Monday, 23 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Risk Disclosure
Thursday, 10 October 2013 22:56 WIB | ABOUT |

RISK DISCLOSURE

Seperti pada produk keuangan lainnya, kontrak-kontrak yang perdagangkan di industri Perdagangan Berjangka Komoditi (“PBK”) memiliki potensi keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi sehingga hanya investor yang layak atau mempunyai kualifikasi tertentu yang dapat bertransaksi di bidang ini. Kualifikasi yang dimaksud antara lain adalah kemampuan finansial, pengetahuan yang cukup tentang PBK serta latar belakang investasi.

Umumnya transaksi ini menggunakan mekanisme leverage (daya ungkit) yang berarti hanya dengan modal yang relatif kecil, investor berpotensi mendapat keuntungan atau kerugian yang besar. Semakin besar leverage yang ditentukan, semakin besar pula potensi keuntungan dan kerugiannya.

 

Dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko

Investor harus membaca secara seksama dan memahami Dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko (”DPAR”) yang disampaikan oleh Wakil Pialang Berjangka (“WPB”) PT. Bestprofit Futures (“PT. BPF”). Dalam keadaan dimana investor telah menandatangani DPAR tersebut, berarti investor bersangkutan telah menyatakan setuju dan menerima seluruh konsekuensi akibat risiko yang timbul.

 

Analisis dan Laporan Market

Seluruh konten yang terkandung di dalam portal berita ini, termasuk tidak terbatas pada berita, analisis, harga, komentar atau yang lainnya hanya bersifat informatif dan tanpa bermaksud untuk mengarahkan dan memengaruhi, baik langsung maupun tidak langsung, yang berhubungan dengan pelaksanaan transaksi yang dilakukan oleh investor.

 

Risiko Bertransaksi secara Online (Online Trading)

Ada beberapa risiko yang mungkin timbul di dalam menggunakan sistem transaksi secara online (“E-Trade”) melalui internet, termasuk tidak terbatas akibat kerusakan pada perangkat keras (hardware), kerusakan perangkat lunak (software), atau gangguan koneksi internet.

 

Di dalam platform E-Trade tersedia beberapa jenis amanat(order), meliputi Market, Limit, Stop dan One Cancels the Other (OCO). Dalam keadaan pasar yang tidak stabil (Hectic), investor tidak dijamin memperoleh harga sesuai dengan order yang dipasang.

RELATED NEWS
SITE MAP...
Sunday, 26 January 2014 21:15 WIB

...

Privacy Policy...
Thursday, 10 October 2013 22:55 WIB

PRIVACY POLICY PT. BPF berkewajiban menjaga kerahasiaan data user yang melakukan registrasi pada portal berita ini dan tidak akan diberitahukan kepada pihak ketiga dengan alasan apapun, kecuali u...

Terms Of Service...
Thursday, 10 October 2013 22:54 WIB

TERMS OF SERVICE USER DIMOHON UNTUK MEMBACA SELURUH SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN (“SKL”) BERIKUT SEBELUM MENGGUNAKAN PORTAL BERITA INI.   Dengan melanjutkan akses, menghubungkan, atau menggunak...

POPULAR NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat,...

Harga Emas Berakhir Lebih Tinggi, Tetapi Turun Pada Pekan Kedua Beruntun

Harga emas berakhir dengan kenaikan pada hari...

LATEST NEWS
Saham Eropa dibuka lebih rendah terkait kekhawatiran geopolitik & ekonomi meningkat

Pasar Eropa membuka perdagangan pada Senin ini dengan catatan negatif, meniru perdagangan yang lebih lemah di pasar luar negeri. Stoxx 600 pan-Eropa turun 0,14 persen ke level 385,04 dengan hampir setiap sektor perdagangan di zona merah. Zona...

Saham Tokyo berakhir turun 3 hari berturut-turut terhadap penguatan yen

Saham Tokyo mengakhiri perdagangan untuk ketiga hari berturut-turut dengan penurunan pada Senin ini karena yen menguat terhadap dolar setelah Presiden AS Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa memanipulasi mata uang mereka. Indeks Nikkei 225...

Minyak Tertahan karena Kekhawatiran Perdagangan Terhadap Rig dan Retorika AS

Minyak diperdagangkan mendekati $ 68 per barel pasca investor menilai dampak dari meningkatnya friksi perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia terhadap penurunan jumlah rig minyak Amerika dan meningkatnya retorika antara AS dan presiden...