Wednesday, 19 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Ancam Serang Jika Suriah Gunakan Senjata Kimia Lagi
Monday, 16 April 2018 10:06 WIB | GLOBAL |GOLDAmerikaSuriah

Duta besar Amerika untuk PBB Nikki Haley hari Minggu (15/4) memperingatkan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Amerika akan melancarkan serangan rudal lagi terhadap rezimnya jika ia kembali melancarkan serangan senjata kimia.

Kepada stasiun televisi Fox News, Haley mengatakan " terserah Assad sepenuhnya" apakah serangan rudal terhadap Suriah itu menjadi satu-satunya respon atas serangan kimia yang dicurigai dilakukan pasukan Suriah minggu lalu yang menewaskan lebih dari 40 orang atau bagian dari upaya aliansi militer berkelanjutan.

Dalam wawancara terpisah dengan stasiun televisi CBS News, Haley mengatakan, sanksi baru terhadap Rusia, yang mengerahkan militer ke Suriah guna mendukung rezim Assad, akan diumumkan hari Senin dan akan "diterapkan langsung ke perusahaan yang menyediakan peralatan terkait Assad dan senjata kimia yang digunakan."

Haley, dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News, juga membela penggunaan militer, daripada pernyataan politik yang lebih luas. Setelah serangan tengah malam di Suriah itu, beberapa komentator televisi Amerika mengolok-olok penggunaan istilah "Tugas Selesai" yang dicetuskan Trump. Istilah itu digunakan pertama kali tahun 2003 oleh Presiden George W. Bush, yang terlalu dini dan salah mengklaim bahwa Amerika berhasil menuntaskan serangan militernya terhadap Irak.

Dengan keterlibatan Rusia di Suriah dan kecaman Rusia atas serangan rudal sekutu hari Sabtu, Haley mengakui, hubungan Amerika-Rusia berada pada titik yang rendah.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
China Balas Berlakukan Tarif atas Produk AS Senilai $60 Miliar...
Wednesday, 19 September 2018 04:09 WIB

China mengatakan tidak mempunyai pilihan selain membalas kebijakan Presiden Donald Trump terkait pemberlakuan tarif 10% terhadap produk China senilai 200 miliar dolar, sebuah langkah yang berisiko men...

AS Tuduh Rusia Curangi Penerapan Sanksi terhadap Korea Utara...
Tuesday, 18 September 2018 19:34 WIB

Duta Besar Amerika untuk PBB, Nikki Haley menuduh Rusia telah œmencurangi™™ sanksi-sanksi internasional terhadap Korea Utara, dengan mengatakan Rusia merongrong upaya Amerika untuk melakukan den...

Survei: 2 Juta Remaja AS Menggunakan Vaping Marijuana...
Tuesday, 18 September 2018 11:14 WIB

Sebuah survei berbasis sekolah menunjukkan hampir 1 dari 11 siswa di AS telah menggunakan ganja dalam rokok elektronik, sehingga meningkatkan kekhawatiran kesehatan tentang popularitas baru vaping di ...

Menhan AS Tuduh Rusia Campur Tangan dalam Referendum Makedonia...
Tuesday, 18 September 2018 00:23 WIB

Menteri Pertahanan Amerika Jim Mattis menuduh Rusia berusaha mempengaruhi referendum mendatang di Makedonia yang akan membuka jalan bagi negara itu untuk bergabung dengan NATO. Mattis mengatakan kepa...

Topan Mangkhut Hantam China Selatan...
Monday, 17 September 2018 19:21 WIB

Topan Mangkhut menghantam provinsi paling padat di China, Guangdong, hari Minggu setelah melanda Hong Kong dengan hujan lebat dan angin berkecepatan 200 kilometer per jam. Lebih dari 2,4 juta orang t...

POPULAR NEWS
Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran...

Emas bukukan gain seiring merosotnya dolar AS

Emas berjangka menetap lebih tinggi pada hari...

Investor Kaji Tekanan Tarif Baru, Emas Melemah

Emas menurun karena investor menilai dampak dari...

LATEST NEWS
Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. BoJ memberikan 7 hingga 2 suara, meninggalkan...

AUD/USD Melemah Dari Tertinggi Dua Pekan

Saat ini, pasangan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7216, setelah mencatat tinggi dua minggu 0,7234 hari sebelumnya. Mata uang membukukan kenaikan yang solid pada hari Selasa, meskipun meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China dan meningkatnya...

Nikkei dekati level tertinggi 8 bulan; perusahaan asuransi reli

Nikkei Jepang melanjutkan kenaikannya mendekati level tertinggi delapan bulan pada Rabu karena investor memamfaatkan kenaikan di Wall Street meskipun berlanjutnya kekhawatiran perang dagang, dengan saham finansial menguat setelah imbal hasil AS...