Tuesday, 16 October 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Wakil Pemimpin Taliban Pakistan Tewas oleh Drone AS
Tuesday, 13 February 2018 04:55 WIB | GLOBAL |AmerikaTaliban

Taliban Pakistan yang terlarang mengukuhkan hari Senin (12/2) wakil pemimpinnya termasuk di antara beberapa militan yang tewas dalam serangan drone Amerika baru-baru ini dekat perbatasan Pakistan yang gawat dengan Afghanistan.

Dalam mengumumkan kematian Khan Said Sajna, juru bicara yang disebut Tehrik-e-Taliban Pakistan, TTP, mengatakan serangan drone sebelum subuh itu terjadi tanggal 8 Februari di daerah Gorwek, Waziristan Utara.

Sekalipun para pejabat Amerika jarang menanggapi operasi anti-terorisme drone di Pakistan, sumber-sumber suku terpencil disana dan pejabat intelijen Pakistan pada waktu itu telah mengukuhkan Sajna dan laskarnya sedang pulang dari provinsi Khost, Afghanistan, di dekatnya ketika misil yang ditembakkan pesawat tak berawak mengenai kendaraan mereka.

Komandan yang terbunuh itu diyakini berlindung di Khost dan mempunyai hubungan dengan jaringan Haqqani yang dituduh melancarkan serangan teroris yang diberitakan luas terhadap pasukan setempat dan pasukan yang dipimpin Amerika di Afghanistan. Pembunuhannya, kata para analis, adalah pukulan besar terhadap TTP.

Sajna dicari oleh Washington atas peranannya dalam serangan teroris terhadap warga Amerika. Pihak berwenang Pakistan juga mencarinya atas perencanaan serangan teroris besar di negara itu dan mendalangi pembobolan penjara tahun 2012 di kota Bannu, Pakistan barat laut yang membebaskan 400 orang napi, termasuk para militan terkenal.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Jerman akan Deportasi Terpidana 11 September...
Tuesday, 16 October 2018 01:14 WIB

Jerman sedang mempersiapkan pendeportasian seorang pria Maroko yang dihukum di Hamburg karena membantu tiga dari para penyerang 11 September ketika mereka bersiap untuk menyerang New York dan Washingt...

Trump Mengatakan Perubahan Iklim Bukan Hoaks...
Monday, 15 October 2018 20:19 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjaga jarak dari klaimnya yang mengatakan perubahan iklim adalah hoaks. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu (14/10), Trump mengatakan kepada stasiun t...

Presiden Iran Remehkan Sanksi Amerika...
Monday, 15 October 2018 10:05 WIB

Presiden Iran hari Minggu (14/10) meremehkan sanksi-sanksi Amerika yang menarget sektor minyak dan gas yang merupakan bagian vital negara itu, yang akan diberlakukan bulan depan. Berbicara di Univers...

Disaksikan Musisi, Trump Tandatangani RUU Royalti ...
Saturday, 13 October 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump menyambut musisi Kid Rock dan bintang musik kantri John Rich ke Gedung Putih hari Kamis (11/10) sementara ia menandatangani undang-undang yang merombak lisensi musik dan kompensa...

Florida Pulih dari Hempasan Badai Michael...
Friday, 12 October 2018 11:26 WIB

Sementara Florida hari Kamis (11/10) mulai pulih dari jejak kehancuran yang ditinggalkan, Badai Michael menimbulkan angin kencang dan hujan lebat di beberapa negara bagian di tenggara Amerika Serikat ...

POPULAR NEWS
Saham Jepang Mengawali Pekan ini di Zona Merah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin,...

Indeks Nikkei Tokyo Turun Lebih Dari 1,8%

Indeks acuan Nikkei Tokyo turun lebih dari 1,8...

LATEST NEWS
Reli Emas Bergulir

Pada hari Jumat kami mengajukan pertanyaan - bisakah rally emas berlanjut? Pasar telah berbicara dengan kata ya. Emas diperdagangkan di level setinggi $ 1,237 pagi ini. Tingkat kunci berikutnya untuk dicermati adalah $ 1.240. Penembusan ke atas $...

Bursa Saham Hong Kong Berakhir Melemah (Review)

Saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada Senin ini di tengah kekhawatiran atas ekonomi global dan ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng merosot 1,38 persen, atau 356,43 poin, berakhir pada level...

Saham AS berakhir turun karena pelemahan sektor teknologi membungkam upaya rebound

Saham mengakhiri sesi bervariasi dengan lebih rendah pada Senin ini, dengan pelemahan di sektor teknologi membuktikan hambatan karena investor mengkaji pelemahan yang dipimpin gejolak pada ekuitas AS di pekan lalu. Indeks S&P 500 berakhir 0,6%...