Thursday, 17 August 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas melonjak seiring tensi dengan Korut meningkat, namun jika perang terjadi beberapa hal dapat berubah
Saturday, 12 August 2017 04:44 WIB | GOLD CORNER |HANG SENGSaham Hong KongIndeks Hang Seng

Emas sudah reli 2,3% minggu ini menyusul meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara. Logam ini diperdagangkan di level terbaiknya dalam 2 bulan, dan mungkin bisa melewati level $1,300 untuk pertama kalinya sejak hari pemilu presiden AS.

Emas dipandang sebagai asset save haven yang investor pilih selama periode-periode ketidakpastian. Di tengah kembali meningkatnya tensi dengan Korut. Capital Economics memutuskan untuk melihat bagaimana logam kuning ini merespon pada resiko perisitiwa geopolitik sejak 1985. Apa yang riset perusahaan temukan mungkin akan mengejutkan anda.

Menurut analis Simona Gambarini, harga emas œcenderung naik pada antisipasi dari konflik tetapi sering jatuh ketika ketegangan berubah menjadi perang sesungguhnya.

Selain itu, peristiwa yang berhubungan dengan AS cenderung memiliki pengaruh yang lebih besar. œHal ini terutama dikarenakan fakta bahwa dalam konflik atau krisis yang melibatkan AS secara langsung, investor menjadi lebih mungkin untuk mencari perlindungan di asset seperti emas yang tidak menanggung resiko dan juga mendapat manfaat dari depresiasi dolar, Gambarini menuliskan.

Pada akhirnya, tidak semua konflik memberi pengaruh pada harga emas. œMemang, kenaikan terbesar untuk harga emas terjadi ketika AS membom Libya di 1986, di awal-awal perang Teluk pada 1990, dan yang belakangan ini, di saat serangan-serangan ISIS menempatkan stok minyak di Timur Tengah berada dalam resiko.

Adapun untuk kemana emas bisa bergerak dari sini, Capital Economics mengatakan bahwa œsampai ada beberapa kepastian bagaimana situasi geopolitik saat ini akan berkembang, harga emas mungkin akan tetap tersokong dengan baik dan bahkan bisa naik ke level $1,350 per ons.

Yang menarik, chart juga menunjukkan kemungkinan lonjakan pada harga emas. Pada hari Kamis, CEO DoubleLine Jeffrey Gundlach menuliskan bahwa chart emas mempunyai pola cup and handle, dan mengatakan itu merupakan œsalah satu dari pola chart ter-bullish yang ada.

Dengan melakukan beberapa analisis teknis dasar, pelarian ke atas level $ 1.300 memberikan pergerakan ke area $ 1,460 di crosshairs.

Emas naik 11% sejauh ini di 2017. (sdm)

Sumber: Business Insider

RELATED NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS...
Tuesday, 15 August 2017 11:57 WIB

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih rendah dari kisaran perdagangan $ 1.200 sampai $ 1.300 dalam beberapa minggu mendatang menyusul data AS yang lebih kuat baru-baru ini mendukung dolar A...

Analis Bank Rusia: Emas Terlihat Melonjak ke $ 1.400 pada Ketegangan Global...
Monday, 14 August 2017 12:08 WIB

Harga emas bersiap untuk menyentuh level tertinggi empat tahun di posisi $ 1.400 per ounce pada akhir tahun seiring meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan AS, dan melonjaknya permintaan  dari...

BNP Paribas rilis perkiraan yang lebih optimis untuk emas, melihat emas di $1.255/ons pada Q4...
Wednesday, 9 August 2017 05:36 WIB

BNP Paribas telah merevisi naik prospeknya untuk emas menyusul berkurangnya ekspektasi pengetatan kebijakan suku bunga AS, meskipun analis juga tidak memperkirakan reli yang kuat dari level saat i...

MKS: Data Perkerjaan AS Mungkin Memberikan Tekanan Jangka Pendek Lebih untuk Emas...
Tuesday, 8 August 2017 03:59 WIB

Emas bergerak lebih rendah dan terlihat mendapatkan tekanan jangka pendek lebih setelah lebih kuatnya dari perkiraan dari kenaikan data pekerjaan AS yang dirilis Jumat lalu, kata MKS (Swiss) S.A. ...

Jim Rogers: Harga Emas Akan 'Eksplosif'...
Tuesday, 1 August 2017 05:00 WIB

Seruan bullish lainnya untuk emas datang lagi dengan sekarang yang menjadi penggerak lain yakni krisis keuangan yang kali ini diucapkan oleh investor terkenal Jim Rogers. Penulis tentang investasi te...

POPULAR NEWS
ABN: Emas menuju level $1.200 dalam beberapa pekan pada pemulihan dolar AS

Logam kemungkinan akan jatuh ke batas yang lebih...

China Hentikan Impor dari Korea Utara

China mengumumkan hari Senin negara itu akan...

LATEST NEWS
Jepang Bukukan Surplus Perdagangan Bulanan Kedua Didorong Sektor Ekspor

Jepang membukukan surplus perdagangan untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Juli karena sektor ekspor terus tumbuh. Impor juga meningkat, menambah tanda-tanda bahwa permintaan domestik meningkat. Ekspor naik 13,4 persen dari tahun sebelumnya...

Saham Tokyo Dibuka Turun pada hari Kamis

Saham Tokyo dibuka turun pada hari Kamis dengan bank-bank mengalami kemerosotan setelah para pembuat kebijakan Federal Reserve AS mengisyaratkan tingkat kenaikan suku bunga yang lebih lambat pada pertemuan di bulan Juli. Indeks acuan Nikkei 225...

Minyak Turun Hampir ke 3 Minggu Terendahnya Karena Output AS Naik ke 2 Tahun Tertinggi

Minyak menahan kerugian di dekat penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga minggu terakhir seiring para investor mempertimbangkan untuk memperluas produksi minyak mentah A.S. melawan penurunan stok yang terus berlanjut selama periode permintaan...