Friday, 21 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pemberontak Kolombia Bebaskan Sandera di Tengah Kebuntuan Pembicaraan
Friday, 14 September 2018 10:06 WIB | GLOBAL |Global

Satu-satunya kelompok pemberontak Kolombia yang masih eksis hingga saat ini, ELN, telah membebaskan enam orang yang mereka culik bulan lalu.

Para sandera itu, yang terdiri dari tiga polisi, seorang tentara, dan dua pekerja sipil, diserahkan ke sebuah misi kemanusian, Kamis (13/9), di distrik Choco, Kolombia Barat. Misi kemanusian itu mencakup para anggota Komisi Internasional Palang Merah (ICRC).

Presiden Ivan Duque telah menunda pembicaraan perdamaian dengan ELN segera setelah memangku jabatan, dan menuntut agar kelompok itu menghentikan semua aktivitas kriminalnya, termasuk penculikan, dan membebaskan semua sanderanya.

Duque telah berjanji untuk merevisi perjanjian perdamaian yang dinegosiasikan pendahulunya, Juan Manuel Santos, yang mengakhiri 50 tahun perang saudara antara pemerintah dan kelompok pemberontak utama, Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC). ELN yang beranggotakan 1.500 orang menolak menandatangani kesepakatan itu.

Para pemberontak sayap kiri mulai melancarkan perang gerilya pada 1964 untuk menggulingkan pemerintah Kolombia. Lebih dari 220 ribu tewas dalam konflik itu, sementara jutaan lainnya terpaksa

mengungsi. Para pemberontak memanfaatkan penyelundupan narkoba, dan penculikan untuk mendapat tebusan, untuk mendanai perjuangan mereka.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Mantan PM Malaysia Dikenai 25 Dakwaan Baru Terkait Skandal 1MDB...
Friday, 21 September 2018 00:01 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menghadapi lebih dari dua lusin dakwaan baru terkait dengan skandal penggelapan dana 1MDB, yang menyebabkan kekalahan mengagetkan bagi partainya yang berkua...

Pompeo: AS Siap Mulai Lagi Pembicaraan dengan Korea Utara...
Thursday, 20 September 2018 19:35 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik "komitmen penting" yang dibuat oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan puncak dengan Korea Selatan pekan ini. Korea Utara mengumumkan ak...

Trump Kunjungi Daerah yang Dilanda Badai Florence di North Carolina ...
Thursday, 20 September 2018 11:43 WIB

Presiden Donald Trump hari Rabu (19/9) datang ke North Carolina untuk melihat kerusakan yang diakibatkan badai Florence dan kesulitan yang dihadapi untuk memulihkan kondisi. Trump hari Selasa (18/9) ...

Korut Setuju Pengawas Internasional Amati Langsung Pembongkaran Fasilitas Misil...
Thursday, 20 September 2018 04:06 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengumumkan Rabu (19/9), ia telah sepakat untuk mengizinkan para pengawas internasional mengamati langsung pembongkaran fasilitas-fasilitas penting bagi program misil ...

Pejabat AS Ragukan Perjanjian Nuklir dengan Rusia...
Wednesday, 19 September 2018 19:12 WIB

"Rusia terus melanggar serangkaian kewajiban pengawasan senjata yang merusak kepercayaan Amerika pada perjanjian, termasuk beberapa yang menyangkut kepentingan keamanan AS dan sekutunya selama bertahu...

POPULAR NEWS
Emas Memperpanjang Kenaikan Di Atas $ 1.200; Palladium Gains

Emas berjangka naik pada Rabu ini, meninggalkan...

Emas berjangka catatkan penyelesaian tertinggi secara month-to-date

Emas bergerak lebih tinggi, membangun kenaikan...

China Balas Berlakukan Tarif atas Produk AS Senilai $60 Miliar

China mengatakan tidak mempunyai pilihan selain...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menguat tajam pada pembukaan

Saham Hong Kong menguat tajam pada Jumat ini, yang mengikuti rekor kinerja di Wall Street dan melanjutkan relinya hari ini pada harapan China dan AS pada akhirnya akan menyelesaikan sengketa perdagangan.. Indeks Hang Seng naik 0,85%, atau 234,68...

Dolar berjuang di dekat terendah dua bulan, yen melorot karena surutnya risiko

Dolar berjuang di dekat posisi terendah dua bulan, sementara yen juga merosot pada Jumat karena mengurangi permintaan safe haven di tengah perubahan dalam pandangan investor bahwa konflik perdagangan Sino-AS akan kurang merusak pertumbuhan global...

Minyak Menuju Gain Mingguan Karena kenyamanan Saudi Dengan Harga yang Lebih Tinggi

Minyak mentah Brent menuju kenaikan mingguan kedua bahkan ketika Presiden AS Donald Trump memperbarui tekanan pada OPEC untuk meningkatkan output setelah Arab Saudi mengisyaratkan kenyamanannya dengan harga lebih tinggi. Minyak Brent untuk...