Wednesday, 20 June 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Usaha Anti-Korupsi di Saudi Masih Dipertanyakan Pihak Asing
Tuesday, 14 November 2017 13:15 WIB | GLOBAL |Global

Sepekan setelah penindakan yang tak pernah terjadi terhadap beberapa pangeran dan pengusaha kaya Arab Saudi, pemerintah negara-negara asing dan penanam modal masih sedang berusaha menjawab pertanyaan mendasar tentang penangkapan yang disebut oleh pihak berwenang Saudi usaha anti-korupsi yang dipelopori Putra Mahkota kerajaan teluk itu.

Apakah Mohammad bin Salman yang berusia 32 tahun itu hendak memperkuat kekuasaan untuk memastikan suksesinya tidak akan terganggu ketika ayahnya yang sakit-sakitan meninggal dunia? Atau apakah dia memang seperti yang dikatakannya seorang reformis yang bertekad untuk memoderninasi kerajaan yang terkenal mempunyai system pemerintahan yang kaku yang dibebani oleh tuntutan berbagai cabang keluarga besar kerajaan?

Desas-desus banyak di ibukota Saudi bahwa pembersihan belum selesai dan masih ada lagi penangkapan dalam beberapa hari mendatang diperkirakan oleh para diplomat asing di Saudi, yang masih kaget oleh besarnya penindakan itu.

Golongan menengah muda warga Saudi, yang sudah lama kecewa oleh penyuapan dan kebiasaan yang korup di kerajaan itu, menyambut baik pembersihan oleh Putra Mahkota itu, tetapi investor asing berhati-hati, khawatir Mohammad bin Salman mungkin telah melakukan tindakan yang terlalu besar.

Sebagai negara yang sudah lama dipandang sebagai tempat yang stabil melakukan kegiatan usaha, pembersihan terbaru telah menangkap kira-kira 500 orang, termasuk pria terkaya negara itu, Pangeran Waleed bin Talal, pengusaha milyarder yang turut memiliki jaringan hotel Four Seasons dan hingga baru-baru ini seorang investor besar dalam perusahaan media raksasa sedunia Rupert Murdoch. Ia ditangkap di kamp gurun pasirnya yang mewah itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
China Peringatkan akan Balas Tarif Impor Tambahan AS...
Tuesday, 19 June 2018 20:46 WIB

China hari Selasa (19/6) mengatakan akan mengambil tindakan pembalasan yang tepat jika Amerika Serikat meneruskan rencana untuk mengenakan tarif tambahan terhadap barang-barang dari China. Presiden A...

Xiaomi akan Memulai Debut Pertama di Hong Kong Setelah Menunda IPO di Shanghai...
Tuesday, 19 June 2018 10:01 WIB

Xiaomi Corp. telah memutuskan penawaran umum perdana di Hong Kong sebelum didaftarkan di Shanghai, mengulang kembali porsi kunci dari salah satu debut pasar saham yang paling dinanti tahun ini. Pembu...

WHO Masukkan 'Kecanduan Game' dalam Klasifikasi Penyakit Internasional Baru...
Tuesday, 19 June 2018 09:11 WIB

Untuk kali pertama, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menambahkan gangguan akibat bermain game ke bagian Gangguan Mental dan Adiktif dalam Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD) baru. ICD menyedia...

Korsel Hati-hati Tanggapi Penangguhan Latihan Militer...
Monday, 18 June 2018 21:09 WIB

Para pejabat di Seoul bereaksi dengan berhati-hati mengenai rencana penghentian latihan militer bersama Amerika-Korea Selatan. Tetapi seorang penasehat presiden yang berpengaruh memandang hal itu seba...

Sedikitnya 3 tewas dalam gempa 6.1 skala Richter di Jepang ...
Monday, 18 June 2018 11:22 WIB

Associated Press melaporkan, gempa kuat di dekat Osaka, Jepang, Senin pagi menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sedikitnya 41 orang, mengutip dari pemerintah setempat. Gempa berkekuatan 6,1 sk...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Rebound Kecil Dari Penutupan Terendah di 2018

Emas berjangka mencatat kenaikan moderat pada...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi

Wall Street dan Main Street keduanya melihat...

Emas tidak mendapatkan traksi dari permintaan haven

Emas berjangka jatuh pada awal sesi AS hari...

LATEST NEWS
Indeks Nikkei datar dalam perdagangan yang berombak saat jeda

Indeks Nikkei datar dalam perdagangan berombak pada Rabu pagi terkait perusahaan yang bergantung terhadap permintaan China jatuh pada kekhawatiran perang perdagangan, dengan pembuat alat mesin dan jasa pengiriman membukukan posisi terendah...

Emas Tertahan Di Level Terendah 6-bulan, Platinum Merosot Terhadap Dolar

Emas bertahan di dekat terendah enam bulan terkait perdagangan dolar mendekati level tertinggi hampir setahun di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China. Platinum menurun ke level terendah dalam lebih dari dua tahun. Bullion...

Bursa Asia rebound terhadap bargain-hunting, menghindari ancaman perang dagang

Saham di Asia rebound dari kerugian baru-baru ini pada Rabu karena investor mencari penawaran, sehari setelah momok perang perdagangan AS-Cina melaju menurunkan imbal hasil obligasi, dan berbagi serta harga komoditas. Meningkatnya risk appetite...