR NEWS
Emas coba menghentikan penurunan 2-sesinya, Dolar terlihat teredam

Harga emas naik lebih tinggi pada Selasa ini,...

Harga emas turun 3 sesi beruntun ke level terendah dalam setahun

Emas berjangka mengalami penurunan tiga sesi...

Emas berakhir sedikit lebih tinggi, menghindari zona negatif

Harga emas berakhir sedikit lebih tinggi pada...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong buka hari dengan kenaikan tipis

Saham Hong Kong naik tipis pada hari Jumat, setelah ekuitas AS terpukul menyusul kritik Presiden Donald Trump terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve. Indeks Hang Seng naik tipis 0,1 persen, atau 28,24 poin, ke lebel 28.039,10. Benchmark...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek suku bunga, serta intervensi Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa dia "tidak...

Komentar Trump kirim dolar AS ke mode defensive versus yen dan euro

Dolar berada dalam mode bertahan terhadap yen dan euro pada Jumat pagi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kekhawatiran tentang kekuatan mata uang itu dan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan...