Saturday, 18 August 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Starbucks Izinkan Pengunjung Kafe Bersantai Tanpa Beli Kopi
Tuesday, 22 May 2018 01:50 WIB | GLOBAL |Starbucks

Kedai kopi waralaba raksasa Starbucks dalam kebijakan terbaru mengatakan para pengunjung boleh bersantai di kedai-kedai kopinya atau menggunakan toilet meski tidak membeli apapun. Kebijakan itu diumumkan akhir pekan lalu.

Sebelumnya, peraturan itu diserahkan kepada manajer masing-masing toko untuk menetapkan apakah orang boleh menggunakan tempat di Starbucks tanpa membeli apapun.

"Kami bertekad menciptakankehangatan dan keramahan di mana semua orang boleh datang," kata Starbucks dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan itu meminta karyawannya untuk mematuhi prosedur yang ditetapkan dalam menangani "perilaku yang mengganggu," dan diminta menghubungi nomer polisi 911 apabila ada keadaan gawat-darurat terhadap pelanggan atau karyawan.

Starbucks mengubah aturan tersebut setelah dua pria kulit hitam diusir dari kedai kopi di Kota Philadelphia bulan lalu karena tidak membeli apapun. Mereka memberi tahu manajer toko bahwa mereka sedang menunggu seorang teman untuk bergabung dengan mereka. Kedua orang itu diminta untuk pergi dan seorang karyawan menelepon polisi, yang menyebabkan mereka ditangkap, memicu protes dan tuduhan rasisme.

Insiden 12 April, dan video yang diunggah di media sosial, sangat memalukan bagi perusahaan waralaba kopi itu.

Karena banyaknya komentar atas penangkapan itu, Starbucks memutuskan untuk menutup lebih dari 8.000 kedai kopinya di AS pada sore hari 29 Mei, untuk memberikanpelatihan kepada karyawannya supaya jangan berprasangka rasial.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Imigran Sudan Disebut Sebagai Pelaku Serangan Mobil London...
Thursday, 16 August 2018 21:15 WIB

Polisi kontraterorisme Inggris menggeledah beberapa properti, sambil mencoba menentukan penyebab pemuda berusia 29 tahun, kelahiran Sudan, menabrakkan mobil di luar gedung Parlemen Inggris. Polisi men...

Qatar dikatakan akan berinvestasi $ 15 miliar di Turki...
Thursday, 16 August 2018 04:03 WIB

Qatar akan menginvestasikan $ 15 miliar di Turki, situs berita Turki NTV melaporkan hari Rabu, mengutip para pejabat Turki. Berita itu menyusul pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erodgan dan...

Aktivis Kemerdekaan Hong Kong Katakan China ˜Rusak™ Kota Itu...
Wednesday, 15 August 2018 18:39 WIB

Andy Chan, pendiri Partai Nasional Hong Kong, mengatakan kepada para anggota Klub Koresponden Wartawan Asing (FCC) bahwa Hong Kong, sebagai suatu bangsa œdengan cepat dicaplok dan dihancurkan oleh C...

Ratusan pastor di AS 'melecehkan ribuan anak'...
Wednesday, 15 August 2018 13:12 WIB

Mahkamah Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat, merilis laporan panel juri berisi rincian dugaan pelecehan seksual di Gereja Katolik yang menuduh lebih dari 300 pastor. Laporan investigasi pane...

Presiden Erdogan Ingin Boikot Barang Elektronik AS...
Wednesday, 15 August 2018 04:12 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Selasa (14/8) mengancam akan memboikot barang-barang elektronik Amerika, untuk menanggapi apa yang ia sebut sebagai perang ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir di level terendah dalam lebih dari 1 1/2 tahun

Emas berjangka pada hari Rabu berakhir pada...

Harga emas merosot ke posisi terendah 19-bulan di tengah dolar yang kuat

Harga emas turun lebih dari satu persen pada...

Qatar dikatakan akan berinvestasi $ 15 miliar di Turki

Qatar akan menginvestasikan $ 15 miliar di...

LATEST NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan

Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur melawan serangkaian saingan utamanya tetapi rally terhadap beberapa pasar yang muncul di tengah kekhawatiran atas sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap...

Sentimen Konsumen di AS Turun ke Terendahnya Dalam Hampir Setahun Terakhir

Sentimen konsumen AS secara tidak terduga turun ke level terendahnya dalam hampir setahun terakhir di tengah pandangan yang kurang menguntungkan pada pembelian barang-barang tiket besar dan kekhawatiran terus-menerus tentang ketegangan perdagangan,...

Saham AS Datar Cenderung Sedikit Lebih Rendah Setelah Laporan Laba yang Mengecewakan

Saham AS dibuka bergerak mendatar cenderung sedikit lebih rendah pada hari Jumat, beringsut setelah laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan dan tekanan baru pada mata uang lira Turki. Indeks S & P 500 turun 0,1% ke level 2,837.54,...