Wednesday, 19 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Bidik Ekspor Keledai Australia
Monday, 16 April 2018 19:58 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah negara bagian Northern Territory di Australia mengatakan hampir 50 perusahaan China telah menyatakan minat membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai. Permintaan akan produk-produk keledai, terutama gelatin dari keledai semakin meningkat di China, sedangkan pasokan global mulai berkurang.

Pemerintahan Northern Territory telah membeli sekawanan kecil keledai liar untuk stasiun riset di dekat Kota Katherine di pedalaman. Awal bulan ini, delegasi pebisnis dari China mengunjungi fasilitas itu, dan hampir 50 perusahaan dari China telah menyatakan tertarik untuk membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai.

Diperkirakan ada hampir 60 ribu keledai liar di Northern Territory. Keledai dibawa ke Australia dari Afrika sebagai hewan pengangkut pada 1860an. Banyak yang dibebaskan ketika hewan itu tidak lagi diperlukan. Selama bertahun-tahun keledai liar dianggap sebagai hama besar oleh para petani. Hewan itu menginjak-injak tanaman asli, menyebarkan rumput liar dan bersaing dengan hewan ternak domestik untuk memperebutkan makanan dan air.

Kini pihak berwenang meyakini ada dampak ekonomi dari kawanan keledai liar.

Alister Trier, kepala departemen industri utama Northern Territory,yakin perdagangan keledai punya masa depan yang cerah.

œSaya memperkirakan industri ini akan berkembang, tapi tidak akan mengganggu industri peternakan, contohnya, saya yakin itu tidak akan terjadi. Yang akan terjadi adalah menambah peluang diversifikasi bagi penggunaan lahan penggembalaan dan tanah Aborigin di Wilayah Utara, kata Trier.

Di China, kulit keledai direbus untuk membuat gelatin, yang kemudian digunakan dalam obat-obatan alternatif dan kosmetik China.

Para aktivis hak-hak binatang menekan pihak berwenang untuk tidak mengijinkan ekspor keledai hidup ke China, mengklaim bahwa kondisi di lokasi persinggahan kejam dan tidak dapat diterima.

Para aktivis juga berkeras bahwa kesehatan keledai menderita apabila mereka ditempatkan dalam kawanan besar.

The Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animal di Australia ingin perdagangan kulit keledai dihentikan karena khawatir hewan itu akan dikuliti hidup-hidup di luar negeri dan diperlakukan dengan sangat kejam.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
China Balas Berlakukan Tarif atas Produk AS Senilai $60 Miliar...
Wednesday, 19 September 2018 04:09 WIB

China mengatakan tidak mempunyai pilihan selain membalas kebijakan Presiden Donald Trump terkait pemberlakuan tarif 10% terhadap produk China senilai 200 miliar dolar, sebuah langkah yang berisiko men...

AS Tuduh Rusia Curangi Penerapan Sanksi terhadap Korea Utara...
Tuesday, 18 September 2018 19:34 WIB

Duta Besar Amerika untuk PBB, Nikki Haley menuduh Rusia telah œmencurangi™™ sanksi-sanksi internasional terhadap Korea Utara, dengan mengatakan Rusia merongrong upaya Amerika untuk melakukan den...

Survei: 2 Juta Remaja AS Menggunakan Vaping Marijuana...
Tuesday, 18 September 2018 11:14 WIB

Sebuah survei berbasis sekolah menunjukkan hampir 1 dari 11 siswa di AS telah menggunakan ganja dalam rokok elektronik, sehingga meningkatkan kekhawatiran kesehatan tentang popularitas baru vaping di ...

Menhan AS Tuduh Rusia Campur Tangan dalam Referendum Makedonia...
Tuesday, 18 September 2018 00:23 WIB

Menteri Pertahanan Amerika Jim Mattis menuduh Rusia berusaha mempengaruhi referendum mendatang di Makedonia yang akan membuka jalan bagi negara itu untuk bergabung dengan NATO. Mattis mengatakan kepa...

Topan Mangkhut Hantam China Selatan...
Monday, 17 September 2018 19:21 WIB

Topan Mangkhut menghantam provinsi paling padat di China, Guangdong, hari Minggu setelah melanda Hong Kong dengan hujan lebat dan angin berkecepatan 200 kilometer per jam. Lebih dari 2,4 juta orang t...

POPULAR NEWS
Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran...

Emas bukukan gain seiring merosotnya dolar AS

Emas berjangka menetap lebih tinggi pada hari...

Investor Kaji Tekanan Tarif Baru, Emas Melemah

Emas menurun karena investor menilai dampak dari...

LATEST NEWS
Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. BoJ memberikan 7 hingga 2 suara, meninggalkan...

AUD/USD Melemah Dari Tertinggi Dua Pekan

Saat ini, pasangan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7216, setelah mencatat tinggi dua minggu 0,7234 hari sebelumnya. Mata uang membukukan kenaikan yang solid pada hari Selasa, meskipun meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China dan meningkatnya...

Nikkei dekati level tertinggi 8 bulan; perusahaan asuransi reli

Nikkei Jepang melanjutkan kenaikannya mendekati level tertinggi delapan bulan pada Rabu karena investor memamfaatkan kenaikan di Wall Street meskipun berlanjutnya kekhawatiran perang dagang, dengan saham finansial menguat setelah imbal hasil AS...