Friday, 15 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pemimpin Hong Kong Desak Warga Bela Pemerintahan China
Wednesday, 11 October 2017 21:27 WIB | GLOBAL |Global

Pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengatakan, warga Hong Kong memiliki kewajiban membela kedaulatan China. Pernyataanya tersebut dinilai banyak kalangan sebagai peringatan terang-terangan terhadap para aktivis yang menuntut demokrasi penuh Hong Kong dari China.

Dalam pidatonya di Dewan Legislatif, Rabu (11/10), pemimpin itu mengatakan kota semi-otonom itu memilki kewajiban untuk mengatakan œtidak terhadap usaha-usaha yang mengancam kedaulatan, keamanan dan kepentingan-kepentingan pembangunan China. Lam juga mengatakan, warga Hong Kong berkewajiban untuk mendidik generasi mendatang menjadi warga yang bangga akan identitas nasionalnya.

Lam terpilih Maret lalu sebagai perempuan pemimpin pertama Hong Kong.

Hong Kong menikmati sejumlah kebebasan berdasarkan kesepakatan tahun 1997 yang mengembalikan kota itu ke tangan China dari pemerintahan Inggris. Namun di kota itu, gerakan pro-demokrasi yang dipimpin para pelajar kian berkembang. Mereka khawatir kebebasan mereka akan terkikis karena sikap Beijing yang semakin menegaskan otoritasnya. Puluhan ribu pelajar turun ke jalan-jalan pada 2014 sebagai bagian dari Gerakan Payung yang menuntut demokrasi penuh bagi Hong Kong.

Pada kunjungannya ke Hong Kong Juli lalu untuk memperingati 20 tahun penyerahan Hong Kong ke China, Presiden China Xi Jinping memperingatkan, setiap usaha yang merongrong otoritas Beijing merupakan tindakan melanggar batas dan tidak akan dibiarkan.

 

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

LATEST NEWS
Saham Asia Pangkas Gain Mingguan Di tengah Ketidakpastian Tagihan Pajak AS

Saham Asia turun pada hari Jumat, mengurangi penguatan mingguan, karena investor mengurangi risiko di tengah ketidakpastian seputar taksiran perubahan pajak AS yang diusulkan. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 170,36 pada pukul...

Bursa Eropa Melemah Ditengah Kenaikan Obligasi; Dolar Stabil

Bursa saham di Eropa turun dan obligasi menguat diikuti mata uang euro karena investor menilai pesan dari pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) minggu ini, sementara kekhawatiran tentang perombakan pajak AS bertahan. Dolar...

Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...