Tuesday, 25 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Presiden Trump Tandatangani UU untuk Cegah Perdagangan Seks
Friday, 13 April 2018 01:41 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump menandatangani undang-undang baru hari Rabu (11/4) untuk memberi kejaksaan wewenang lebih besar untuk mencegah perdagangan seks lewat internet.

Undang-undang itu, disetujui oleh Kongres dengan mayoritas besar, dan memungkinkan korban pelecehan dan perdagangan seks serta para jaksa untuk menuntut ganti rugi dan memblokir iklan yang tidak pantas.

Undang-undang ini muncul dari keluhan para korban perdagangan seks dan lain- lainnya bahwa situs-situs yang mengiklankan hubungan seks dapat mengklaim bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas konten iklan, karena mereka hanya meneruskan posting yang dikirim oleh orang lain.

"Saya menandatangani RUU ini untuk menghormati kalian," kata Presiden Trump ketika dia berbicara kepada para korban dan keluarga mereka di Gedung Putih. "Kalian telah menanggung apa yang tidak seharusnya dialami oleh siapa pun di dunia, tambah Trump.

Persetujuan Trump atas undang-undang itu diberikan beberapa hari setelah tujuh eksekutif perusahaan yang bernama Backpage.com ditangkap atas tuduhan bahwa situs web itu memudahkan pelacuran dan bahwa gadis-gadis remaja dijual untuk seks di situs itu.

Sumber : VOA

Gold Suffers First Loss in 5 Sessions

RELATED NEWS
Trump Janjikan KTT ke-2 dengan Kim dalam Waktu Sangat Dekat...
Tuesday, 25 September 2018 00:02 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un œdalam waktu sangat dekat.™ Trump, yang mengeluarkan pernyataan itu h...

Pompeo: Amerika akan Menangkan Perang Dagang dengan China...
Monday, 24 September 2018 19:53 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo bertekad Amerika akan memenangkan perang dagang apapun dengan China, sehari sebelum pemberlakuan tarif impor terbaru terhadap impor barang-barang China. Pompeo...

Deadline Tariff Semakin Dekat seiring Tiongkok Batalkan Pembicaraan Dagang Dengan AS...
Monday, 24 September 2018 10:32 WIB

AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain, tanpa perbaikan yang terlihat dalam hubungan antara kedua saingan itu. Dalam eskalasi signifikan, $ 200 miliar ...

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China...
Saturday, 22 September 2018 02:19 WIB

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dic...

China Berencana Membatasi Berita Asing...
Friday, 21 September 2018 18:01 WIB

Pemerintah China kemungkinan besar akan memblokir konten laporan terdini asing yang ditayangkan atau disiarkan di negeri itu, demikian menurut rancangan peraturan dari Jawatan Radio dan Televisi Nasio...

POPULAR NEWS
Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC

Wall Street dan Main Street keduanya melihat...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Anjlok Pada Friksi Perdagangan Baru (Review)

Saham Hong Kong jatuh pada hari Senin setelah AS memberlakukan tarif baru sebesar $ 200 miliar pada impor China dan Beijing membatalkan pembicaraan yang direncanakan antara kedua belah pihak. Indeks Hang Seng turun 1,62%, atau 454,19 poin, menjadi...

Wall St Merosot terkait Tarif Perdagangan AS-Cina Mereda

Di Wall Street, S & P dan Dow ditutup lebih rendah pada Senin ini setelah putaran tarif perdagangan AS-Cina ditembus, meredam harapan pekan lalu terhadap resolusi dan investor yang menunggu kenaikan suku bunga menjelang pertemuan Federal...

Minyak Berjangka Menetap Lebih Tinggi, dengan Minyak Mentah Global ke Level Tertinggi 4 Tahun

Harga minyak rally pada hari Senin, dengan Brent menandai penyelesaian tertinggi sejak akhir 2014 dan patokan minyak AS mentah West Texas Intermediate berakhir pada dua bulan tertinggi. Pada pertemuan akhir pekan, membuat sebuah komite yang...