Tuesday, 16 October 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China akan Berlakukan Tarif Balasan Baru Terhadap Produk AS
Friday, 10 August 2018 10:07 WIB | GLOBAL |Global

China, Rabu malam (8/8), mengumumkan, akan memberlakukan tarif tambahan 25 persen terhadap produk-produk impor AS bernilai 16 miliar dolar.

Tarif baru akan mulai berlaku 23 Agustus, bertepatan dengan mulai diberlakukannya tarif baru AS terhadap produk-produk asal China, sebagaimana diumumkan pemerintahan Trump, Selasa (7/8).

Aksi saling balas pemberlakun tarif ini mempercepat terjadinya perang dagang antara kedua negara yang dimulai sejak 6 Juli, ketika Washington secara resmi memberlakukan tarif 25 persen terhadap 800 jenis produk China bernilai 34 miliar dolar. Beijing membalas dengan memberlakukan tarif balasan terhadap 545 produk AS, yang juga bernilai 34 miliar dolar.

Pemerintah Trump juga mengancam akan memberlakukan tarif tambahan 25 persen terhadap produk-produk China yang bernilai 200 miliar dolar.

Presiden AS Donald Trump menyebut praktik dagang China yang tidak adil dan pencurian hak katas kekayaan inelektual sebagai alasan pemberlakuan tarif tersebut.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Korea Utara dan Korea Selatan Adakan Pembicaraan di Panmunjom...
Tuesday, 16 October 2018 10:10 WIB

Korea Utara dan Korea Selatan hari Senin (15/10) mengadakan pembicaraan tingkat tinggi di zona demiliterisasi yang dijaga ketat. Menteri Unifikasi Cho Myoung-gyon memimpin delegasi beranggotakan lima...

Jerman akan Deportasi Terpidana 11 September...
Tuesday, 16 October 2018 01:14 WIB

Jerman sedang mempersiapkan pendeportasian seorang pria Maroko yang dihukum di Hamburg karena membantu tiga dari para penyerang 11 September ketika mereka bersiap untuk menyerang New York dan Washingt...

Trump Mengatakan Perubahan Iklim Bukan Hoaks...
Monday, 15 October 2018 20:19 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjaga jarak dari klaimnya yang mengatakan perubahan iklim adalah hoaks. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu (14/10), Trump mengatakan kepada stasiun t...

Presiden Iran Remehkan Sanksi Amerika...
Monday, 15 October 2018 10:05 WIB

Presiden Iran hari Minggu (14/10) meremehkan sanksi-sanksi Amerika yang menarget sektor minyak dan gas yang merupakan bagian vital negara itu, yang akan diberlakukan bulan depan. Berbicara di Univers...

Disaksikan Musisi, Trump Tandatangani RUU Royalti ...
Saturday, 13 October 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump menyambut musisi Kid Rock dan bintang musik kantri John Rich ke Gedung Putih hari Kamis (11/10) sementara ia menandatangani undang-undang yang merombak lisensi musik dan kompensa...

POPULAR NEWS
Reli Emas Bergulir

Pada hari Jumat kami mengajukan pertanyaan -...

Emas gain, Uji wilayah terakhir yang dicatat pada Juli

Emas berjangka naik Senin, menuju kembali ke...

LATEST NEWS
Emas Diperdagangkan Mendekati Level Tertingginya Sejak Akhir Juli Lalu

Emas diperdagangkan mendekati level tertingginya sejak akhir Juli lalu setelah dolar melemah di tengah ketegangan geopolitik, termasuk gejolak antara pemerintahan Trump dan Arab Saudi, yang mungkin melihat pejabat AS menolak konferensi investasi...

Dolar Menguat Terhadap Imbal Hasil AS yang Meningkat; Yuan Merosot

Dolar sedikit lebih tinggi pada hari Selasa karena imbal hasil Treasury AS yang naik mendorong investor untuk membeli greenback setelah penurunan baru-baru ini dengan investor didorong bullish tentang prospek jangka pendek, terutama terhadap mata...

Saham China Turun pada Penutupan Perdagangan; Shanghai Composite Melemah 0,85%

Ekuitas China bergerak lebih rendah pada penutupan hari Selasa, karena kerugian dalam Layanan Software & Komputer, Teknologi dan sektor Media mendorong saham lebih rendah. Pada penutupan di Shanghai, Shanghai Composite turun 0,85% untuk...