Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Data Jet Tempur dan Angkatan Laut Australia Diretas
Thursday, 12 October 2017 21:12 WIB | GLOBAL |Global

Informasi sensitif tentang program pertahanan Australia telah dicuri dalam suatu operasi peretasan yang 'ekstensif.'

Sekitar 30GB data di sebuah kontraktor pemerintah bocor diretas, antara lain meliputi rincian tentang pesawat tempur baru dan kapal angkatan laut.

Data itu sensitif secara komersial namun tidak tergolong rahasia, kata pemerintah. Sejauh ini tidak diketahui apakah ada negara asing yang terlibat.

Pejabat keamanan siber Australia menjuluki peretas misterius itu sebagai 'Alf,' -diambil dari nama seorang tokoh peretas di serial teve Home and Away.

Kebocoran tersebut bermula pada bulan Juli tahun lalu, namun Australian Signals Directorate (ASD) baru diberitahu pada November 2016. Identitas si peretas tidak diketahui.

"Bisa jadi pelakunya aktor negara, atau aktor non-negara. Bisa jadi seseorang yang bekerja untuk perusahaan lain," kata Menteri Industri Pertahanan, Christopher Pyne kepada Australian Broadcasting Corp.

Pyne mengatakan bahwa dia diyakinkan bahwa pencurian tersebut tidak membahayakan terhadap keamanan nasional.

Kelemahan piranti lunak

Peretasan itu berlangsung 'ekstensif dan ekstrem' kata Mitchell Clarke, oleh manajer respon insiden ASD.

Yang diretas antara lain informasi tentang program pesawat tempur Joint Strike Fighter Australia seharga A$17 miliar (Rp165 triliun), pesawat angkut C130 dan pesawat pengintai P-8 Poseidon Australia, dan juga sejumlah 'kapal angkatan laut,' katanya.

Dalam sebuah konferensi keamanan di Sydney, Clarke mengatakan bahwa peretas tersebut mengeksploitasi kelemahan dalam piranti lunak yang digunakan oleh kontraktor pemerintah. Piranti lunak ini belum diperbarui selama 12 bulan terakhir ini.

Kelemahan lain, adalah bahwa kata sandi atau password yang digunakan perusahaan rekayasa kedirgantaraan itu adalah password bawaan asal, dan tidak diubah, katanya.

"Untungnya, data yang diambil adalah data komersial, bukan data militer, tapi masih sangat serius dan kami akan menanganinya hingga tuntas, kata Menteri Industri Pertahanan, Christopher Pyne.

Anggaran militer akan meningkat sebesar A$29,9 miliar selama 10 tahun, meliputi antara lain pembelian 72 Joint Strike Fighters.

 

Sumber: BBC

RELATED NEWS
7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak...
Tuesday, 17 October 2017 03:38 WIB

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai kuasa hukum Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-hye, mengundurkan diri serentak hari Senin (16/10) sebagai protes atas apa yang mereka katakan perad...

Tesla Pecat Ratusan Karyawan Setelah Review Tahunan ...
Monday, 16 October 2017 20:21 WIB

Tesla Motors memecat ratusan karyawannya setelah menyelesaikan review kinerja tahunannya, walaupun produsen mobil listrik ini berusaha memenuhi permintaan sedan Model 3 barunya.   Perusahaan yang b...

Korut siap meluncurkan rudalnya jelang latihan AS-Korsel...
Monday, 16 October 2017 08:30 WIB

Menurut laporan media Korea Selatan, Korea Utara diyakini tengah bersiap meluncurkan rudal balistik menjelang latihan angkatan laut gabungan oleh AS dan Korea Selatan. Latihan gabungan militer antara...

ASEAN Perpanjang Perjanjian Pertukaran Mata Uang...
Saturday, 14 October 2017 04:31 WIB

ASEAN telah setuju untuk memperpanjang kesepakatan pertukaran mata uang untuk dua tahun lagi yang akan memberikan dukungan keuangan senilai 2 miliar dolar, kantor berita Reuters melaporkan, mengutip p...

AS, Israel Mundur dari UNESCO...
Friday, 13 October 2017 22:37 WIB

Menyusul keputusan Amerika, Kamis (13/10) untuk mundur dari UNESCO, Israel juga mengumumkan akan mundur dari organisasi PBB untuk urusan pendidikan, sains, dan budaya itu. Amerika sudah berhenti menda...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

LATEST NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP

Saham China berakhir sedikit berubah pada hari Selasa karena investor menunggu rilisan data ekonomi utama China dan sebuah puncak kepemimpinan utama akhir pekan ini, meskipun sumber daya perusahaan membukukan penurunan karena kekhawatiran bahwa...

Saham Tokyo Ditutup Naik Hari Ke-11 Secara Beruntun

Indeks acuan Tokyo menandai level baru tertingg dalami 21 tahun pada hari Selasa, naik untuk sesi ke-11 secara beruntun, karena optimisnya laba perusahaan Jepang yang melebihi kekhawatiran mengenai overheating. Nikkei 225 naik 0,38 atau 80,56 poin...

Bentrok Anggota Kedua Terbesar OPEC Pangkas Produksi Minyak

Ketegangan Meningkat pada produsen kedua terbesar OPEC karena pemerintah Irak bentrok dengan wilayah semi-otonom Kurdi yang mempertahankan keuntungan minyak, untuk saat ini. Pertempuran di Kirkuk, yang merupakan ladang produksi tertua di Irak,...