Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump: Korut seharusnya bersikap 'sangat, sangat cemas'
Friday, 11 August 2017 09:43 WIB | GLOBAL |Korea Utaranuklir

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan Korea Utara seharusnya bersikap "sangat, sangat cemas" jika melakukan sesuatu terhadap AS.

Dia mengatakan bahwa rezim tersebut akan berada dalam masalah "seperti beberapa negara sebelumnya" jika mereka tidak "bertindak bersama-sama".

Komentarnya muncul setelah Pyongyang mengumumkan bahwa pihaknya memiliki rencana untuk menembakkan empat rudal di dekat wilayah Guam di AS.

Menteri Pertahanan AS James Mattis memperingatkan bahwa konflik bersenjata dengan Korea Utara akan menjadi "bencana" dan mengatakan bahwa diplomasi harus dihasilkan.

"Upaya Amerika dipimpin secara diplomatis, ia memiliki daya tarik diplomatik, ini mendapatkan hasil diplomatik," katanya.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan bahwa negaranya sepenuhnya siap untuk bergabung dalam perang melawan Korea Utara.

"Jika ada serangan ke AS, Perjanjian Anzus akan diajukan dan Australia akan membantu Amerika Serikat," katanya dalam sebuah wawancara radio, "karena Amerika akan membantu jika kami diserang."

Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah Korea Utara menguji dua rudal balistik antar benua pada bulan Juli.

PBB baru-baru ini menyetujui sanksi ekonomi lebih lanjut terhadap Pyongyang mengenai program senjata nuklirnya.(yds)

 

Sumber: BBC news

RELATED NEWS
Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...