Tuesday, 17 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Saham AS Dibuka Lebih Tinggi, Mencoba Rebound dari 3 Hari Penurunan
Friday, 11 August 2017 20:55 WIB | MARKET UPDATE |S & P 500Saham AS

Indeks acuan saham A.S. dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, namun ekuitas berada pada laju untuk pekan terburuk dalam beberapa bulan terakhir di tengah meningkatnya retorika antara A.S. dan Korea Utara.

Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 0,2% pada level 21,894, sementara Indeks S & P 500 menguat 0,2% pada level 2.442, dan Indeks Nasdaq Composite lebih tinggi 0,3% pada level 6.236. Untuk minggu ini, Dow melihat penurunan sekitar 1%, S & P 500 berada di jalur untuk penurunan sebesar 1,6%, sementara Nasdaq ditetapkan untuk penurunan mingguan sebesar 1,9%. Saham ditetapkan untuk memperpanjang apa yang telah menjadi yang terburuk dari hari ke hari sejak April, sampai data inflasi dirilis.

Indeks harga konsumen menunjukkan kenaikan ke angka 0,1% musiman yang disesuaikan pada bulan Juli, bulan kelima berturut-turut kelembutan, menimbulkan lebih banyak pertanyaan tentang apakah inflasi pada akhirnya akan naik untuk mencapai target tingkat tahunan sebesar 2% dari Federal Reserve. Investor telah membuang aset yang dianggap berisiko karena Presiden A.S. Donald Trump telah meningkatkan perang kata-kata dengan pemimpin Korea Utara, yang dikatakan pada hari Kamis bahwa mungkin ancamannya untuk melepaskan "api dan kemarahan" di Korea Utara "mungkin tidak cukup sulit." (knc)

 

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP...
Tuesday, 17 October 2017 14:47 WIB

Saham China berakhir sedikit berubah pada hari Selasa karena investor menunggu rilisan data ekonomi utama China dan sebuah puncak kepemimpinan utama akhir pekan ini, meskipun sumber daya perusahaan me...

Saham Tokyo Ditutup Naik Hari Ke-11 Secara Beruntun...
Tuesday, 17 October 2017 13:51 WIB

Indeks acuan Tokyo menandai level baru tertingg dalami 21 tahun pada hari Selasa, naik untuk sesi ke-11 secara beruntun, karena optimisnya laba perusahaan Jepang yang melebihi kekhawatiran mengenai ov...

Indeks Tokyo Flat Pada Sesi Break, Kobe Steel Reli...
Tuesday, 17 October 2017 10:07 WIB

Indeks saham Tokyo mengakhiri flat pagi hari Selasa ini karena membeli saham dengan cepat setelah kenaikan beruntun 10 hari, sementara Kobe Steel menguat setelah penurunan tajam baru-baru ini. Nikkei...

Saham HK Lanjutkan Gain Di Sesi Pembukaan...
Tuesday, 17 October 2017 09:09 WIB

Saham Hong Kong dibuka sedikit menguat pada hari Selasa pagi, memperpanjang kenaikan ke sesi keempat secara beruntun menyusul masih banyaknya rekor pada indeks utama Wall Street. Indeks Hang Seng nai...

Saham Asia Naik, Obligasi Turun Terkait Ekspektasi Suku Bunga...
Tuesday, 17 October 2017 07:53 WIB

Kenaikan di pasar saham meluas ke Asia pasca data Wall Street yang mencatat rekor, sementara obligasi Australia turun diikuti Treasuries di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan karena kemungki...

POPULAR NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas

Metals Focus melihat latar belakang yang...

7 Pengacara Mantan Presiden Korsel Mundur Serentak

Tujuh orang pengacara yang bertindak sebagai...

Emas berakhir lebih rendah tapi bertahan di atas $1.300; tembaga menguat

Emas berakhir turun pada hari Senin karena dolar...

LATEST NEWS
Saham China sedikit berubah jelang kongres partai, data GDP

Saham China berakhir sedikit berubah pada hari Selasa karena investor menunggu rilisan data ekonomi utama China dan sebuah puncak kepemimpinan utama akhir pekan ini, meskipun sumber daya perusahaan membukukan penurunan karena kekhawatiran bahwa...

Saham Tokyo Ditutup Naik Hari Ke-11 Secara Beruntun

Indeks acuan Tokyo menandai level baru tertingg dalami 21 tahun pada hari Selasa, naik untuk sesi ke-11 secara beruntun, karena optimisnya laba perusahaan Jepang yang melebihi kekhawatiran mengenai overheating. Nikkei 225 naik 0,38 atau 80,56 poin...

Bentrok Anggota Kedua Terbesar OPEC Pangkas Produksi Minyak

Ketegangan Meningkat pada produsen kedua terbesar OPEC karena pemerintah Irak bentrok dengan wilayah semi-otonom Kurdi yang mempertahankan keuntungan minyak, untuk saat ini. Pertempuran di Kirkuk, yang merupakan ladang produksi tertua di Irak,...