Saturday, 18 August 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS dan China Hentikan Sengketa Dagang
Monday, 21 May 2018 18:15 WIB | GLOBAL |Global

Amerika Serikat dan China mengatakan, Minggu (20/5), membatalkan rencana untuk mengenakan tariff bea impor tinggi atas barang masing-masing.Pembatalan itu itu muncul satu hari setelah China sepakat akan membeli lebih banyak barang buatan Amerika untuk mengurangi defisit perdagangan yang sangat besar dengan negara itu.

Menteri keuangan Amerika Steven Mnuchin mengatakan kepada jaringan televisi Fox News bahwa kedua negara besar itu œtelah membuat kemajuan berarti dan sepakat menjalankan cara-cara baru untuk menyelesaikan sengketa perdagangan. œKarena itu kami kini sepakat untuk menghentikan pelaksanaan bea impor itu, sambil mengusahakan cara-cara baru tadi.

Kantor berita resmi China, Xinhua, mengutip Wakil Perdana Menteri Liu He yang memimpin delegasi China dalam perundingan di Washington itu mengatakan œkedua pihak mencapai konsensus, tidak akan terlibat dalam perang dagang dan tidak akan menaikkan tariff bea impor barang buatan masing-masing negara.

Liu mengatakan perjanjian itu adalah suatu œkebutuhan, dan menambahkan œkita juga harus sadar bahwa mencairkan es tidak bisa dilakukan dalam satu hari, dan menyelesaikan berbagai masalah struktural dan ekonomi antara kedua negara akan makan waktu.

Presiden Amerika Donald Trump tadinya mengancam akan mengenakan tariff bea impor senilai $150 miliar atas barang-barang buatan China dan China mengatakan akan melakukan hal yang sama terhadap barang-barang buatan Amerika.

Sumber : Voaindonesia

RELATED NEWS
Imigran Sudan Disebut Sebagai Pelaku Serangan Mobil London...
Thursday, 16 August 2018 21:15 WIB

Polisi kontraterorisme Inggris menggeledah beberapa properti, sambil mencoba menentukan penyebab pemuda berusia 29 tahun, kelahiran Sudan, menabrakkan mobil di luar gedung Parlemen Inggris. Polisi men...

Qatar dikatakan akan berinvestasi $ 15 miliar di Turki...
Thursday, 16 August 2018 04:03 WIB

Qatar akan menginvestasikan $ 15 miliar di Turki, situs berita Turki NTV melaporkan hari Rabu, mengutip para pejabat Turki. Berita itu menyusul pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erodgan dan...

Aktivis Kemerdekaan Hong Kong Katakan China ˜Rusak™ Kota Itu...
Wednesday, 15 August 2018 18:39 WIB

Andy Chan, pendiri Partai Nasional Hong Kong, mengatakan kepada para anggota Klub Koresponden Wartawan Asing (FCC) bahwa Hong Kong, sebagai suatu bangsa œdengan cepat dicaplok dan dihancurkan oleh C...

Ratusan pastor di AS 'melecehkan ribuan anak'...
Wednesday, 15 August 2018 13:12 WIB

Mahkamah Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat, merilis laporan panel juri berisi rincian dugaan pelecehan seksual di Gereja Katolik yang menuduh lebih dari 300 pastor. Laporan investigasi pane...

Presiden Erdogan Ingin Boikot Barang Elektronik AS...
Wednesday, 15 August 2018 04:12 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Selasa (14/8) mengancam akan memboikot barang-barang elektronik Amerika, untuk menanggapi apa yang ia sebut sebagai perang ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir di level terendah dalam lebih dari 1 1/2 tahun

Emas berjangka pada hari Rabu berakhir pada...

Harga emas merosot ke posisi terendah 19-bulan di tengah dolar yang kuat

Harga emas turun lebih dari satu persen pada...

Qatar dikatakan akan berinvestasi $ 15 miliar di Turki

Qatar akan menginvestasikan $ 15 miliar di...

LATEST NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan

Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur melawan serangkaian saingan utamanya tetapi rally terhadap beberapa pasar yang muncul di tengah kekhawatiran atas sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap...

Sentimen Konsumen di AS Turun ke Terendahnya Dalam Hampir Setahun Terakhir

Sentimen konsumen AS secara tidak terduga turun ke level terendahnya dalam hampir setahun terakhir di tengah pandangan yang kurang menguntungkan pada pembelian barang-barang tiket besar dan kekhawatiran terus-menerus tentang ketegangan perdagangan,...

Saham AS Datar Cenderung Sedikit Lebih Rendah Setelah Laporan Laba yang Mengecewakan

Saham AS dibuka bergerak mendatar cenderung sedikit lebih rendah pada hari Jumat, beringsut setelah laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan dan tekanan baru pada mata uang lira Turki. Indeks S & P 500 turun 0,1% ke level 2,837.54,...