Monday, 23 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas melonjak seiring tensi dengan Korut meningkat, namun jika perang terjadi beberapa hal dapat berubah
Saturday, 12 August 2017 04:44 WIB | GOLD CORNER |HANG SENGSaham Hong KongIndeks Hang Seng

Emas sudah reli 2,3% minggu ini menyusul meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara. Logam ini diperdagangkan di level terbaiknya dalam 2 bulan, dan mungkin bisa melewati level $1,300 untuk pertama kalinya sejak hari pemilu presiden AS.

Emas dipandang sebagai asset save haven yang investor pilih selama periode-periode ketidakpastian. Di tengah kembali meningkatnya tensi dengan Korut. Capital Economics memutuskan untuk melihat bagaimana logam kuning ini merespon pada resiko perisitiwa geopolitik sejak 1985. Apa yang riset perusahaan temukan mungkin akan mengejutkan anda.

Menurut analis Simona Gambarini, harga emas œcenderung naik pada antisipasi dari konflik tetapi sering jatuh ketika ketegangan berubah menjadi perang sesungguhnya.

Selain itu, peristiwa yang berhubungan dengan AS cenderung memiliki pengaruh yang lebih besar. œHal ini terutama dikarenakan fakta bahwa dalam konflik atau krisis yang melibatkan AS secara langsung, investor menjadi lebih mungkin untuk mencari perlindungan di asset seperti emas yang tidak menanggung resiko dan juga mendapat manfaat dari depresiasi dolar, Gambarini menuliskan.

Pada akhirnya, tidak semua konflik memberi pengaruh pada harga emas. œMemang, kenaikan terbesar untuk harga emas terjadi ketika AS membom Libya di 1986, di awal-awal perang Teluk pada 1990, dan yang belakangan ini, di saat serangan-serangan ISIS menempatkan stok minyak di Timur Tengah berada dalam resiko.

Adapun untuk kemana emas bisa bergerak dari sini, Capital Economics mengatakan bahwa œsampai ada beberapa kepastian bagaimana situasi geopolitik saat ini akan berkembang, harga emas mungkin akan tetap tersokong dengan baik dan bahkan bisa naik ke level $1,350 per ons.

Yang menarik, chart juga menunjukkan kemungkinan lonjakan pada harga emas. Pada hari Kamis, CEO DoubleLine Jeffrey Gundlach menuliskan bahwa chart emas mempunyai pola cup and handle, dan mengatakan itu merupakan œsalah satu dari pola chart ter-bullish yang ada.

Dengan melakukan beberapa analisis teknis dasar, pelarian ke atas level $ 1.300 memberikan pergerakan ke area $ 1,460 di crosshairs.

Emas naik 11% sejauh ini di 2017. (sdm)

Sumber: Business Insider

RELATED NEWS
Wall St. Lihat Penurunan Lebih Harga Emas; Main St. Condong Bullish...
Monday, 16 July 2018 11:34 WIB

Wall Street melihat penurunan harga emas baru-baru ini akan berlanjut, sementara blok terbesar pemilih Main Street cenderung melihat pergerakan bullish, menurut survei mingguan Kitco News. Sembilan b...

INTL FCStone Lihat Harga Emas Bergerak Lebih Baik di Bulan Juli...
Tuesday, 10 July 2018 05:11 WIB

INTL FCStone melihat harga emas untuk berkinerja lebih baik di bulan Juli daripada yang mereka lakukan selama bulan "sengsara" untuk logam pada bulan Juni. Analis menyatakan keterkejutannya menyusul a...

BAML Masih Melihat Emas Tembus $ 1.400 pada Akhir Tahun Meski Dolar AS yang Lebih Kuat...
Tuesday, 3 July 2018 04:10 WIB

Bank terbesar kedua di Amerika melihat potensi kenaikan lebih lanjut dalam dolar AS, tetapi juga tidak mengubah perkiraan untuk emas atau perak. Dalam laporannya hari Senin, analis Bank of America Me...

Wall St. Bullish Sedangkan Main St. Variatif Untuk Harga Emas...
Monday, 25 June 2018 18:47 WIB

Wall Street tetap bullish sedangkan Main Street bervariasi pada arah harga emas minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Emas jatuh ke level terendah dalam enam bulan pekan lalu sebagian b...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi...
Monday, 18 June 2018 17:03 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Logam ini berada dalam rentang perdagangan terbatas untuk sebagian besar pekan l...

POPULAR NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat,...

Harga Emas Berakhir Lebih Tinggi, Tetapi Turun Pada Pekan Kedua Beruntun

Harga emas berakhir dengan kenaikan pada hari...

LATEST NEWS
Saham China berakhir naik; skandal vaksin membatasi gains

Saham China berakhir naik pada Senin ini, dibantu oleh penguatan dalam sektor finansial dan industri, tetapi penurunan terjadi pada sektor perawatan kesehatan di tengah skandal vaksin membatasi kenaikan yang lebih luas. Indeks CSI300 blue-chip...

Saham Eropa dibuka lebih rendah terkait kekhawatiran geopolitik & ekonomi meningkat

Pasar Eropa membuka perdagangan pada Senin ini dengan catatan negatif, meniru perdagangan yang lebih lemah di pasar luar negeri. Stoxx 600 pan-Eropa turun 0,14 persen ke level 385,04 dengan hampir setiap sektor perdagangan di zona merah. Zona...

Saham Tokyo berakhir turun 3 hari berturut-turut terhadap penguatan yen

Saham Tokyo mengakhiri perdagangan untuk ketiga hari berturut-turut dengan penurunan pada Senin ini karena yen menguat terhadap dolar setelah Presiden AS Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa memanipulasi mata uang mereka. Indeks Nikkei 225...