Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Kebakaran Hutan di California 17 Tewas
Thursday, 12 October 2017 02:42 WIB | GLOBAL |AmerikaKebakaran

Angin yang lebih tenang dan suhu udara yang lebih rendah telah membantu ribuan petugas pemadam kebakaran di California membuat kemajuan dalam usaha mereka mengatasi amukan api yang mulai terjadi hari Minggu lalu.

Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran memperingatkan kondisi udara yang berangin dan kering masih menimbulkan masalah. Hingga Selasa malam, menurut departemen tersebut, kebakaran itu telah melanda kawasan hingga seluas 46.500 hektar.

Pihak berwenang melaporkan, hingga Rabu ada 17 kematian terkait kebakaran, dan sekitar 1.500 rumah dan unit bisnis dilalap api.

Napa dan Sonoma, dua kabupaten di sebelah utara San Francisco termasuk kawasan yang dilanda kebakaran. Di kedua kabupaten itu, ada puluhan tempat pembuatan anggur yang kerap menarik kunjungan wisatawan manca negara.

Sherif Kabupaten Sonoma Rob Giordano mengatakan, ada sebuah tim yang dikerahkan untuk mencari 200 orang yang dinyatakan hilang. Namun usaha untuk mempertemukan orang juga menghadapi kesulitan mengingat sulitnya komunikasi.

Puluhan ribu orang di negara bagian California telah dievakuasi, dan beberapa ribu di antara mereka mengungsi ke tempat-tempat penampungan sementara.

Gubernur Jerry Brown menyatakan kedaan darurat di delapan kabupaten dan berterima kasih kepada pemerintah federal atas tanggapan cepatnya dalam menawarkan bantuan. Presiden Donald Trump telah menyatakan California Utara sebagai daerah bencana dan menyetujui penyaluran dana bantuan pemerintah federal.

Sumber VOA news

 

RELATED NEWS
7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak...
Tuesday, 17 October 2017 03:38 WIB

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai kuasa hukum Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-hye, mengundurkan diri serentak hari Senin (16/10) sebagai protes atas apa yang mereka katakan perad...

Tesla Pecat Ratusan Karyawan Setelah Review Tahunan ...
Monday, 16 October 2017 20:21 WIB

Tesla Motors memecat ratusan karyawannya setelah menyelesaikan review kinerja tahunannya, walaupun produsen mobil listrik ini berusaha memenuhi permintaan sedan Model 3 barunya.   Perusahaan yang b...

Korut siap meluncurkan rudalnya jelang latihan AS-Korsel...
Monday, 16 October 2017 08:30 WIB

Menurut laporan media Korea Selatan, Korea Utara diyakini tengah bersiap meluncurkan rudal balistik menjelang latihan angkatan laut gabungan oleh AS dan Korea Selatan. Latihan gabungan militer antara...

ASEAN Perpanjang Perjanjian Pertukaran Mata Uang...
Saturday, 14 October 2017 04:31 WIB

ASEAN telah setuju untuk memperpanjang kesepakatan pertukaran mata uang untuk dua tahun lagi yang akan memberikan dukungan keuangan senilai 2 miliar dolar, kantor berita Reuters melaporkan, mengutip p...

AS, Israel Mundur dari UNESCO...
Friday, 13 October 2017 22:37 WIB

Menyusul keputusan Amerika, Kamis (13/10) untuk mundur dari UNESCO, Israel juga mengumumkan akan mundur dari organisasi PBB untuk urusan pendidikan, sains, dan budaya itu. Amerika sudah berhenti menda...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

LATEST NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP

Saham China berakhir sedikit berubah pada hari Selasa karena investor menunggu rilisan data ekonomi utama China dan sebuah puncak kepemimpinan utama akhir pekan ini, meskipun sumber daya perusahaan membukukan penurunan karena kekhawatiran bahwa...

Saham Tokyo Ditutup Naik Hari Ke-11 Secara Beruntun

Indeks acuan Tokyo menandai level baru tertingg dalami 21 tahun pada hari Selasa, naik untuk sesi ke-11 secara beruntun, karena optimisnya laba perusahaan Jepang yang melebihi kekhawatiran mengenai overheating. Nikkei 225 naik 0,38 atau 80,56 poin...

Bentrok Anggota Kedua Terbesar OPEC Pangkas Produksi Minyak

Ketegangan Meningkat pada produsen kedua terbesar OPEC karena pemerintah Irak bentrok dengan wilayah semi-otonom Kurdi yang mempertahankan keuntungan minyak, untuk saat ini. Pertempuran di Kirkuk, yang merupakan ladang produksi tertua di Irak,...