Tuesday, 16 October 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dubes AS di PBB: Hamas Penyebab Kekerasan di Gaza, Bukan Pemindahan Kedubes AS
Wednesday, 16 May 2018 11:07 WIB | GLOBAL |Global

Duta Besar Amerika untuk PBB Nikki Haley hari Selasa (15/5) mengatakan Israel telah "menahan diri" dalam menanggapi bentrokan mematikan dengan Palestina di perbatasan Gaza dan menyalahkan kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza atas aksi kekerasan itu.

"Dalam beberapa hari terakhir ini, teroris Hamas, yang didukung Iran, telah menghasut serangan terhadap pasukan keamanan dan infrastruktur Israel," ujar Haley dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB mengenai situasi Gaza.

Haley menepis pernyataan bahwa aksi kekerasan itu dipicu pembukaan Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem hari Senin (14/5).

"Pemindahan kedutaan besar tidak merusak prospek perdamaian apapun. Namun oleh sebagian orang ini dianggap sebagai penyebab aksi kekerasan. Kita harus ingat, organisasi teroris Hamas telah menghasut kekerasan selama bertahun-tahun, jauh sebelum Amerika memutuskan untuk memindahkan kedutaan besarnya."

Haley menambahkan bahwa kedutaan Amerika itu "mencerminkan kehendak rakyat Amerika hak penuh Amerika untuk memutuskan lokasi kedutaannya, hak yang diklaim setiap orang di ruangan ini untuk negara mereka."

Sumber : Voaindonesia

RELATED NEWS
Jerman akan Deportasi Terpidana 11 September...
Tuesday, 16 October 2018 01:14 WIB

Jerman sedang mempersiapkan pendeportasian seorang pria Maroko yang dihukum di Hamburg karena membantu tiga dari para penyerang 11 September ketika mereka bersiap untuk menyerang New York dan Washingt...

Trump Mengatakan Perubahan Iklim Bukan Hoaks...
Monday, 15 October 2018 20:19 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjaga jarak dari klaimnya yang mengatakan perubahan iklim adalah hoaks. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu (14/10), Trump mengatakan kepada stasiun t...

Presiden Iran Remehkan Sanksi Amerika...
Monday, 15 October 2018 10:05 WIB

Presiden Iran hari Minggu (14/10) meremehkan sanksi-sanksi Amerika yang menarget sektor minyak dan gas yang merupakan bagian vital negara itu, yang akan diberlakukan bulan depan. Berbicara di Univers...

Disaksikan Musisi, Trump Tandatangani RUU Royalti ...
Saturday, 13 October 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump menyambut musisi Kid Rock dan bintang musik kantri John Rich ke Gedung Putih hari Kamis (11/10) sementara ia menandatangani undang-undang yang merombak lisensi musik dan kompensa...

Florida Pulih dari Hempasan Badai Michael...
Friday, 12 October 2018 11:26 WIB

Sementara Florida hari Kamis (11/10) mulai pulih dari jejak kehancuran yang ditinggalkan, Badai Michael menimbulkan angin kencang dan hujan lebat di beberapa negara bagian di tenggara Amerika Serikat ...

POPULAR NEWS
Saham Jepang Mengawali Pekan ini di Zona Merah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin,...

Indeks Nikkei Tokyo Turun Lebih Dari 1,8%

Indeks acuan Nikkei Tokyo turun lebih dari 1,8...

LATEST NEWS
Reli Emas Bergulir

Pada hari Jumat kami mengajukan pertanyaan - bisakah rally emas berlanjut? Pasar telah berbicara dengan kata ya. Emas diperdagangkan di level setinggi $ 1,237 pagi ini. Tingkat kunci berikutnya untuk dicermati adalah $ 1.240. Penembusan ke atas $...

Bursa Saham Hong Kong Berakhir Melemah (Review)

Saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada Senin ini di tengah kekhawatiran atas ekonomi global dan ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng merosot 1,38 persen, atau 356,43 poin, berakhir pada level...

Saham AS berakhir turun karena pelemahan sektor teknologi membungkam upaya rebound

Saham mengakhiri sesi bervariasi dengan lebih rendah pada Senin ini, dengan pelemahan di sektor teknologi membuktikan hambatan karena investor mengkaji pelemahan yang dipimpin gejolak pada ekuitas AS di pekan lalu. Indeks S&P 500 berakhir 0,6%...