Wednesday, 20 June 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Naik Jadi Lebih Dari 200 Orang
Monday, 13 November 2017 15:50 WIB | GLOBAL |Global

Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Naik Jadi Lebih Dari 200 Orang

Upaya penyelamatan dan pemberian bantuan terus berlangsung di Iran dan Irak, Senin (13/11), menyusul gempa 7,3 Skala Richter yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Gempa mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (12/11) dengan pusat gempa dekat Kota Halabja di wilayah Kurdistan, Irak.

Korban tewas paling banyak dilaporkan di Iran. Para pejabat Iran mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebanyak 1,650 orang lainnya juga terluka akibat gempa.

Daerah yang paling parah diguncang gempa adalah Provinsi Kermanshah di Iran, yang memgumumkan tiga hari masa berkabung.

Gempa awal yang diikuti dengan serangkaian gempa susulan membuat warga yang panik berhamburan keluar dari rumah mereka semalam.

Gempa telah memutus aliran listrik dan saluran telepon ke beberapa kota di Iran dan Irak, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan.

Badan Survei Geologi AS mengatakan gempa pada Minggu itu, terjadi di jalur patahan sepanjang 1.500 yang melintasi Iran dan Irak

Iran telah beberapa kali dilanda gempa mematikan. Gempa pada 2003 di selatan Kota Bam menewaskan setidaknya 26.000 orang, sedangkan gempa pada 2012 di Provinsi Azerbaijan Timur membunuh lebih dari 300 orang.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
China Peringatkan akan Balas Tarif Impor Tambahan AS...
Tuesday, 19 June 2018 20:46 WIB

China hari Selasa (19/6) mengatakan akan mengambil tindakan pembalasan yang tepat jika Amerika Serikat meneruskan rencana untuk mengenakan tarif tambahan terhadap barang-barang dari China. Presiden A...

Xiaomi akan Memulai Debut Pertama di Hong Kong Setelah Menunda IPO di Shanghai...
Tuesday, 19 June 2018 10:01 WIB

Xiaomi Corp. telah memutuskan penawaran umum perdana di Hong Kong sebelum didaftarkan di Shanghai, mengulang kembali porsi kunci dari salah satu debut pasar saham yang paling dinanti tahun ini. Pembu...

WHO Masukkan 'Kecanduan Game' dalam Klasifikasi Penyakit Internasional Baru...
Tuesday, 19 June 2018 09:11 WIB

Untuk kali pertama, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menambahkan gangguan akibat bermain game ke bagian Gangguan Mental dan Adiktif dalam Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD) baru. ICD menyedia...

Korsel Hati-hati Tanggapi Penangguhan Latihan Militer...
Monday, 18 June 2018 21:09 WIB

Para pejabat di Seoul bereaksi dengan berhati-hati mengenai rencana penghentian latihan militer bersama Amerika-Korea Selatan. Tetapi seorang penasehat presiden yang berpengaruh memandang hal itu seba...

Sedikitnya 3 tewas dalam gempa 6.1 skala Richter di Jepang ...
Monday, 18 June 2018 11:22 WIB

Associated Press melaporkan, gempa kuat di dekat Osaka, Jepang, Senin pagi menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sedikitnya 41 orang, mengutip dari pemerintah setempat. Gempa berkekuatan 6,1 sk...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Rebound Kecil Dari Penutupan Terendah di 2018

Emas berjangka mencatat kenaikan moderat pada...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi

Wall Street dan Main Street keduanya melihat...

Emas tidak mendapatkan traksi dari permintaan haven

Emas berjangka jatuh pada awal sesi AS hari...

LATEST NEWS
Indeks Nikkei datar dalam perdagangan yang berombak saat jeda

Indeks Nikkei datar dalam perdagangan berombak pada Rabu pagi terkait perusahaan yang bergantung terhadap permintaan China jatuh pada kekhawatiran perang perdagangan, dengan pembuat alat mesin dan jasa pengiriman membukukan posisi terendah...

Emas Tertahan Di Level Terendah 6-bulan, Platinum Merosot Terhadap Dolar

Emas bertahan di dekat terendah enam bulan terkait perdagangan dolar mendekati level tertinggi hampir setahun di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China. Platinum menurun ke level terendah dalam lebih dari dua tahun. Bullion...

Bursa Asia rebound terhadap bargain-hunting, menghindari ancaman perang dagang

Saham di Asia rebound dari kerugian baru-baru ini pada Rabu karena investor mencari penawaran, sehari setelah momok perang perdagangan AS-Cina melaju menurunkan imbal hasil obligasi, dan berbagi serta harga komoditas. Meningkatnya risk appetite...