Monday, 18 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Mantan Presiden Dibunuh, Kekhawatiran Soal Kemanusiaan dan Politik Semakin Dalam di Yaman
Wednesday, 6 December 2017 03:17 WIB | GLOBAL |Global

Utusan PBB untuk Yaman dijadwalkan memberi penjelasan ringkas kepada para anggota Dewan Keamanan PBB hari Selasa ini (5/12), sehari setelah pemberontak membunuh mantan presiden Yaman yang juga mantan sekutu mereka, Ali Abdullah Saleh, menyusul kekerasan yang meningkat di ibukota dengan dibubarkannya aliansi mereka.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric memberitahu wartawan bahwa utusan PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed diharapkan akan membahas dampak politik tewasnya mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

œIni jelas menambahkan tingkat kerumitan yang ekstrem terhadap situasi politik Yaman yang sekarang ini sangat sulit, kata Dujarric. Ia menegaskan bahwa badan dunia itu tetap siap memperantarai perundingan untuk menghentikan konflik yang telah menewaskan 10 ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya dalam kondisi sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan di Yaman sejak 2014.

Koordinator bantuan kemanusiaan PBB untuk Yaman, Jaime McGoldrick, menyerukan gencatan senjata kemanusiaan pada hari Selasa guna memberi waktu kepada warga sipil untuk mencari bantuan.

Dalam suatu pernyataan, McGoldrick mengemukakan, jalan-jalan di ibukota, Sana™a telah menjadi medan pertempuran dan warga terperangkap di rumah mereka, tidak dapat keluar rumah untuk mencari keselamatan dan layanan kesehatan serta untuk mendapatkan pasokan dasar seperti makanan, bahan bakar dan air bersih.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

POPULAR NEWS
Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya...

Emas Berakhir Naik Tipis, Tandai Kenaikan Mingguan Pertama dalam 1-Bulan

Emas berakhir dengan kenaikan moderat pada hari...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI (Review)

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...

Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya pada hari Jumat ini dengan S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenakikan mingguan mereka menjadi empat minggu karena Partai Republik bersiap untuk menguraikan versi akhir dari...

Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di belakang pasar minyak tetap [Organisasi Negara...