Monday, 23 April 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Bidik Ekspor Keledai Australia
Monday, 16 April 2018 19:58 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah negara bagian Northern Territory di Australia mengatakan hampir 50 perusahaan China telah menyatakan minat membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai. Permintaan akan produk-produk keledai, terutama gelatin dari keledai semakin meningkat di China, sedangkan pasokan global mulai berkurang.

Pemerintahan Northern Territory telah membeli sekawanan kecil keledai liar untuk stasiun riset di dekat Kota Katherine di pedalaman. Awal bulan ini, delegasi pebisnis dari China mengunjungi fasilitas itu, dan hampir 50 perusahaan dari China telah menyatakan tertarik untuk membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai.

Diperkirakan ada hampir 60 ribu keledai liar di Northern Territory. Keledai dibawa ke Australia dari Afrika sebagai hewan pengangkut pada 1860an. Banyak yang dibebaskan ketika hewan itu tidak lagi diperlukan. Selama bertahun-tahun keledai liar dianggap sebagai hama besar oleh para petani. Hewan itu menginjak-injak tanaman asli, menyebarkan rumput liar dan bersaing dengan hewan ternak domestik untuk memperebutkan makanan dan air.

Kini pihak berwenang meyakini ada dampak ekonomi dari kawanan keledai liar.

Alister Trier, kepala departemen industri utama Northern Territory,yakin perdagangan keledai punya masa depan yang cerah.

œSaya memperkirakan industri ini akan berkembang, tapi tidak akan mengganggu industri peternakan, contohnya, saya yakin itu tidak akan terjadi. Yang akan terjadi adalah menambah peluang diversifikasi bagi penggunaan lahan penggembalaan dan tanah Aborigin di Wilayah Utara, kata Trier.

Di China, kulit keledai direbus untuk membuat gelatin, yang kemudian digunakan dalam obat-obatan alternatif dan kosmetik China.

Para aktivis hak-hak binatang menekan pihak berwenang untuk tidak mengijinkan ekspor keledai hidup ke China, mengklaim bahwa kondisi di lokasi persinggahan kejam dan tidak dapat diterima.

Para aktivis juga berkeras bahwa kesehatan keledai menderita apabila mereka ditempatkan dalam kawanan besar.

The Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animal di Australia ingin perdagangan kulit keledai dihentikan karena khawatir hewan itu akan dikuliti hidup-hidup di luar negeri dan diperlakukan dengan sangat kejam.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Trump Tuduh Comey Hancurkan Hidup Mantan Direktur Keamanan Nasional Flynn...
Saturday, 21 April 2018 01:14 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Jumat (20/4) menuduh mantan Direktur FBI James Comey menghancurkan hidup mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. Ia juga menuduh Comey mengorbankan Flynn untuk...

Cari Info Penculikan Jurnalis AS di Suriah, FBI Tawarkan Hadiah...
Friday, 20 April 2018 20:13 WIB

FBI menawarkan hadiah $1 juta sebagai imbalan untuk informasi yang bisa membantu melacak wartawan Amerika yang hilang di Suriah lima tahun lalu. Austin Bennett Tice diduga diculik ketika meliput pera...

Saingi China, AS Jual Drone Langsung ke Para Sekutu...
Friday, 20 April 2018 14:28 WIB

Pemerintah Amerika, Kamis (19/4), mencabut sejumlah pembatasan penjualan pesawat tidak berawak atau drone yang canggih, guna memperkuat pasukan sekutu dan bersaing dengan China dalam pasar senjata dun...

Tim Keamanan PBB Dihujani Tembakan di Douma, Suriah ...
Friday, 20 April 2018 03:29 WIB

Satu tim keamanan PBB disambut tembakan dengan senjata ringan dan ledakan bom, sewaktu mereka berusaha melakukan misi pengintaian di sebuah kota Suriah, yang sedang menunggu kedatangan para pengawas s...

Gempa Berkekuatan Sedikitnya 5,5 SR Guncang Iran Selatan...
Thursday, 19 April 2018 19:40 WIB

Gempa berkekuatan sedikitnya 5,5 melanda Iran Selatan, di dekat satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir negara itu pada Kamis pagi (19/4), mengguncang negara-negara di kawasan Teluk Persia. Belu...

POPULAR NEWS
Saham AS Jatuh Dalam Penurunan Luas, Saham Apple Melemah

Saham AS ditutup lebih rendah pada hari Jumat,...

Minyak Berakhir Sedikit Lebih Tinggi, Naik 1,5% Untuk Minggu Ini

Harga minyak ditutup sedikit lebih tinggi Jumat,...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong anjlok seiring jatuhnya sektor teknologi & saham real estate (Review)

Saham Hong Kong berakhir pada pekan ini dengan penurunan tajam karena perusahaan teknologi melacak penjualan di Apple, sementara saham real estate dilanda kekhawatiran akan naiknya suku bunga. Indeks Hang Seng turun 0,94 persen, atau 290,11 poin,...

Saham AS Jatuh Dalam Penurunan Luas, Saham Apple Melemah

Saham AS ditutup lebih rendah pada hari Jumat, dengan indeks utama merosot dalam penurunan luas. Sementara Wall Street membukukan hasil positif untuk minggu kedua, aksi jual sangat mengikis keuntungan minggu ini. Dow Jones Industrial Average turun...

Minyak Berakhir Sedikit Lebih Tinggi, Naik 1,5% Untuk Minggu Ini

Harga minyak ditutup sedikit lebih tinggi Jumat, menghapus penurunan singkat yang dipicu oleh tweet dari Presiden AS Donald Trump, untuk menyelesaikan minggu dengan kenaikan 1,5%. Trump telah menyalahkan OPEC atas apa yang disebutnya "harga buatan...