Monday, 18 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Kongres Paraguay Legalkan Ganja untuk Keperluan Medis
Wednesday, 6 December 2017 20:04 WIB | GLOBAL |

Kongres Paraguay mengikuti langkah negara-negara Amerika Latin lainnya, dengan meloloskan rancangan undang-undang pada Selasa, yang akan mengizinkan impor benih ganja dan penanaman tanaman ini untuk keperluan medis, melalui sebuah sistem yang disponsori negara.

Negara Amerika Selatan yang dikepung daratan itu telah memerintahkan impor minyak ganja pada Mei, di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan. Dan pada Selasa, pasien dan kerabat mereka merayakan keputusan itu karena akan meningkatkan ketersediaan ganja.

"Kami sangat bahagia karena undang-undang ini akan mengizinkan impor benih untuk produksi minya," kata Roberto Cabanas, wakil ketua organisasi ganja untuk pengobatan.

Peru, Chile, Argentina dan Colombia sudah melegalkan ganja untuk keperluan medis. Uruguay telah secara penuh melegalkan penanaman dan penjualan ganja untuk keperluan apa pun.

Rancangan undang-undang itu kemungkinan besar akan disahkan menjadi undang-undang oleh eksekutif negara itu, karena langkah ini didukung oleh Kementerian Kesehatan.

Menanam ganja untuk kegiatan hiburan tidak diperkenankan di Paraguay. Namun negara itu adalah sumber pasokan ganja ilegal yang diselundupkan ke Brazil dan Argentina.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

POPULAR NEWS
Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya...

Emas Berakhir Naik Tipis, Tandai Kenaikan Mingguan Pertama dalam 1-Bulan

Emas berakhir dengan kenaikan moderat pada hari...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Turun 1 persen, Tertekan oleh Perusahaan Properti dan TI (Review)

Bursa saham Hong Kong jatuh pada hari Jumat, dipimpin oleh perusahaan properti dan perusahaan teknologi informasi yang melacak rekan-rekan utama mereka, dengan sentimen tertekan oleh pelemahan di Wall Street terkait kekhawatiran tentang kemajuan...

Semua Indeks Saham Utama Tutup di Rekornya Jelang Draf RUU Pajak GOP

Semua indeks saham utama ditutup di rekornya pada hari Jumat ini dengan S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenakikan mingguan mereka menjadi empat minggu karena Partai Republik bersiap untuk menguraikan versi akhir dari...

Harga Minyak Berakhir Naik, Tapi Catatkan Penurunan Mingguan ke-3 Beruntun

Harga minyak ditutup menguat pada hari Jumat, namun mencatatkan kerugian selama tiga minggu berturut-turut, didukung oleh kekhawatiran pertumbuhan produksi minyak mentah AS.. "Kekuatan pendorong di belakang pasar minyak tetap [Organisasi Negara...