Friday, 24 November 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Usaha Anti-Korupsi di Saudi Masih Dipertanyakan Pihak Asing
Tuesday, 14 November 2017 13:15 WIB | GLOBAL |Global

Sepekan setelah penindakan yang tak pernah terjadi terhadap beberapa pangeran dan pengusaha kaya Arab Saudi, pemerintah negara-negara asing dan penanam modal masih sedang berusaha menjawab pertanyaan mendasar tentang penangkapan yang disebut oleh pihak berwenang Saudi usaha anti-korupsi yang dipelopori Putra Mahkota kerajaan teluk itu.

Apakah Mohammad bin Salman yang berusia 32 tahun itu hendak memperkuat kekuasaan untuk memastikan suksesinya tidak akan terganggu ketika ayahnya yang sakit-sakitan meninggal dunia? Atau apakah dia memang seperti yang dikatakannya seorang reformis yang bertekad untuk memoderninasi kerajaan yang terkenal mempunyai system pemerintahan yang kaku yang dibebani oleh tuntutan berbagai cabang keluarga besar kerajaan?

Desas-desus banyak di ibukota Saudi bahwa pembersihan belum selesai dan masih ada lagi penangkapan dalam beberapa hari mendatang diperkirakan oleh para diplomat asing di Saudi, yang masih kaget oleh besarnya penindakan itu.

Golongan menengah muda warga Saudi, yang sudah lama kecewa oleh penyuapan dan kebiasaan yang korup di kerajaan itu, menyambut baik pembersihan oleh Putra Mahkota itu, tetapi investor asing berhati-hati, khawatir Mohammad bin Salman mungkin telah melakukan tindakan yang terlalu besar.

Sebagai negara yang sudah lama dipandang sebagai tempat yang stabil melakukan kegiatan usaha, pembersihan terbaru telah menangkap kira-kira 500 orang, termasuk pria terkaya negara itu, Pangeran Waleed bin Talal, pengusaha milyarder yang turut memiliki jaringan hotel Four Seasons dan hingga baru-baru ini seorang investor besar dalam perusahaan media raksasa sedunia Rupert Murdoch. Ia ditangkap di kamp gurun pasirnya yang mewah itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Manfaat Kesehatan dalam Tiga Cangkir Kopi Sehari...
Friday, 24 November 2017 11:08 WIB

Bagi penikmat kopi, minuman berkafein ini ternyata tidak sekedar mengusir kantuk. Para ilmuwan mengatakan, orang-orang yang mengonsumsi tiga hingga empat cangkir kopi sehari akan lebih cenderung menda...

Pembom Bunuh Diri Tewaskan 8 di Afghanistan Timur...
Friday, 24 November 2017 01:27 WIB

Sebuah ledakan bom bunuh diri hari Kamis (23/11) di bagian timur Afghanistan menewaskan sedikitnya 8 orang dan melukai 16 lainnya. Sejumlah pejabat mengatakan, ledakan di Jalalabad, ibukota propinsi ...

Politisi Hindu Tawarkan 1,5 Juta Dolar untuk Penggal Aktris Bollywood...
Thursday, 23 November 2017 18:21 WIB

Seorang tokoh partai Bharatiya Janata, BJP, yang berkuasa di India menawarkan hadiah 1,5 juta dolar untuk siapapun yang memenggal kepala seorang aktris dan seorang sutradara Bollywood. Surajpal Singh...

Korea Selatan dan China Bekerja Sama Dalam Menghentikan Provokasi Korea Utara...
Thursday, 23 November 2017 09:12 WIB

Kantor berita negara Korea Selatan, Yonhap, melaporkan pada hari sebelumnya, Korea Selatan dan China cenderung bekerja sama untuk menghentikan provokasi Korea Utara. Pada hari Rabu, Komando Perserika...

Pesawat AL Amerika dengan 11 Awak Jatuh di Laut Filipina...
Thursday, 23 November 2017 00:10 WIB

Pesawat transportasi milik Angkatan Laut Amerika yang sedang membawa 11 awak, jatuh di Laut Filipina, selatan Jepang, dalam perjalanan menuju kapal induk USS Ronald Reagan, kantor berita Reuters dan A...

POPULAR NEWS
Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap...

Dolar AS jatuh ke level terendah 4 minggu terkait spekulasi Fed Rate di 2018

Dolar AS turun ke level terendah empat minggu...

Investor Nantikan Risalah The Fed, Emas Bergerak Lebih Tinggi

Harga emas dan perak naik tipis pada hari...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong dan China Menguat Pasca sell-off

Saham Hong Kong kembali menguat pada hari Jumat dari kerugian hari sebelumnya, sementara saham Shanghai naik tipis setelah penurunan tajam, namun para pedagang tetap mengawasi tindakan keras China terhadap investasi spekulatif. Indeks Hang Seng...

Saham Eropa Sedikit Menguat; Dolar Hentikan Penurunan

Saham di Eropa menguat, sementara dolar menghentikan tiga hari kerugiannya karena imbal hasil Treasury meningkat dalam perdagangan Thanksgiving yang lesu. Indeks Stoxx Europe 600 meningkat 0,1 persen pada pukul 8:07 pagi waktu London. Indeks Stoxx...

USD/JPY Lanjutkan Pemulihan Kuat Di Dekat Pertengahan 111,00-an

Setelah mempertahankan 111,00 di sesi sebelumnya, pasangan USD/JPY menangkap beberapa tawaran beli kuat dan pulih dengan baik pada hari Jumat ini. Tekanan jual Dolar yang dipimpin oleh FOMC telah mereda dan memicu beberapa short-covering pada hari...